Career

Begini Cara Halus Menolak Perintah Bos

  by: Sky Drupadi       6/9/2017
  • Si bos memberikan Anda sebuah tugas baru. Tapi menurut Anda, mengambil pekerjaan tersebut merupakan ide yang buruk, bahkan memakan waktu akhir pekan Anda. So, bagaimana cara untuk menolaknya ya? Sebenarnya, Anda tidak perlu takut berkata 'tidak' pada bos besar. Ia pun menghargai pegawai yang jujur dan bisa menyampaikan pendapatnya. Nah, triknya adalah dengan penyusunan kata serta alasan yang tepat. Simak!

     

    Ingat Siapa Bosnya



    Walaupun Anda merupakan wanita fearless yang berani mengutarakan isi hati, tetap ingat siapa yang memiliki kuasa lebih tinggi. Pada akhirnya, he/she is the boss.
    Sebelum menolak permintaanya, dengarkan sampai penjelasan si bos sudah tuntas. Anggukan kepala dan tekankan bahwa Anda mengerti sudut pandangnya. Dengan menyalurkan rasa empati, sang bos akan merasa dihormati dan lebih terbuka untuk melihat dari sisi Anda.

     

    Jelaskan Konsekuensi

    Di sinilah Anda memberikan alasan mengapa Anda menolak perintahnya. Apa karena kerjaan yang sudah menumpuk? Apa tugas Anda yang lain akan terbengkalai?
    Dengan menjelaskan konsekuensi, si bos akan memberikan solusi terbaik. Misalnya, jika workload Anda sudah menggunung, mungkin ia bisa memindahkan beberapa tugas untuk memprioritaskan pekerjaan baru ini.

    Perlu Anda ingat, alasan Anda harus masuk akal. Jangan berkata bahwa tugas tersebut terlalu susah, karena jika si bos telah mempertimbangkan Anda, artinya ia percaya dengan kemampuan Anda. Selain itu, bila Anda mengatakan bahwa masih ada pekerjaan lain yang sudah melewati deadline, ia akan meragukan skill pembagian waktu Anda. Mengapa kerjaan yang harusnya beres minggu lalu belum selesai sampai sekarang? Oops...

     

    [ BACA JUGA: 5 Cara Jadi Rekan Kerja yang Baik ]

     

    Berikan Batasan Dari Awal

    Jika tidak sempat mengutarakan saat interview, gunakan waktu kosong di kantor untuk menyampaikan batasan-batasan Anda. Bila waktu akhir pekan Anda akan dipenuhi dengan kegiatan lain, contohnya pekerjaan sampingan, kuliah, atau waktu keluarga, sampaikan dari awal agar bos mengetahui jadwal Anda. Dengan begitu, saat Anda menolak perintahnya, ia tidak akan terkejut.

    Penting juga untuk si bos mengetahui skill Anda. Jika Anda diberikan suatu pekerjaan yang melampaui skill, sampaikan bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan kemampuan Anda. Hmm, seorang akuntan diminta untuk membetulkan komputer kantor yang rusak? Tentu tidak masuk akal, kan?



     

    [ BACA JUGA: Selain Gaji, 5 Hal Ini Juga Penting Saat Melamar Kerja ]

     

    Pikirkan Timing

    Mungkin bukan ide yang baik untuk menolak permintaan bos bila sehari yang lalu, Anda baru diomeli karena lupa mengirimkan dokumen penting. Justru, ini saat yang tepat untuk membuktikan padanya bahwa Anda bisa diandalkan.

    Sebaliknya, jika Anda baru menerima pujian dan masukan positif, Anda bisa menolak dengan lebih tenang.

     

    [ BACA JUGA: 5 Cara Kembalikan Semangat Kerja ]

     

    Siapkan Plan B

    Tanyakan pada diri Anda sendiri, jika Anda tidak bisa melakukan ini, siapa ya yang kira-kira bisa menggantikan Anda? Bukan bermaksud melempar tanggung jawab, tapi pasti Anda tahu orang yang jauh lebih mampu menghadapi tugas tersebut. Dengan memberikan nama cadangan, si bos bisa mempertimbangkan lagi pada siapa tugas baru ini sebaiknya dilimpahkan. Good luck, ladies! (Sky Drupadi / SW / Image: Doc.)