Love & Sex

6 Keuntungan Berkencan Dengan Pria yang Lebih Pendek

  by: Sky Drupadi       1/9/2017
  • Entah mengapa dan sejak kapan, wanita dan pria cenderung mencari pasangan yang “sesuai” dengan tingginya. Sebuah penelitian di tahun 2008 menemukan bahwa 50% pria memilih pasangan yang lebih pendek, sedangkan 90% wanita ingin pasangan yang lebih tinggi. Are you one of them?

    Di sini, Cosmo ingin menekankan (dan membuktikan) bahwa tinggi badan itu sooo overrated, dear. Ini alasannya:

     



    Nyaman Dengan Tinggi Badan = Nyaman Dengan Anda

    Jika si dia menolak untuk percaya dengan statistik dan tekanan sosial, kemungkinan besar ia tidak akan terancam dengan stereotipe wanita lainnya. Misalnya, jika karier Anda lebih sukses dibanding dia, atau Anda suka menyaksikan pertandingan bola. Ia akan menghargai wanita yang berani melambung tinggi dan tidak memikirkan perkataan orang lain.

     

    Tidak Perlu Repot Memikirkan Tinggi Sepatu

    Kadang, pria suka risih jika Anda pergi menggunakan high heels karena ia jadi terlihat lebih pendek. Anda pun jadi berpikir dua kali sebelum mengenakan heels merah favorit Anda. Tapi dengan pria yang memang lebih pendek dari Anda, apa bedanya jika Anda bertambah 5 atau 7 senti lebih tinggi? Work the heels, honey!

     

    [ BACA JUGA: 6 Hal yang Bisa Bikin Pria Tergila-gila pada Anda! ]

     

    Makin Banyak Pilihan

    Wajar saja sih jika tipe pria Anda adalah chubby, brewokan, dan bermata coklat. Tapi jika Anda mencoret “lebih tinggi” dari tipe pria Anda, otomatis semakin banyak pintu yang terbuka. Memiliki tipe boleh saja, tapi jangan sampai Anda dibutakan dengan spesifikasi tersebut. Bayangkan, bila Anda hanya ingin berkencan dengan pria yang tingginya di atas 180 sentimeter, terbatas sekali kan pilihannya?

     



    Lebih Percaya Diri

    Wanita kadang merasa insecure mengenai berat badan, ukuran payudara, tinggi badan, dan lainnya. Jika Anda bisa menemukan hubungan yang bahagia dengan pria yang lebih pendek, Anda tersadarkan, semua insecurity tersebut terbentuk dari tekanan sosial. Ini tahun 2017, darling. Kebudayaan sosial perlahan berubah, wanita semakin punya suara dan kebebasan, salah satunya dalam memilih pasangan.

     

    [ BACA JUGA: 10 Perilaku Ini Membuat Pria Ilfil Terhadap Anda ]

     

    Lebih Aktif Membantu Di Rumah

    Di tahun 2014, penelitian dari National Bureau of Economic Research menemukan bahwa pria yang tingginya dibawah 170 cm melakukan pekerjaan rumah (bersih-bersih, cuci piring, dan lainnya) sebanyak 8 jam 28 menit per minggu. Sedangkan pria di atas 180 cm hanya menyelesaikan sebanyak 7 jam 30 menit per minggu.

    Oke, dibanding wanita, mereka tetap lebih sedikit dalam mengerjakan housework. Tapi nampaknya pria yang pendek jarang meninggalkan piring kotor di wastafel. Yay!

     

    Tingkat Perceraian Rendah

    Penelitian yang sama menunjukkan bahwa tingkat perceraian pria yang pendek 32% lebih rendah dibandingkan pria tinggi rata-rata. Apa hubungan yang kuat tersebut merupakan pengaruh dari housework, dukungan kepercayaan diri, atau penolakan stereotipe? Well, bisa saja. Buka hati Anda ya, honey!


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan.com. Alih bahasa: Sky Drupadi. Foto: Instagram @behatiprinsloo @rosiehw @alessandraambrosio / freepik / 0melapics)