Better You

12 Kebiasaan Wanita yang Bikin Hidup Tidak Berkembang

  by: Redaksi       19/9/2018
  • Ladies, ini saatnya kamu tahu ada beberapa kebiasaan yang tanpa disadari sering dilakukan dan bisa membuat hidup kamu tidak berkembang. Seorang pengarang buku What Got You Here Won’t Get You There, Marshall Goldsmith memberikan jawaban dan penjelasan atas kebiasaan tersebut. Dia bekerjasama dengan Sally Helgesen untuk menulis buku How Women Rise yang memberikan nasihat tak ternilai tentang bagaimana wanita dapat mencapai puncak kariernya, memulai bisnis sendiri, dan menghilangkan pola-pola yang merusak. Ini dia saran-saran dari Marshall untuk mengubah kebiasaan buruk agar wanita bisa berkembang.

    1. Enggan mengakui prestasi dan/atau penampilan diri sendiri

    Kalau kamu pernah menjawab “Eeeh, baju lama ini. Biasa saja kok,” saat seorang teman memberikan pujian atas penampilanmu bukan berarti kamu rendah hati lho melainkan kurang percaya diri. Daripada menjawab seperti itu kenapa kamu tidak bilang saja “Ah, terima kasih,” dan biarkan hal tersebut berlalu. Cosmo tahu sebagian wanita merasa ‘narsis’ jika harus menerima pujian atau mengakui prestasi yang telah dibuat. Tapi tenang saja ada cara lain untuk menerima pujian tanpa terdengar seperti narsistik dan inilah dos and don’ts dari Marshall.

    Don’t say: “Saya tidak akan berhasil tanpa bantuan teman/asisten/bos.”



    Do say: “Terima kasih. Saya sudah bekerja keras agar ini berhasil.”

    2. Menjelaskan terlalu panjang/bertele-tele

    Banyak wanita suka menekan emosi dalam ranah profesional sehingga sering terlalu panjang menjelaskan tentang diri mereka. Please, jangan lakukan hal ini lagi ladies. Terlalu panjang menjelaskan sama saja kamu memberikan celah agar orang lain bisa mengkritikmu.

    Don’t say: “Biar saya jelaskan dari awal dengan sedikit latar belakang ini…”

    Do say: “Ini adalah fakta-fakta pentingnya.”

    3. Berharap orang lain sadar dan menghargai kerja kerasmu

    Ada beberapa wanita yang merasa sangat sulit untuk meminta apa yang mereka inginkan atau memang pantas dapatkan. Apakah kamu salah satunya? Kalau bingung menjawab, coba jawab pertanyaan ini dulu, kapan terakhir kali kamu meminta langsung promosi jabatan, penugasan, atau peluang untuk berkembang secara profesional? Kalau kamu menjawab lebih dari sepuluh detik maka kamu harus lakukan taktik dari Marshall berikut ini.

    Don’t say (to yourself): “Mereka seharusnya tahu saya sangat menginginkan promosi tersebut.”

    Do say (to yourself): “Saya orang yang tepat untuk proyek/jabatan ini. Dan ini lah alasannya….”

    4. Menilai terlalu tinggi keahlian sendiri

    This is a tricky one. Kita selalu diajarkan untuk menjadi nomor satu pada setiap pekerjaan yang dilakukan. Mengerjakan sesuatu dengan sempurna dan paham luar-dalam pekerjaan sendiri bisa membantu kita menjadi profesional. Namun, menurut Marshall selama ini kita telah salah belajar.

    Don’t say: “Saya harus paham setiap aspek dari pekerjaan ini dan melakukannya dengan sangat baik.”

    Do say: “Bagian mana dari kerjaan ini yang bisa saya berikan kepada orang lain?”

    5. Lebih memilih ‘membangun’ daripada ‘memanfaatkan’ hubungan

    Sekali lagi, wanita sangat sulit meminta apa yang diinginkan. Bagi wanita, memberi lebih lazim daripada bertukar bantuan dengan orang lain. “Kebanyakan, karier yang sukses tidak dibangun berdasarkan hanya keahlian atau kerja keras, tapi juga berdasar pertukaran bantuan. Sesuatu di mana pria lebih nyaman melakukan hal tersebut dibanding wanita,” kata Marshall.

    Don’t say: “Politik bukan ranah saya sama sekali.”

    Do say: “Bagaimana jika saya membantu dia sekarang, jadi dia akan membantu saya besok?”

