Fashion

Burgo Indonesia Rayakan Ulang Tahun ke-8, Unity in Diversity

  by: Yovita Pratiwi       7/9/2019
  • Delapan tahun sudah Istituto di Moda Burgo (IMB) berkiprah di Indonesia sebagai salah satu institusi pendidikan mode yang unggul. Semua dapat terwujud berkat mimpi dan ambisi Jenny Yohana Kansil, yang merupakan seorang lulusan Burgo Milan, untuk memberi solusi inovatif bagi sektor pendidikan mode di Indonesia. Ia akhirnya mewujudkan impiannya tersebut dengan membuka IMB Indonesia tepat pada tanggal 1 Agustus 2011.


    Selama delapan tahun terakhir, IMB Indonesia telah menjadi wadah bagi para insan kreatif untuk mempelajari teknik-teknik dalam karya busana secara langsung, menciptakan karya yang otentik, dan yang paling penting, menjadi diri sendiri yang orisinil. Visi inilah yang kemudian menginspirasi tema peragaan busana yang dipertunjukkan pada perayaan anniversary IMB Indonesia yang ke-8.





    Digelar dengan megah di La Moda, Plaza Indonesia pada tanggal 29 Agustus yang lalu, perayaan ini mengusung tema “Infinito” yang memiliki arti infinity alias tanpa batas. Pada acara ini, IMB Indonesia memamerkan hasil kerjasama dengan para tenaga pengajar di Burgo, yaitu Amot Syamsuri Muda, Amelia Lau, Melanie Setiawan, dan Jesslyn Santosa, serta karya para alumni insitusi tersebut yang kerap dipanggil Burgonians, dengan kreativitas masing-masing yang unik dan memikat. 



    Mereka adalah Raegita Zoro, Untaian Asa, Adinda Natasha Oxcelia Paryana, dan Julianto. Raegita Zoro menampilkan koleksi bernuansa neon yang menjadi ciri khasnya, enerjik namun tetap terlihat glamor. Koleksi ini merupakan kombinasi dari haute couture dan ready to wear yang didominasi bahan semi-wool dan parasut. Selain itu, Untaian Asa yang dibentuk oleh empat sekawan Alan Tjahjadi, Anita Panggabean, Devi Mustika Tanujaya, Stella M. Sudjasmin juga turut meluncurkan koleksi perdana mereka. Terinspirasi oleh pohon beringin, koleksi ini merupakan hasil kolaborasi mereka dengan sentuhan abstrak yang didominasi warna hitam dan emas, truly sophisticated.





    Adinda Natasha Oxcerila Paryana atau lebih akrab disapa Oxcel, juga turut menyumbang kreasinya. Dengan merk Oxceloxcel, ia memberikan kebebasan berekspresi dengan konsep enigmatic yang seru dan playful. Tak ketinggalan, Julianto yang dikenal dengan kreasi maniknya yang unik nan memikat secara khusus menampilkan koleksinya pada acara ini. Deretan gaun malam berhiaskan ornamen yang glamor dan sulaman motif romantis yang jadi ciri khasnya sukses membuat para penonton terpukau. 



    Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan para muse yang ikut berjalan di atas panggung runway. Mereka adalah Atiqah Hasiholan, Citra Kirana, Bunga Jelitha, Diaz Lestari, Kesya Moedjenan, dan Rangga Moela. Para tamu juga dimanjakan dengan pertunjukan seni tari oleh Eyi Lesar, Eriza Trihapsari, dan Amanda Siallagan, serta seni lukis dari Monica Hapsari yang dijadikan gaun dengan teknik draping oleh Biagio Belsito selaku show director. Congratulations on your 8th anniversary, Burgo Indonesia!


    (Yovita Pratiwi. Image: Dok. Cosmopolitan)