Lifestyle

Pelajari 8 Hal Ini Sebelum Pergi Liburan Dengan BFF

  by: Sky Drupadi       22/9/2017
  • Anda dan squad berencana untuk pergi liburan bersama? Yay! Sejauh ini, pasti Anda sudah mengumpulkan dana, mengeksplor akun travel blogger di Instagram, dan menyiapkan pakaian agar terlihat cantik di foto. Namun, saatnya Anda menarik napas dan mempersiapkan hal penting lainnya, yaitu teman-teman travelling Anda.

    Memang, mereka teman terdekat Anda. Tapi, terutama bila travelling untuk pertama kalinya, Anda dapat dikejutkan dengan kepribadian yang “baru.” Tenang saja, dear. Lillian Rafson, pendiri dan CEO dari travel agency Pack Up + Go, mengungkapkan 8 hal yang perlu dipertimbangkan sebelum berlibur dengan para BFF.

     



    1. Kebiasaan Tidur

    Apa teman Anda gemar jogging pagi, masak sarapan, dan siap pergi sebelum alarm Anda berbunyi? Atau, ia bukan morning person sehingga akan cranky jika Anda paksa bangun jam 7? Apapun kebiasaan teman Anda, pelajarilah sebelum hari H dengan perbincangan yang jujur dan terbuka. Dengan ini, Anda dapat membagi jadwal. Misalnya si A mau ke pasar lokal yang buka waktu subuh, sedangkan Anda lebih memilih untuk tidur sampai siang. Tidak perlu drama karena semuanya punya kegiatannya masing-masing.

     

    2. Pengeluaran Harian

    Pasti ada beberapa pembayaran yang dilakukan bersama. Misalnya uang villa, sewa mobil, dan lainnya. Namun, masing-masing memiliki pegangannya sendiri, dan Anda (mau tidak mau) harus membicarakan pengeluaran harian. Tidak perlu terlalu detail dan menginformasikan jumlah pegangan tiap orang. Yang penting, semuanya nyaman dengan jadwal yang telah ditetapkan bersama.

    Mungkin Anda mau makan di restoran yang agak pricey, sedangkan teman Anda ingin mencoba street food yang lebih murah. Atau untuk menghemat biaya, Anda dapat menyarankan naik transportasi umum untuk berkeliling dibandingkan menyewa mobil atau naik taksi. Intinya, berkompromilah agar semua dapat menikmati liburan dengan adil dan puas.

     

    3. Hobi dan Kegemaran

    Yes, kalian bersahabat. Namun bukan berarti Anda dan dia memiliki hobi yang serupa, kan? Walau semuanya menyukai pantai, tidak semua ingin naik banana boat. Anda tidak mau memaksa seseorang untuk menyukai kegiatan Anda, dan mereka pun memiliki tempat yang ingin dikunjungi. So, atur jadwal dengan baik atau tentukan waktu untuk self exploring. Setelah berpisah seharian, Anda dapat bertemu lagi untuk makan malam dan membicarakan pengalaman masing-masing di hari itu. Fun!

     

    4. Perihal Sharing

    Asyiknya jika Anda dan sang BFF dapat berbagi pakaian, sepatu, sabun, sampo, dan camilan. Tapi, bincangkan dulu dengan dia, apa ia mau sharing? Atau ia lebih protective terhadap barang bawaannya



     

    5. “Kekuatan” Tiap Orang

    Ke manapun Anda pergi, pasti perlu ada perencanaan untuk makan, transportasi, dan kegiatan lainnya. Mungkin Anda sudah sering membaca artikel mengenai restoran yang WAJIB dikunjungi (menurut Internet), jadi Anda tahu betul tempat makan yang recommended. Nah, teman Anda pandai menavigasikan peta dan GPS, jadi ia bisa jadi penunjuk jalan. Ketahui “kekuatan” tiap orang dalam squad Anda dan bagi tugas dengan cermat agar perjalanan lebih lancar.

     

    6. Cara Menghadapi Masalah

    H-2 sebelum Anda berangkat, ternyata villa yang Anda book tidak memiliki air panas dan kolam renang. Selain itu, jadwal pesawat Anda berubah, dan salah satu teman Anda batal ikut. Apa squad Anda akan stres dan bete, atau tetap santai dan menertawakan problem kecil tersebut? Ingat, pada akhirnya ini adalah liburan, dan mereka adalah teman terdekat Anda. Jangan biarkan hal kecil menggagalkan keseruan yang telah direncanakan dari lama.

     

    7. Spontanitas: Yes or No?

    Kadang, ada momen Anda ingin membatalkan rencana yang ada di jadwal dan pergi ke tempat baru (misalnya ada pantai rahasia yang baru saja dilewati). Jangan menahan diri karena takut teman-teman Anda marah. Kapan lagi Anda akan berlibur ke tempat tersebut? Hasut squad Anda untuk mencoba hal baru karena sejujurnya, spontanitas bisa mengarahkan Anda pada salah satu pengalaman terbaik.

     

    8. Bicara Soal Alkohol

    Jangan meremehkan topik ini. Tidak semua orang dalam satu grup ingin pesta, minum, dan mabuk. Mungkin liburan kali ini ingin dihabiskan dengan tenang dan relaks. Selain itu, bila alkohol merupakan sebuah “kewajiban,” pertimbangkan juga harga lokal karena bisa saja harga alkohol di tempat tersebut tinggi. Happy travelling! (Sky Drupadi / SW / Image: Doc.)