    6. Tidak mau menambah koneksi di hari pertama kerja

    Marshall bilang, wanita yang langsung membangun koneksi bisa menempatkan mereka di posisi kuat untuk kesuksesan. Dibandingkan kamu yang masih berpikir apa perlu dan pentingnya membangun koneksi di hari pertama kerja dan memilih merasa nyaman dengan diri sendiri dulu.

    Don’t say: “Saya akan tetap berdiam diri sampai merasa nyaman dengan pekerjaan.”

    Do say: “Dengan siapa saya harus berkoneksi agar pekerjaan ini sukses?”

    7. Menempatkan pekerjaan sebelum karier

    Kamu membanjiri to-do list dengan tugas-tugas yang akan datang dan tidak bisa melihat road map di depan. Berhenti mencoba memeriksa tugas-tugas dari to-do list dan mulailah melihat gambaran yang lebih besar. Saran dari Marshall adalah “Posisikan diri kamu untuk langkah selanjutnya!”

    Don’t say: “Saya akan sangat loyal dengan perusahaan ini.”



    Do say: “Apa yang terbaik untuk perusahaan dan karier saya?”

    8. ‘Penyakit’ untuk memuaskan

    Jika kamu menghabiskan semua waktu untuk berfokus membuat orang lain bahagia, kamu akan menjadi satu-satunya orang yang tidak bahagia di dunia ini. Hal ini bisa benar-benar mengikis potensi leadership seorang wanita.

    Don’t say (automatically): “Saya bisa melakukan itu untuk kamu.”

    Do say: “Apakah ini prioritas, mengingat semua yang harus saya lakukan ini?”

    9. Tidak enakan

    Menurut Marshall, banyak wanita memiliki kebiasaan membuat diri sendiri lebih kecil untuk mengakui keberadaan orang lain, seperti duduk di belakang ruangan atau menggunakan bahasa halus yang mengurangi makna ketika berbicara dengan orang lain. Kenapa kamu ingin membuat dirimu lebih kecil dari awal? Itu akan membuat orang lain kurang respek ladies.

    Don’t say: “Maaf mengganggu kamu….”, “Kamu mungkin sudah kepikiran tentang ide ini…..”, “Ini hanya memakan waktu sebentar….”

    Do say: “Berikut ide saya….”, “Ini yang aku butuhkan.”

    10. Terjebak kesempurnaan

    Wanita sering kali merasa sangat khawatir membuat kesalahan yang bisa menghilangkan kesempatan untuk membuat karier berkembang dan dipromosikan. Berhenti bermain aman dan berani ambil risiko ladies!

    Don’t say: “Jika saya tidak pernah melakukan kesalahan, saya tidak akan dipecat.”

    Do say: “Saya punya keberanian untuk mencoba itu.”

    11. Merenung/terlalu memikirkan

    Jika kamu membuat kesalahan, just get over it. Menghabiskan waktu menyesali apa yang telah kamu lakukan berjam-jam, berhari-hari, hingga berminggu-minggu hanya akan membuatmu kehilangan kepercayaan diri dan merasa lebih buruk lagi.

    Don’t say: “Saya membuat kesalahan. Ini adalah bencana. Saya tidak percaya dengan apa yang saya lakukan…”

    Do say: “Saya membuat kesalahan. Tapi saya akan memaafkannya dan mereka juga.”

    12. Biarkan ‘radar’mu mengalihkan perhatian

    Berhenti memikirkan tentang pendapat orang lain. Hal ini tidak akan membuatmu berkembang dan hanya berakhir membuat kamu paranoid dan meragukan diri sendiri. Ini adalah hidup, karier, dan jalan hidupmu sendiri ladies! Ikutilah jalan tersebut dengan kemampuanmu.

    Don’t say: “Saya bertanya-tanya bagaimana mereka melihat saya sekarang ini?”

    Do say (to yourself): “Saya berkomitmen untuk fokus, tidak bertele-tele, dan to-the-point.”

    Cobalah untuk mulai sedikit-sedikit mengurangi kebiasaan di atas ya ladies. Setiap wanita punya kesempatan berkembang yang sama asal kamu bisa lebih menghargai diri sendiri dan melihat gambaran lebih luas. Good luck!


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan ME / Alih Bahasa: Shintia Savitri / AK / Image: doc. Volodymyr NikulinC123RF.com)