Lifestyle

5 Episode Grey's Anatomy Paling Dramatis dan Memorable

  by: Sky Drupadi       29/9/2017
  • Tidak terasa, Grey's Anatomy telah memasuki season ke-14 (where did the time go?!) Drama kedokteran ini telah membawa penontonnya dalam sebuah roller coaster, mulai dari pernikahan, perceraian, hingga kematian. Bahkan, bagi Anda yang sudah tidak mengikuti acara ini lagi, para dokter di Seattle Grace Hospital akan selalu ada dalam hati Anda, terutama dalam lima momen ikonis berikut.

     

    Walk on Water, Drowning on Dry Land, dan Some Kind of Miracle



    Season: 3  | Episode: 15-17

    Oke, ini merupakan tiga episode sekaligus. Namun Cosmo akan tetap menghitungnya sebagai satu (sorry, not sorry). Sepanjang season 3, penonton harus menyaksikan Meredith memasuki masa depresi akibat kehidupan cintanya yang naik-turun, penyakit Alzheimer yang diidap ibunya, dan kekecewaan lainnya di dunia kedokteran. Ketika ia tergelincir ke dalam sebuah sungai, Mer secara sengaja menenggelamkan diri. Untungnya, Doctor McDreamy alias Derek datang tepat waktu untuk menyelamatkan soulmate-nya. Mer masuk ke dunia bawah sadar dalam mati surinya, dan kembali ke dunia nyata disambut oleh sang sahabat, Christina Yang. Fiuh...

     

    Now or Never

    Season: 5  | Episode: 24

    Meredith dan Derek “menikah” dengan menulis sebuah perjanjian di atas kertas post-it. Tidak tradisional, namun cukup untuk membuat hati para penonton meledak dengan kebahagiaan. Rasa senang tidak berlangsung lama, karena Meredith menemukan bahwa seorang pasien tabrak bus yang tidak teridentifikasi ternyata merupakan sahabatnya, George O'Malley. Sementara itu, Izzie Stevens, yang baru dioperasi untuk tumor otak, ditemukan dengan jantung tidak berdetak. Spoiler alert: George yang akhirnya meninggalkan Seattle Grace selamanya. And we are not over it.

     

    It’s the End of the World dan As We Know It

    Season: 2 | Episode: 16-17



    Salah satu tragedi pertama yang terjadi dalam serial TV ini. Seorang paramedis datang ke Seattle Grace dengan sebuah bom di tangannya. Oh ya, bom tersebut ada di dalam tubuh seorang pria. C-r-a-z-y. Pada akhirnya, Meredith menggantikan posisi sang paramedis, dan Cosmo yakin 100% saat itu bahwa bom akan meledak, membunuh sang karakter utama. Tentu saja hal tersebut tidak terjadi. Dibantu oleh seorang penjinak bom, Meredith berhasil diselamatkan dan pergi dengan aman... tepat sebelum bom tersebut meledak. Welcome to Grey's Anatomy!

     

    Flight

    Season: 8 | Episode: 24

    Bisakah para dokter di Seattle Grace hidup dengan tentram?! Jawabannya: no. Sebagian besar karakter utama menumpangi sebuah pesawat yang kemudian jatuh. Penonton dipaksa mendengar tangisan dramatis dari Meredith ketika adik tirinya, Lexie, meninggal dunia. Mark Sloan juga menyaksikan kematian kekasihnya dengan hati tersayat. Ugh... episode ini... penuh dengan darah, tangisan, dan heartbreaks.

     

    Losing My Religion

    Season: 2 | Episode: 27

    Inilah episode paling dramatis dan menyedihkan sepanjang sejarah Grey's Anatomy (bahkan melebihi kematian Derek). Seluruh pegawai Seattle Grace berdandan dengan cantik dan tampan untuk menghadiri pesta prom. Yep, prom di rumah sakit. Sayangnya, salah satu pasien dan kekasih Izzie, Denny Duquette, meninggal dunia. Mengenakan gaun indah bak Cinderella, Izzie memeluk tubuh Denny yang tak bernyawa... Ia menangis tersedu saat Alex menggendongnya pergi...  Lagu Chasing Cars oleh Snow Patrol bermain di background... Semuanya berpadu menjadi satu adegan yang memilukan. Cosmo tidak menyalahkan jika Anda dibuat trauma oleh episode ini. (Sky Drupadi / SS / Image: Doc. greysanatomy.wikia.com)