Lifestyle

Sempat Batal Tayang, Ini Alasan Kamu Harus Nonton Midsommar!

  by: Nadhifa Arundati       5/9/2019
  • Kabar sedih sempat hadir bagi para penikmat film (khususnya ber-genre horror) yang mengatakan kalau film Midsommar gagal tayang di Indonesia – LSF mengatakan Midsommar tak lulus sensor, karena terlalu banyak adegan yang tak bisa ditayangkan. But well, harapan kita enggak pupus begitu saja, karena Featpictures (distributor film Midsommar di Indonesia ) mengabarkan kalau akhirnya kita bisa menikmati film yang akan tayang pada 11 September mendatang, it’s a huge yayI Memang kesabaran enggak membuahkan kesia-siaan, guys!


    via GIPHY



    Film Midsommar tak sekadar menyuguhkan jumpscare receh atau semacam figur hantu seram, tetapi bakal ada banyak adegan mencekam lain yang tentunya akan berhasil bikin kamu terbayang-bayang setiap hari, just like what Hereditary did to us.


    Eits, tetapi jangan meragukan film ini hanya karena takut enggak bisa tidur, ya! Ada banyak hal mengagumkan lain yang bisa kamu dapat dari film Midsommar. Gurl please, film ini punya banyak alasan untuk kamu tonton. So, supaya kamu semakin yakin untuk menontonnya, Cosmo bakal kasih kamu 5 alasan mengapa kamu harus menyaksikan film Midsommar. Simak!


    1. Disutradari oleh Ari Aster, yang filmnya telah masuk ke dalam 2018’s best horror movies


    Mungkin awalnya kamu enggak terlalu aware dengan nama Ari Aster, namun setelah mendengar film Hereditary, kamu pasti langsung kebayang betapa menyeramkannya ending film tersebut (whoops, it’s not a spoiler) film yang dibintangi oleh Toni Collette, Gabriel Byrne, dan Alex Wolff ini telah meraih banyak nominasi dan kemenangan salah satunya dalam kategori Best Actress. Sudah tak diragukan lagi, saat ini Ari Aster cocok dijuluki sebagai pakarnya film horror, sudah bisa diprediksi kalau Midsommar akan memiliki ‘takar’ keseraman yang sama dengan film Ari Aster sebelumnya – atau mungkin lebih!


    2. Terinspirasi oleh salah satu film favorit Ari Aster, Dogville

    Meski berhasil membuat karya film yang layak diberikan banyak pujian, tetapi Ari Aster mengaku telah terinspirasi dari beberapa film lain dalam pembuatan Midsommar, salah satunya film Dogville (2003) yang dibintangi oleh Nicole Kidman.



    Dilansir dari Indiewire, Aster mengaku kalau Dogville adalah film favoritnya – bukan berarti 100% film Midsommar terpengaruh oleh Dogville, namun beberapa komponen, salah satunya seperti adegan ritual ‘pengorbanan jiwa’ dan adegan ending yang sangat complicated menjadi beberapa hal yang terpengaruh dari film favoritnya tersebut. Mungkin jalan ceritanya cukup berbeda tetapi film ber-genre drama-crime, Dogville, patut kamu saksikan juga, lho.


    3. Film horror yang relatable dengan kehidupan



    Terlepas dari adegan disturbing, namun Midsommar juga mampu menampilkan adegan percintaan yang kita semua mungkin pernah alami – percintaan yang berujung dengan putusnya sebuah hubungan. Konflik putus cinta dalam film ini sebenarnya terinspirasi dari kisah Ari Aster sendiri, yang telah mengalami masa-masa sulit pasca putus. Kalau kamu sudah menyaksikan trailer-nya, kamu bakal melihat dua pasangan yakni Dani dan Christian yang sedang bertengkar pada awal adegan, lalu berujung melakukan liburan bersama di sebuah festival musim panas.... Yang memunculkan sebuah tragedi. Well bisa dikatakan film ini memberikan kisah percintaan namun ‘diselimuti’ oleh sekelompok cult.




    4. Mengangkat cerita tentang tradisi di Swedia


    Yes, festival Midsummer memang benar adanya di Swedia – tetapi perlu diingat girls, festival ini enggak melakukan hal-hal menyeramkan seperti di film Midsommar, percayalah! Tradisi festival untuk merayakan pertengahan musim panas ini biasanya dihiasi oleh Maypole (tiang yang terbuat dari bambu) yang biasanya dirayakan antara tanggal 19 dan 25 Juni. Sebenarnya, festival ini dilakukan untuk merayakan kesuburan serta rasa syukur atas hasil panen yang mereka dapatkan. Cara merayakannya cukup unik, yakni mereka akan mengelili Maypole sambil menggunakan mahkota bunga, namun pada puncak acara mereka akan menyanyi dan menari di sekeliling Maypole. Hmm.... Ada kemiripan dengan film Midsommar sih, but again and again, tak ada adegan ‘gory’ seperti di film, meski banyak netizen yang menyebarkan rumor kalau tradisi Midsummer di Swedia telah melakukan ritual kejam, sama seperti yang ditayangkan di Midsommarugh, it’s just a movie, get a life.


    Menampilkan para pemain yang bisa dikatakan super talented


    Para pemain di film ini memang bukan aktor A-list, tetapi wajahnya pasti cukup familiar dan bikin kamu berkata, “Aku tau aktor ini! Tetapi siapa ya namanya?” Dan kamu langsung searching nama pemainnya. Then check this out, para pemain Midsommar yang menjadi alasan kuat untuk kamu tonton.


    Diperankan oleh Florence Pugh dan Jack Reynor sebagai Dani dan Chritian. Florence Pugh yang merupakan British actor ini dikenal dalam film Outlaw King, Fighting With My Family, Little Women, dan film Marvel’s Black Widow yang akan tayang 2020 mendatang. Jack Reynor sendiri perannya sudah dikenal sejak mengisi suara di film Mowgli: Legend of the Jungle sebagai Brother Wolf. Meski demikian, Jack Reynor telah melakukan kerja keras (bahkan sangat keras) salah satunya dalam sex scene film Midsommar, yang kemungkinan di cut oleh penayangan Indonesia. Meski kamu belum melihat adegan sex yang ‘katanya’ sangat di luar nalar, namun dilansir dari Thrillist, Jack mengatakan bahwa proses pembuatan adegan sex tersebut berlangsung selama dua minggu untuk pengambilan gambarnya (also, he totally get naked). Kemampuan aktingnya sangat impresif.


    Lalu ada Will Poulter yang berperan sebagai Mark. Sudah pasti enggak asing dengan wajahnya – yup, Will memainkan beberapa film terbaik yakni The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader, The Maze Runner, The Revenant, dan Black Mirror: Bandersnatch – masih banyak film lainnya yang pasti sudah kamu tonton beberapa. Well, dil film Midsommar kamu bisa melihat bagaimana tindakan Mark (Will Poulter) dalam mengatasi Trolley Problem, bikin pikiran kamu berputar. Whoa! Can't wait to watch, right?

    Mengurungkan niat karena takut nonton Midsommar? Percaya deh, hal ini bakal menjadi penyesalan di hidup kamu. Cosmo hanya mau mengatakan: gurl, you SHOULD watch it.


    (Image: Doc. Outnow.ch, Giphy.com)