Love & Sex

5 Tanda Anda Pasangan yang Egois

  by: Silvya Winny       19/9/2017
  • Tidak salah kok bila Anda mengeluarkan suara dan menunjukkan keinginan pada sang kekasih. Namun, ada titik di mana Anda jadi terlalu pushy dan egois. Apabila tidak lekas diatasi, hubungan Anda bisa kandas, lho. Cosmo tahu, menghapus sisi egois bukanlah hal yang mudah dilakukan. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan menyadari keegoisan Anda. Coba lihat tanda-tanda berikut, do you have them?

     

    Malas



    Telaah kembali hubungan Anda dengan si dia, apakah ada hal-hal yang dulu sering Anda lakukan pada pasangan tetapi kini sudah tidak pernah lagi? Semisal, memberikan hadiah pada pasangan, baik berupa dompet baru, masakan favorit, hingga ke sentuhan fisik. Perilaku simpel tersebut merupakan usaha Anda untuk memperlihatkan rasa sayang padanya. Kalau Anda malas melakukannya, hmmm, ini menandakan Anda adalah seorang pasangan yang egois a.k.a hanya ingin selalu dimanja, bukannya memanjakan.

     

    Tidak Mempercayai Pasangan

    Ketika ia pergi bowling bersama rekan kerjanya, Anda terus menghubunginya karena curiga bahwa salah satu teman wanita akan menggodanya. Or worse... Kekasih Anda yang akan genit. Well, pikiran tersebut kan hanya di kepala Anda saja, ladies. Sikap ini menandakan bahwa Anda hanya mementingkan diri sendiri. Anda hanya membaca skenario dari satu sisi dan enggan melihat dari sudut pandang si dia.

     

    Kompetitif



    Sedikit sifat kompetitif memang baik, namun jangan sampai hubungan Anda yang jadi korbannya. Penting bagi Anda untuk membatasi diri, berkompromi, dan bertemu di tengah untuk mencari solusi yang dapat berdampak positif bagi kedua belah pihak. Si dia lama-kelamaan akan merasa tidak nyaman jika harus berkorban dan mengalah demi Anda. Anda ingin menang terus-menerus? Hubungan Anda kan bukan sebuah kompetisi, dear.

     

    Tidak Minta Maaf

    Akui, honey, Anda pasti sadar ketika telah melakukan kesalahan. Lantas, mengapa sulit ya menguncapkan maaf? Rasanya, hal ini harus jadi sebuah kewajiban bagi tiap pasangan. Anda pun ingin si dia mengucapkan maaf jika ada yang salah, kan? Nah, berlaku juga untuk Anda. Pasti Anda akan merasa lega seketika.

     

    Semua Harus Sesuai Keinginan

    Dalam menjalin hubungan, segala keputusan berasal dari Anda. Anda selalu ingin makan pasta padahal si dia tidak suka makanan Eropa. Atau sang kekasih selalu menemani Anda belanja tas berjam-jam lamanya. Parahnya, Anda tidak mau melakukan hal yang sama. Jika si dia minta ditemani menyaksikan pertandingan bola, Anda malah mengeluh. Hmmm... sudah jelas kan kalau ini menunjukkan sikap egois dalam hubungan? (Hana Devarianti / Sky Drupadi / SW / Image: Various)