Fashion

Cosmo Mencoba Nike Joyride Dengan Berlari di Seoul, Korea!

  by: Astriana Gemiati       8/9/2019
  • Saya akui, saya sangat bersemangat ketika mengetahui ditugaskan untuk pergi ke kota Seoul, Korea Selatan. Ya, apalagi kota ini terkenal dengan gudangnya label kecantikan yang sedang hype. Hmm, tapi di disini saya bukan untuk menghadiri peluncuran produk kecantikan, melainkan saya harus berlari untuk merasakan inovasi terbaru dari sepatu Nike. So excited, right





    First Impressions

    Saya memang bukan pelari, dan inti dari acara yang diadakan oleh label Nike ini adalah bukan tentang Anda sebagai seorang pelari profesional, namun Nike ingin berbagi pengalaman bagaimana teknologi yang telah diciptakan bisa digunakan oleh semua kalangan. Mulai dari pencinta fashion, pencinta olahraga hingga yang kurang menyukainya bisa mengenakan alas kaki ini. Acaranya sendiri diadakan pada sore hari waktu Seoul, tepat di penghujung akhir bulan Juli lalu. 



    Saat itu, saya hanya tahu bahwa saya akan berlari bersama 85 media lain dari berbagai negara. Namun kejutan datang pada saat tiba di The Hanok Smith Likes. Melangkah masuk ke dalam rumah tradisional Korea, saya menemukan laci-laci kecil bernomor berbentuk lingkaran didominasi warna kuning, biru, dan merah. Saya yang mendapat nomor 65 langsung bergegas untuk membuka box. Tak disangka, isinya adalah sepasang sepatu terbaru Nike yang bernama Nike Joyride Run Flyknit. Wow! Tanpa berpikir panjang, saya pun langsung mengganti sepatu dengan alas kaki Nike yang memiliki warna dasar putih dengan paduan warna oranye, turquoise, serta dilengkapi beads warna merah dan biru yang terletak di dalam sol sepatu. 

    Pikiran pertama yang terlintas di benak saya saat memakai Nike Joyride Run Flyknit adalah timbulnya sensasi yang berbeda dari biasanya. Tekstur sol yang unik serta merasakan bantalan yang terletak di bawah sepatu, mengingatkan saya seperti sedang melakukan pijatan refleksi, terasa sangat nyaman, lembut, dan empuk. Walaupun mendapati nomor sepatu yang sedikit sempit dan memutuskan untuk tidak menggunakan kaos kaki, namun kaki saya masih dapat bernapas berkat desain kain yang lembut dengan detail berongga yang memastikan sirkulasi udara tetap baik di kaki.


    Running on Beads


    Dari segi desain, keunikan Nike Joyride adalah kehadiran teknologi berupa sistem bantalan eksklusif terdiri dari ribuan manik-manik TPE (thermoplastic elastomer) yang bermaterial plastik dan karet. Selama berlari 2K, saya bisa merasakan kaki belum terdapat lecet di tumit ataupun terasa pegal pada telapak kaki. Walaupun jalanan sedikit basah (pada saat itu hujan turun sebelum acara dimulai), Nike Joyride tetap bertahan dengan baik di jalanan yang licin.

    Hal terberat bagi saya ketika berlari, adalah saat menghadapi jalanan menanjak lalu menuruni lereng yang curam dan basah di sepanjang area perumahan untuk menuju ke lokasi selanjutnya. Namun berkat manik-manik yang terdapat pada setiap pod di sol sepatu, yang mampu menopang tungkai secara sempurna sekaligus memberikan kenyamanan maksimal, alhasil saya pun jadi mudah untuk berlari. Beads pada bantalan sol tersebut juga mampu menyesuaikan bentuk kaki sehingga seolah-olah sepatu Nike Joyride ini diciptakan khusus untuk saya.  







    Tiba di The Grien Gallery yang merupakan pit stop selanjutnya, saya diberikan waktu beristirahat dan berkenalan dengan William Moroski, Sr. Product Manager for Nike Running. “Inspirasi desain sepatu ini datang ketika kaki terasa nyaman saat menginjak pasir. Kemudian saya dan tim tergerak untuk menguji dan melakukan percobaan secara terus-menerus. Hampir menggunakan seratus lima puluh bahan yang diuji sebelum akhirnya TPE dipilih sebagai bahan untuk manik-manik” tegas Will.


    Happy Ending


    Jeda singkat di antara track pertama dan kedua memberikan saya cukup waktu untuk beradaptasi dengan olahraga ini. Berkat sepatu Nike Joyride, saya pun jauh lebih mudah melanjutkan berlari ke track berikutnya. Walaupun tak sungguh-sungguh berlari seperti layaknya pelari profesional, namun saya mencoba melangkah dengan ritme perlahan dan pasti sambil menikmati keindahan kota Seoul. Tak terasa rintangan dengan total 4K yang berakhir di The Culture Space pun bisa saya hadapi. Meskipun terasa sangat lelah, namun saya bangga terhadap diri sendiri karena bisa bertahan berlari dan berhasil menggunakan sepatu Nike Joyride dengan baik.

    Nah, Nike Joyride sendiri bisa digunakan untuk kamu yang ingin segera memulai olahraga lari atau sekedar ingin tampil sporty dan gaya, bahkan cocok digunakan oleh pro runner saat recovery run.


    ( Astriana Gemiati / DA, Image: Dok: Nike )