Lifestyle

7 Benda yang Tidak Boleh Sharing (Bahkan Dengan BFF!)

  by: Sky Drupadi       3/9/2017
  • Anda sedang berada di rumah teman, bersiap-siap untuk menghadiri sebuah pesta dan berdansa. Lalu Anda pun teringat, “saya lupa pakai deodoran!” Ladies, sebelum meminjam roll on milik sang teman, diselesaikan dulu ya artikel ini. Karena ternyata, ada beberapa benda sehari-hari yang tidak boleh Anda sharing dengan orang lain, bahkan dengan keluarga dan BFF sekalipun!

     

    Handuk



    Baik Anda ingin mengakuinya atau tidak, tubuh manusia dapat dipenuhi dengan bakteri penyebab jerawat dan infeksi jamur yang tidak kasatmata. Kuman pun berkembang biak di handuk yang lembap. Dermatolog asal New York, Dr. Whitney Bowe, menyarankan untuk mencucinya setiap empat kali pemakaian, mengeringkannya dengan sempurna, dan menggunakannya untuk diri sendiri. Teman lupa bawa handuk? Pinjamkan yang baru dan masih bersih saja ya.

     

    Sabun Batang

    Sungguh ironis... Sabun yang dapat membersihkan tubuh dari kuman ternyata penuh bakteri. Organisme dan kulit mati dari tubuh Anda sebenarnya menempel di sabun tersebut. Jika Anda meninggalkan sabun batang di permukaan yang basah, kelembapan tersebut mempermudah kuman, virus, dan bakteri untuk tumbuh.

    Memang sih, menurut para ahli, berbagi sabun merupakan problem yang sepele karena sebagian besar bakteri tersebut tidak berbahaya. But better safe than sorry, honey. Kalau mau berbagi, gunakan saja sabun cair.

     

    [ BACA JUGA: Singkirkan 10 Benda Ini Untuk Hidup Lebih Sehat! ]

     

    Helm

    Helm atau aksesori kepala lainnya jadi tersangka utama dalam menyebarkan kutu dan ketombe. Ugh, merinding! Bila Anda gemar menggunakan transportasi ojek online, sebaiknya jangan menolak ketika ditawarkan penutup kepala. Lebih baik lagi, sediakan penutup kepala atau helm Anda sendiri.

     

    Deodoran



    Sisa kulit mati dan rambut pada ketiak pasti akan menempel pada deodoran roll on atau stick Anda. So, sharing dengan orang lain sudah pasti men-ji-ji-kan. Kuman dan bakteria yang menempel pada deodoran teman akan ditransfer langsung pada ketiak Anda. Jika mau berbaik hati, boleh saja kok berbagi deodoran spray.

     

    Sikat Gigi

    Walaupun Anda membersihkannya dengan air seusai menggosok gigi, bakteri masih menempel pada sikat gigi Anda. Untungnya, bakteri dari mulut Anda sendiri tidak membahayakan. Tapi jika dioper ke mulut orang lain? Mikroba asing tersebut bisa menyebabkan flu atau virus lainnya. Lebih baik, sempatkan waktu ke mini market untuk beli sikat gigi baru. Tidak mahal kok, darling.

     

    [ BACA JUGA: Waspadai Penyakit Kulit yang Mungkin Terjadi Usai Seks ]

     

    Anting

    Ketika memakai anting, kulit Anda akan sedikit terrobek. Walaupun kadang tidak terlihat atau tidak terasa sakit, ada kemungkinan darah menempel pada anting tersebut. Meminjamkan anting bisa mentransfer infeksi darah yang tentunya cukup berbahaya.

    Jika Anda merasa anting mutiara milik teman Anda sangat cocok dengan dresscode hari ini, ada solusi untuk sharing, kok. Menurut Dr. Whitney, setidaknya Anda bisa mensterilkannya terlebih dahulu dengan alkohol sebelum dan setelah penggunaanya.

     

    Earphone

    Siap menggunakan treadmill di gym, lalu sadar bahwa earphone Anda tertinggal di rumah. Memang sebuah tragedi... Tapi bukan berarti Anda harus meminjam milik orang lain. Dr. Whitney mengatakan bahwa earphone menghasilkan banyak bakteri dari kuping, terutama saat sedang berolahraga. Tidak mau kan terkena infeksi kuping hanya karena ingin mendengarkan lagu Taylor Swift yang baru? (Sky Drupadi / SW / Image: Dok. Shutterstock / Clickphotos)