Career

Ellyse Sinsilia Bicara Tentang Karier dan Social Media

  by: Redaksi       29/9/2016
  • Khusus untuk majalah Cosmopolitan edisi September 2016, Cosmo bertemu dengan Ellyse Sinsilia dan memintanya untuk berbagi pemikiran mengenai bagaimana karier dan social media berkorelasi. Apakah jumlah followers itu penting? Seberapa berarti likes untuk social media Anda? Apakah itu semua berpengaruh untuk karier? 

    Followers / Likes? Penting Nggak Sih?

    "Ketika ada yang bertanya pada saya apakah penting jumlah likes atau followers di social media, saya akan dengan yakin menjawab, 'Ya!'," begitu ungkap Ellyse ketika Cosmo bertanya padanya. Menurutnya, jumlah likes di Instagram memperlihatkan seberapa engaging konten yang diunggah. Begitu juga dengan followers. "Tapi itu semua tak lantas menjadikan media sosial sebagai pusat dari segala aktivitas yang Anda lakukan. No!"



    Filter Social Media

    Percaya atau tidak, jika melihat Instagram Ellyse yang menarik dan sangat terorganisir, ternyata dulunya ia malah tidak begitu memerhatikan social media lho. "To be honest, dulu saya tidak begitu memerhatikan social media yang saya punya. Hal apapun bisa saya post - kalau lagi makan apa difoto, pergi ke mana difoto, dikit-dikit difoto," begitu ungkapnya. Meski begitu, ia sebenarnya kangen juga dengan masa-masa di mana ia bisa dengan sangat bebas mengunggah sesuatu tanpa perlu pusing jika ada yang peduli atau tidak.

    Tapi seiring berjalannya waktu, ia merasa mulai banyak yang orang komentar dan follow sehingga ia merasa sudah saatnya difilter. "Sekarang, kalau memang mau sharing sesuatu ya baru posting, kalau tidak, ya saya tidak merasa ada kewajiban," tambahnya.

    Focus on Your Life, Not Your Social Media

    Sehari-hari bekerja sebagai Director of Operations di Mirum Agency, jadi silent partner bisnis Naked Pressed Juice, membuat leather goods Daily Reds, dan menjalin kerjasama dengan beberapa brand di Instagram, membuat istri influencer Ernanda Putra ini memiliki banyak fokus dalam hidupnya. "Fokus saya sebenarnya bukan social media saja dan tidak mau memberatkan diri dengan posting-an. Jadi ya susah sebenarnya bagi saya untuk keep up (baca: harus posting sesuatu tiap hari)."

    Tapi ia juga mengungkapkan jika dirinya selalu berusaha serius dengan apapun yang ia unggah di media sosial. Ellyse ingin semuanya memiliki standar yang baik, mulai dari kualitas foto hingga apakah postingan itu memiliki makna buat orang yang melihatnya. Tapi meski begitu, ia juga tidak mau terlalu ngoyo untuk dapat banyak likes atau followers di Instagram. "Ini karena saya memiliki day job, and that’s still my priority," ungkapnya menanggapi.

    Berbagi Banyak Hal Positif

    Media sosial pada hakikatnya menjadi wadah bagi banyak orang untuk saling berbagi sesuatu - idealnya hal yang positif, tapi tak sedikit juga yang berbagi hal-hal negatif. "Saya ingin berbagi sesuatu yang bagus dan positif, tidak melulu mengeluh. Saya tidak tahu bagimana caranya orang bisa mengeluh di Instagram setelah melihat foto-foto makanan yang lezat, gunung yang indah, style orang yang keren, pantai yang cantik. Ya mungkin bisa sih, tapi 90% pasti orang akan dan ingin share sesuatu yang indah, positif, inspiring. Dan itu yang saya inginkan," ungkap wanita yang juga akrab dipanggil Sese ini.

    Dan agar posting-an di media sosialnya selalu menginspirasi, ia juga follow beberapa orang atau akun yang menurutnya seru dan keren. Akun Instagram @mijamija dan @taramilktea menjadi dua akun favoritnya. "Isi Instagram mereka lucu-lucu, ceritanya menarik, dan menurut saya mereka tidak “palsu” dan berlebihan. They just act and post like who they really are."

    Social Media Bisa Membantu, Atau Menjatuhkan, Karier Anda



    Menyetujui pernyataan di atas, Ellyse mengungkapkan bahwa jika Anda follow orang yang tepat dan menyaring info dengan baik, social media sangat bisa membantu karier. Informasi sekarang berjalannya dengan cepatnya, jika Anda terus update melalui media sosial, itu akan menambah wawasan, tak peduli apapun bidang pekerjaan Anda.

    "Hari gini, perusahaan mana sih yang tidak stalking orang-orang yang mau dipekerjakan. Mereka tidak mau membeli kucing dalam karung," ungkap Ellyse lantang. Menurutnya lagi, media sosial adalah “wajah” Anda di luar sana. Anda harus menampilkan apa yang terbaik dari diri Anda, tapi jangan sampai juga menampilkan profil yang bukan Anda. "Jika Anda memang orang yang menyenangkan, tampilkan sisi itu dan biarkan perusahaan yang akan mempekerjakan Anda melihatnya. Right now, you have the tools to present yourself out there." Dan ingat, pekerjaan itu tidak melulu tentang hard skill, tapi soft skill juga perlu seperti cara bersosialisasi, bisa bekerja sama atau tidak, hingga leadership skill.

    Ambil Kendali & Lihat Dari Sisi Berbeda

    Terakhir, Ellyse mengungkapkan pada Cosmo jika social media bukanlah segalanya. Anda punya lingkungan sekitar, keluarga, pekerjaan, dan pasangan di luar diri Anda sendiri. "You have your surroundings and the world is not just about you. Jika Anda bisa melihat hidup dengan cara yang berbeda, maka itu akan terlihat dan terasa berbeda. Berusahalah lebih empati dan melihat dari perspektif lain."

    Dan terakhir, ia mengingatkan kita untuk tidak "dikontrol" oleh media tersebut (baca: social media). "Don’t let the medium control you, karena Andalah yang seharusnya memiliki kontrol atas hidup Anda." Merasa kewalahan? Tenang, Ellyse punya saran menarik ketika menutup perjumpaan. "Semuanya bisa kok dilakukan. Buat jadwal, cari waktu untuk apa yang Anda suka, make time for it. Beberapa waktu lalu saya sempat vakum olahraga karena merasa tak punya waktu. Tapi setelah dipikir-pikir sebenarnya tinggal diatur saja waktunya: bangun lebih pagi, pulang lebih cepat, hangout dikurangin. Jadi ya pretty much harus bisa bagi waktu dan menentukan prioritas." Well-noted! (Vidi Prima / FT / Image: doc. Instagram @esinsilia)

     

    BACA JUGA: 

    Stuck Dengan Karier Anda? Saran Ini Bisa Membantu!

    10 Aturan Karier untuk Wanita Cosmo

    Seleb yang Mengawali Karier dari Kontes Kecantikan

    5 Kesalahan Wanita Karier di Usia 20an