Lifestyle

Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Bijak dalam Menggunakan Tisu

  by: Giovani Untari       17/9/2019
  • Tanpa disadari, tisu yang (selalu) kita gunakan setiap harinya ternyata menjadi penyumbang masalah lingkungan serius dan mampu membahayakan bumi! Oh, how to stop it?





    Nyaris digunakan dalam segala aspek kehidupan, rasanya terlalu sulit untuk tidak bergantung pada tisu bukan? Tetapi girls, penggunaan item satu ini faktanya perlahan tapi pasti membawa pengaruh destruktif bagi lingkungan. Segala hal yang mengancam bumi ini bahkan telah dimulai sejak proses produksi tisu! Bahkan penelitian dari Simple Ecology, sebuah brand produk lifestyle berbasis eco-friendly menyebut industri tisu dan kertas menempati peringkat ketiga penyumbang emisi gas terbesar dalam skema pemanasan global. Seberapa besar bahayanya tisu bagi bumi kita? Serta bagaimana cara mengurangi efeknya?


    1. DEFORESTATION

    Nyaris semua produk tisu yang kamu temukan di store ataupun supermarket terbuat dari pohon ketimbang dari kertas daur ulang. Dengan berbagai banyak varian tisu yang ada, itu artinya peluang terjadinya deforestasi atau penebangan hutan pun kian menjadi sebuah masalah serius. WWF global bahkan menemukan fakta serius akan isu ini, di mana angka deforestasi Indonesia meningkat dua kali lipat dalam satu dekade terakhir. Peningkatan ini bahkan didorong untuk produksi minyak kelapa sawit serta pulp (bubur kertas) yang menjadi bahan baku pembuatan tisu. 


    2. LOST OF TREASURE

    Dampak dari deforestasi untuk produksi tisu juga membawa masalah baru lainnya. WWF mencatat hutan di Sumatera melindungi 580 spesies burung dan lebih dari 200 spesies mamalia, termasuk gajah dan harimau. Tetapi sejak tahun 1985 efek deforestasi yang terjadi telah menghilangkan lebih dari setengah populasi di atas. Bayangkan kehilangan satwa terbaik dunia ini terjadi tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di banyaknya hutan seluruh dunia.


    3. WASTED WATER

    Kamu mungkin tidak akan percaya pada efek selanjutnya dari proses produksi tisu. Dr. William Yu, Founder dan Chief Executive of World Green Organization turut memaparkan efek negatif dari produksi tisu. “Paling tidak ada 17 pohon yang harus ditebang dan 20.000 galon air digunakan untuk memproduksi satu ton tisu kertas.” Buruknya, penggunaan tisu dalam sehari di seluruh dunia bahkan bisa mencapai angka di atas satu ton. Data dari situs Earthbuddies menemukan fakta pemakaian tisu di Hong Kong pada tahun 2014 setiap harinya mencapai 668 ton. Itu setara dengan 11.300 pohon dan 13 juta galon air yang digunakan untuk memenuhi pembuatan bahan baku tisu.


    4. DANGEROUS PRODUCTION

    Salah satu yang tidak bisa dipisahkan dalam proses pembuatan tisu adalah penggunaan bahan kimianya yaitu klorin. Klorin diperlukan untuk membuat tisu berwarna lebih putih serta terasa lembut. Situs Scientific American menyebut produksi tisu di Amerika bahkan mencampurkan 253 ton klorin untuk bahan bleaching ke dalamnya. Bahan kimia tersebut berpotensi untuk mencemari air limbah paska produksi tisu.


    5. CARBON EMISSIONS

    Belum berakhir di sana, proses pembuatan tisu pun juga berdampak atas masalah emisi gas yang ada di dunia. Masih dari situs Scientific American, bahaya untuk bumi juga datang dari produksi tisu yang mampu menembus angka penggunaan listrik sebanyak 17,3 Terawatt per-tahunnya. Ini pun belum termasuk emisi tambahan yang diciptakan selama kegiatan packaging dan transportasi untuk distribusi dari pabrik ke retail-retail.




    CHANGE IT NOW!



    Dengan tingginya angka penggunaan tisu jelas akan berpengaruh pada jumlah produksinya. Maka paling tidak, sejumlah cara ini bisa kamu tempuh untuk mengurangi demand atas produksi tisu:

    1. Pilih Tisu Tree Free

    Sejumlah inovasi telah diciptakan untuk mengurangi produksi tisu dengan bahan utama kayu pohon, salah satunya melalui tisu tree free. Tisu ini menggunakan bahan pengganti berupa pohon bambu dan tebu. Berbeda dengan pohon lainnya, kedua tanaman ini mampu tumbuh dan beregenerasi dengan cepat. Atau pilih juga tisu natural yang bebas bahan bleach sehingga lebih ramah lingkungan.


    2. Ganti dengan Produk Berbahan Kain

    Praktis dan sifatnya yang disposable menjadi salah satu alasan mengapa tisu tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masa kini. Tapi Anda bisa mengubah habit penggunaan tisu dengan memilih bahan kain sebagai penggantinya. Plus-nya, produk berbahan kain juga bisa kamu gunakan berulang kali dan lebih tahan lama.


    3. Keringkan Tangan Menggunakan Air Dryers

    Yes, salah satu kebiasaan yang sering kita lakukan setelah mencuci tangan adalah mengeringkannya menggunakan tisu, bukan? Padahal di beberapa toilet umum telah disediakan air dryers untuk menggeringkan tangan. Opsi ini bisa menjadi pertimbanganmu untuk meminimalisir penggunaan tisu. Tidak sesulit itu, bukan?


    (Giovani Untari / Images: Freepik.com, Tenor.com)