Lifestyle

Yayoi Kusama, Pameran Paling Fotogenik di Singapura

  by: Kezia Calesta       1/9/2017
  • Yayoi Kusama adalah rock star di dunia seni masa kini. Dengan gayanya yang edgy, seniman asal Jepang yang berusia 88 tahun tersebut dikenal dengan gaya seninya yang abstrak dan berwarna-warni. Meskipun Anda bukan seorang pengamat seni, Anda pasti masih bisa menikmati artwork Yayoi yang seru dan aneh.

     



    Bila Anda sedang di Singapura, jangan lupa untuk mengunjungi pameran YAYOI KUSAMA: Life is in the Heart of a Rainbow di National Gallery Singapore (NGS)! Anda bisa melihat 120 lukisan, video dan instalasi keren yang pastinya sangat Instagram-worthy.

     

     

    Thanks to Singapore Tourism Board, Cosmo diberi tur pribadi oleh pihak NGS untuk menyaksikan sendiri karya seni Yayoi yang passionate. Ini dia artwork favorit Cosmo:

     

    1. Infinity Mirrored Room - Gleaming Lights of the Souls

     

     

    Ruangan kaca gelap yang dipenuhi oleh LED lights ini akan membuat Anda merasa seperti sedang di luar angkasa.

     

    2. With All My Love for the Tulips, I Pray Forever

     

     

    Ruangan yang feminin ini menjadi salah satu tempat favorit turis untuk berfoto karena nuansa polkadot-nya yang playful.

     

    3. I WANT TO LOVE ON THE FESTIVAL NIGHT

     

     



     

    Anda bisa mengintip ke dalam salah satu lubang instalasi ini untuk melihat warna-warna lampu yang berubah seperti kaleidoscope.

     

    4. The Sun Wants to Go on a Journey

     

     

    How cool is this? Tampaknya seperti tumbuhan laut yang disentuh oleh Willy Wonka. Love the colors!

     

    5. The Spirits of the Pumpkins Descended into the Heavens

     

     

     

    Pumpkins atau labu kuning memang salah satu signature style Yayoi yang paling dikenal dunia. Motif hitam dan kuning ada di banyak karya miliknya!

     

    6. Narcissus Garden

     

     

    Instalasi ini mengambil inspirasi dari sebuah mitologi Yunani yang mengkisahkan Narcissus, seorang pria yang jatuh cinta dengan bayangan dirinya sendiri. Ya, kata "narsis" berasal dari kisah ini!

     

    (Kezia Calesta / SW / Image: doc. National Gallery Singapore / Cosmopolitan Indonesia)