Love & Sex

Girls, Ini Cara Menyarungkan Kondom dengan Seksi dan Efektif

  by: Kezia Calesta       29/9/2019
  • Bagi banyak pasangan, karena berbagai alasan, bercinta degan kondom sudah jadi kewajiban. Masalahnya, terkadang karet bungkus tubuh Mr. Happy ini sering dianggap sebagai penghalang. Bercinta dengan tubuh Mr. Happy terbungkus membuat sensasi sedikit berkurang. Sudah begitu, saat sedang asyik beraksi dengan posisi bercinta ynag sudah diatur sedemikian rupa, tiba-tiba si dia atau kamu harus bersiap-siap dengan bungkusan mungil ini agar tak lupa dan kebablasan. Paling tidak, semenit terbuang percuma dan momen yang hot pun jadi redup… tapi mau bagaimana lagi? Demi keselamatan dan kesehatan kamu berdua, kondom ini terpaksa hadir.






    Kali ini Cosmo siapkan beberapa langkah penting untuk beraksi dengan sarung cinta dengan mudah, efektif, sekaligus seksi - dijamin tidak bocor!


    1. Buka bungkus kondom dengan hati-hati. Merobek kemasan memang bisa terlihat seksi dan berani, tapi tampaknya trik ini hanya aman dilakukan untuk adegan film. Pada kenyataannya, membuka bungkus kondom dengan brutal seperti ini bisa berisiko merobek kondom yang ada di dalam.


    2. Dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk, tekan-tekan kondom untuk mengeluarkan semua udara yang ada di bagian ujung kondom.


    3. Buka sedikit gulungan kondom, pastikan kalau kamu membukanya ke arah yang benar.


    4. Pegang bagian ujung kondom, letakkan di atas kepala Mr. Happy, pastikan kalau di ujung sarung cinta ini sudah bebas udara. Kenapa? Gelembung udara yang tersisa di sana bisa berisiko membuat bahan lateks sobek saat kondom dipakai bercinta.


    5. Pelan-pelan, mulai untuk memasangkan sarung cinta di bagian tubuh Mr. Happy. Sibakkan “belantara” yang ada di bawah sana, pastikan tak ada sehelai rambut pun yang ikut terbungkus dalam kondom.




    6. Sarungkan hingga ke bagian dasar Mr. Happy, pastikan kalau si sarung membungkus rapat tongkat ajaib pasangan tercinta.


    7. Poleskan lubrikan jika perlu, namun pastikan kalau kamu menggunakan pelumas yang berbahan dasar air. Hati-hati, lubrikan dengan bahan dasar minyak bisa merusak lateks. Hal yang sama juga bisa terjadi jika mengoleskan baby oil atau whipped cream!


    8. Saat bercinta, sekali-sekali tengok kondisi si kondom, karena bisa saja sarung cinta ini bergeser dari posisinya karena gesekan saat bercinta.


    Tip: Menurut US National Institute of Allergy and Infectuous Disease, sekitar 6% pria dan wanita sensitif terhadap protein yang terkandung dalam karet lateks. Akibatnya adalah rasa gatal, merah-merah, bahkan sesak napas. Jika kamu alergi dengan bahan lateks, gunakan saja kondom non-lateks yang banyak dijual di pasaran.



    (Image: doc. maksymiv_yura @ freepik.com / Source: Cosmopolitan Indonesia "Oh, I'm So In Love... Relationship And Romance Guide Book")