Lifestyle

5 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mengurangi Sampah Elektronik

  by: Giovani Untari       10/9/2019
  • Pesatnya perkembangan teknologi masa kini faktanya melahirkan skema baru atas peningkatan sampah elektronik di dunia. Apa saja bahaya dari masifnya electronic waste atau e-waste ini? Cari tahu di sini!


    ELECTRONIC WASTE FACTS





    We love technology! Rasanya semua hal semakin mudah dengan adanya teknologi serta kecanggihan gadget dalam hidup ini. Belum lagi keinginan untuk memiliki gadget terbaru, bukan? Tapi yeah, ada satu hal yang terkadang tidak kita sadari. Setiap produk elektronik dan gadget yang kita gunakan (dan yang sudah tak terpakai) akan berakhir menjadi sampah elektronic atau e-waste. How bad is it

    1. Menurut data iFixit, komunitas global yang membantu memperbaiki barang elektronik di seluruh dunia saat ini ada 60% sampah elektronik berakhir di tempat pembuangan sampah. Di mana ini berpotensi membawa logam berbahaya bagi lingkungan sekitar.

    2. Berdasarkan laporan dari World Economic Forum pada bulan Januari 2019 silam, sampah elektronik menjadi limbah dengan “pertumbuhan” tercepat yang dihasilkan di seluruh dunia! Tahun 2018 silam, jumlah e-waste sendiri mencapai 48,5 juta.

    3. Warga Amerika menghasilkan 3,4 juta sampah elektronik setiap tahunnya. Ditambah masyarakat China bahkan membuang 160 juta perangkat elektronik pertahunnya. 

    4.  Masih menurut iFixit, hanya sekitar 20% sampah elektronik yang resmi didaur ulang. Sisanya? Dibiarkan tersebar begitu saja.

    5.  Data menurut Environmental Protection Agency (EPA) ada 416.000 perangkat mobile serta 142.000 komputer yang dibuang setiap harinya di seluruh dunia.

    6. Sampah elektronik mengandung komponen seperti timah, merkuri, serta perak yang dapat memicu penyakit mulai dari kerusakan otak, ginjal, sistem reproduksi, jantung, bahkan menimbulkan kanker.


    HOW TO STOP IT?



    Sebelum terlambat, ini beberapa cara yang bisa kamu akukan untuk menyelamatkan bumi dari pesatnya sampah elektronik:

    1. Perpanjang Masa Pakai Elektronik Kamu

    Smartphone dan gadget terbaru memang menarik untuk diikuti. Tetapi ketimbang membeli baru, kamu bisa memperpanjang masa pakai produk elektronik Anda dengan tetap menggunakannya selagi tidak ditemukan kerusakan. Atau ganti baterai produk elektronikmu agar mereka tetap berfungsi maksimal.




     2. Donasikan 



    Memiliki beberapa gadget dan produk elektronik yang masih layak pakai? Tidak ada salahnya untuk mendonasikan hal tersebut untuk mengurangi dampak limbah elektronik. Because sharing is caring!


    3. Rapikan Produk Elektronikmu

    Penting untuk mengetahui apa saja barang elektronik yang kamu miliki. Dengan merapikan produk yang kamu punya seperti: gadget, kabel charger, hingga headset ini akan menghindarkan kamu dari keinginan membeli barang elektronik serupa.


    4. Recycle It!



    Sulit untuk melakukan daur ulang produk elektronik sendiri? Beberapa store elektronik atau toko smartphone biasanya menawarkan jasa untuk mendaur ulang produk elektronik dengan merek serupa. Atau kamu bisa mencoba E-waste Dropbox yaitu sebuah kotak khusus daur ulang produk elektronikmu. Kotak ini telah diletakkan di beberapa spot kota besar Indonesia seperti Jakarta, Yogyakarta, Palembang, Manado untuk mengakomodir kebutuhan daur ulang perangkat elektronik.


    5. Gunakan Cloud

    Yes, selain praktis dan multi fungsi menggunakan jasa Cloud juga efektif meminimalisir penggunaan elektronik dan perangkat keras seperti flashdisk yang biasanya terdapat di area kantor. Itu artinya lebih sedikit sampah elektronik yang akan kamu dihasilkan.


    (Giovani Untari / Images: Dok. Unsplash.com, Tenor.com)