Career

Bos Marah? Atasi dengan 5 Trik Berikut!

  by: Redaksi       7/9/2017
  • Dunia kerja memang tidak pernah luput dari tekanan. Terlebih ketika bos Anda merupakan orang perfeksionis yang selalu menuntut kesempurnaan. Yang buat makin pusing, ketika Anda melakukan sedikit kesalahan, suasana kantor akan berubah 180 derajat menjadi “penjara”. Tidak perlu panik dan cemberut, dear. Cosmo knows how to handle it.

     

    Know the Problem



    Langkah pertama: pengakuan. Sebelum emosi, cari tahu dulu masalahnya. Pasti si bos memiliki alasan kuat mengapa ia marah. Setelah menemukan jawabannya, Anda akan bisa menerima dan memaklumi hujatan serta teriakan sang big boss (bahkan jika masalahnya sepele dan tidak masuk akal).

     

    [ BACA JUGA: Rahasiakan Empat Hal Ini Dari Bos Anda ]

     

    Tetap Senyum

    Walaupun sang bos “menghujani” dengan berbagai omelan, haram hukumnya untuk memasang tampang bete. Seperti yang dikatakan Marianne LaFrance dalam bukunya Lip Service, senyuman adalah alat untuk melunturkan rasa marah. Selain itu, Anda akan membohongi otak bahwa everything is fine, sehingga mood tidak cepat turun. So, say cheese!

     

    Bicara dengan Tenang



    Ketika Anda telah mendapatkan giliran untuk berbicara, lakukanlah dengan tenang dan jelas. Jangan memotong pembicaraan dan lebih penting lagi, jangan meninggikan suara. Walaupun bos berteriak dan mengumpat, bukan berarti Anda pun harus melakukan hal yang sama. Berikanlah argumen yang masuk akal kepada bos Anda karena profesionalisme Anda sedang diuji saat itu.

     

    [ BACA JUGA: 6 Tanda Performa Anda Bagus Di Kantor ]

     

    Cooling Down

    Setelah menerima amarah dengan lapang dada, ada baiknya menenangkan diri. Anda bisa ke toilet untuk mencuci muka agar lebih segar atau keluar dari ruangan untuk mendapatkan udara segar. Tetap tenang dan tarik napas dalam-dalam. Percayalah, ladies, ini hanya hari yang buruk. Esok akan berbeda!

     

    Menebus Kesalahan

    Kesalahan adalah sebuah pelajaran. Jadikan hal tersebut sebagai sebuah “cambukan” yang akan mendorong Anda untuk melakukan yang lebih baik lagi. Selain untuk memperbaiki track record Anda di mata sang bos, hal ini juga berguna untuk perkembangan karier Anda ke depannya. Orang paling sukses di dunia pun pasti pernah melakukan kesalahan fatal. So, get up and do everything with quality! (Salli Sabarang / Sky Drupadi / SL / Image: dok. Google)