Better You

5 Bahaya Twitter Bagi Karier Anda

  by: Redaksi       1/9/2016
  • Perkembangan jejaring sosial di dunia maya semakin pesat dan bervariasi. Dari sekian banyak “merk” jaringan yang digunakan saat ini, Twitter adalah space paling laris untuk sekadar mengeluarkan semua perasaan dan pemikiran Anda. Media-media seperti itu memang efektif dan sukses buat banyak orang menjadi kecanduan meskipun sulit dipahami esensi dari mengumbar isi hati pada publik sebebas-bebasnya.

    Tapi sadarkah bahwa hal-hal semacam itu selain bisa merusak kehidupan sosial pada sisi tertentu, juga bisa merusak karier Anda? Simak beberapa peraturan yang harus Anda patuhi sebelum memilih untuk curhat di Twitter.

    Beware: Your Boss Is Watching You!



    Harus Anda sadari bahwa tidak semua atasan buta teknologi, apalagi jika Anda memang tahu bahwa ia adalah pengguna Twitter juga. Hati-hati dalam mengeluarkan keluhan tentang pekerjaan seperti misalnya “Ah, si bos kerjaannya marah melulu!”. Bos Anda yang membacanya satu waktu mungkin akan memanggil untuk memberi peringatan atau bahkan memecat Anda secara langsung. Relakah Anda kehilangan pekerjaan hanya dari sebaris kalimat di Twitter?

    That's Too Much When...

    Mengumbar kemesraan dengan pasangan atau semua hal yang terlalu pribadi di Twitter itu patut dihindari. Jika Anda bekerja di lingkungan yang hampir semuanya pengguna Twitter, jangan sekali-kali membicarakan mereka di media itu jika Anda tak lantas ingin mencari musuh. Selain itu, mereka juga sangat tidak perlu tahu kehidupan pribadi Anda yang terlampau tidak penting untuk di share di Twitter. Misalnya saat menulis hal-hal iseng semacam “OMG, he really is a good kisser! I'm addicted.” What? Bayangkanlah reaksi followers Anda sedetik setelah membacanya dan apa yang akan terjadi di kantor esok hari. Disaster!

    Watch Your Tweet

    Selain merusak karier, salah post di Twitter juga bisa merusak reputasi Anda dan berakhir pada masalah-masalah berkelanjutan. Ingatkah beberapa tahun yang lalu ketika beberapa public figure harus diinterogasi oleh polisi karena pihak-pihak tertentu yang mereka tulis di Twitter merasa tersinggung? Atau pada saat hidup seseorang harus berubah total dan penuh ketakutan saat ia mengkritik salah satu rumah sakit pada salah satu tweetnya. See? World not blind and everybody could do access it, darling!

    Mind Your Finger, Please

    Efek kecanduan yang mengakibatkan Anda berkali-kali melihat smartphone atau komputer demi mengakses Twitter ini sangat mengganggu pemandangan teman sekerja yang sedang sibuk menyelesaikan deadline atau si bos yang galak. Gerakan jari-jari Anda dan bunyi keypad akan mengganggu mereka terlebih lagi saat Anda tak henti-hentinya tersenyum bahkan tertawa pada apa yang Anda baca. That's the one of most distracting thing on a workplace. Mereka pikir Anda tidak sedang bekerja dengan serius dan lebih mementingkan kehidupan pribadi di luar sana.



    Banned the Twitter

    Cina kini telah berhasil memblokir Facebook dan Twitter di negaranya untuk mencegah terjadinya hal-hal di atas. Selain itu, alasan terkuat mereka untuk memutus jaringan-jaringan tersebut di negaranya adalah untuk menjaga rahasia-rahasia negara agar tidak tersebar luas di seluruh dunia hanya karena kritik-kritik spontan dari para penduduknya yang bisa menimbulkan prejudice. Perlukah kita sampai seperti itu? So please be more aware with it. (Rengganis Parahita / Vidi Prima / II / Image: doc. Dragon Images / Shutterstock / Clickphotos)

     

    BACA JUGA:

    5 Hal yang Bisa Dipelajari Entrepreneur dari Joan Rivers

    5 Cara Tampil Menonjol di Tempat Kerja Baru

    Hey First-Jobber! Simak Saran Ini Untuk Raih Sukses

    4 Kebiasaan Buruk yang Harus Anda Hindari di Twitter