Better You

6 Kesalahan Paling Umum Saat Membeli Sepatu Lari

  by: Alexander Kusumapradja       24/9/2018
  • Olahraga memang tak harus mahal, terutama berlari yang sebetulnya bisa dilakukan di mana saja. Namun, agar lebih maksimal dan terhindar dari cedera, memakai sepatu lari adalah hal yang sangat disarankan. Memilih sepatu lari pun tak sekadar dilihat dari warna atau modelnya saja, lho, ladies. Yang paling utama adalah memilih sepatu lari dengan kualitas yang bagus dan ukuran yang pas. Sepatu lari adalah sahabat yang akan menemani langkahmu dan kamu tentu tak mau sembarang memilih sahabat. Berikut adalah enam kesalahan yang harus kamu hindari saat akan membeli sepatu lari.  


    1. Membeli hanya karena modelnya

    Sepatu lari memang bisa menjadi fashion statement tersendiri, namun kalau hanya melihat dari sisi fashion saja tanpa memedulikan fitur dan keunggulan, kamu akan rugi sendiri. Banyak orang yang membeli sepatu hanya karena terlihat keren akan lebih cepat menyesal karena sepatu itu ternyata kurang nyaman dipakai. Saat membeli sepatu lari, yang paling utama adalah bagaimana sepatu itu terasa nyaman dan pas saat dipakai berlari, bukan sekadar fashion.




    2. Membeli sepatu yang kekecilan

    Sepatu yang terlalu sempit akan membuat kaki kamu lecet, kapalan, dan berbagai masalah di kaki lainnya. Wanita pada khususnya cenderung memilih sepatu dengan ukuran yang agak ketat karena banyak yang merasa minder dengan ukuran kakinya. Salah satu tip yang bisa dicoba saat menentukan ukuran sepatu adalah “bermain piano dengan jari kakimu”. Maksudnya adalah coba gerakkan ujung-ujung jari kakimu apakah masih bisa bergerak atau tidak. Ukuran yang pas dan nyaman adalah bagian depan sepatu punya cukup ruang untuk ujung-ujung jari kakimu bernapas dan bergerak dan bagian belakang sepatu yang pas di tumit dan tidak terasa longgar saat dipakai berlari.  


    3. Membeli sepatu di waktu yang salah

    Maksudnya? Well, kamu mungkin pernah mendengar fakta bahwa ukuran kaki kita bisa berubah tergantung jam. Waktu yang tidak disarankan untuk mencoba dan membeli sepatu baru adalah di pagi hari karena ukuran kaki kita sedang mengecil dan saat dipakai di malam hari sepatu itu akan terasa terlalu sempit. Kaki kita mulai membesar di pagi hari sampai di sekitar jam 4 sore di mana ukuran kaki akan mencapai tingkat maksimal. Karena itu, waktu yang disarankan untuk mencoba dan membeli sepatu baru adalah di sore menjelang malam.


    4. Menebak-nebak ukuran kakimu

    Sangat tidak disarankan untuk membeli sepatu lari tanpa mencobanya langsung. Karena ukuran 37 di Nike bisa saja berbeda dengan ukuran 37 di New Balance misalnya. Ukuran-ukuran sepatu bisa berbeda karena berbagai hal, dari mulai bentuk dan material alasnya, desain bagian atas, dan bagaimana sepatu tersebut dijahit. Selalu ukur dan catat ukuran kakimu saat membeli sepatu dari sebuah brand dan mencobanya langsung. 




    5. Terpengaruh komentar orang lain

    Banyak orang pergi ke toko sepatu dengan mengajak orang lain seperti teman atau pacar untuk meminta opini. Tapi biasanya kalau mindset kamu sudah seperti itu, opini orang tersebut akan mudah memengaruhi keputusanmu. Sekadar bagaimana mereka komentar soal warnanya yang kurang mereka suka atau bagaimana sepatu itu membuat kakimu terlihat besar bisa saja membuatmu batal memilih sepatu yang sebenarnya kamu suka dan sudah terasa pas. Terkadang, mereka yang baru mau coba berlari juga akan mengikuti model sepatu yang dipakai teman mereka, padahal belum tentu sepatu itu tepat bagi kaki mereka. Kamu boleh meminta saran ke orang lain, tapi yang sekali lagi harus diingat adalah bagaimana sepatu itu terasa nyaman saat dipakai dan bukan hanya karena penampilannya saja.


    6. Membeli sepatu hanya karena murah

    Dibanding datang ke toko khusus sepatu lari dengan pegawai yang bisa memberikan saran terbaik atau memilihkan ukuran yang pas, banyak pelari baru yang cenderung membeli sepatu apapun yang menarik bagi mereka, khususnya dari segi harga di department store yang sedang sale atau membeli secara online. Mungkin kamu pikir membeli sepatu yang murah adalah cara menghemat uang, namun kalau salah beli, justru hal itu akan jadi buang-buang uang. Jika kamu memang serius ingin berlari dan ingin yang terbaik, merogoh kocek lebih dalam untuk sepatu lari dengan teknologi terkini walau dengan harga yang lebih mahal adalah sebuah investasi dan jaminan untuk menghindari cedera yang tak perlu. 


    Beberapa tips penting lainnya:

    • - Kamu mungkin sudah yakin dengan ukuran kakimu, tapi jangan lupa mengukur lagi setiap akan membeli sepatu baru. 
    • - Saat akan mencoba sepatu, bawa juga kaos kaki lari yang sering kamu pakai agar kamu bisa menilai sendiri bagaimana sepatu itu terasa nyaman saat dipakai dengan kaus kakimu.
    • - Sepatu lari punya umur maksimalnya juga. Banyak yang menyarankan bahwa sepatu lari sebaiknya diganti kalau sudah dipakai sekitar 500-800 kilometer karena alas dan solnya sudah menipis dan bisa berisiko membuat cedera. Selalu catat tanggal pembelian sepatu di training log aplikasi lari yang kamu gunakan.


    (Image: Viktoriya Kuzmenkova©123RF.com)