Lifestyle

Cemburu Dengan Kesuksesan Orang Lain? Ini Cara Mengatasinya

  by: Kezia Calesta       3/9/2020
  • Seperti ungkapan “rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri”, perasaan cemburu terhadap kehidupan orang lain memang wajar. Dengan adanya media sosial, kita selalu melihat unggahan orang sekitar yang memamerkan segala macam hal: mulai dari #relationshipgoals dengan pasangan atau keluarga, koleksi barang branded atau rumah mewah, foto traveling ke luar negeri, hingga kesuksesan karier. Bahkan, tanpa media sosial, kita masih bisa merasa cemburu saat mendengar bahwa seorang teman baru mendapat kenaikan gaji di tempat kerjanya.

    Jealousy is normal, but don’t let its roots grow deep.

    Jika kamu mudah merasa cemburu terhadap kesuksesan orang lain, berikut tips dari Cosmo untuk mengatasinya.




    1. Cari tahu alasan di balik mindset tersebut

    Tanyakan ini kepada diri sendiri: “Mengapa saya mudah merasa cemburu terhadapnya?” Mungkin kamu merasa bahwa keadaan ini tidak adil karena orang tersebut lebih muda darimu, atau belum lama bekerja di perusahaanmu? Apakah perasaan ini berasal dari kenangan masa kecil, di mana orang tersebut mengingatkanmu dengan teman sekelas yang selalu berhasil mengalahkanmu? Atau… ada orang yang pernah mengatakan bahwa kamu tidak akan sukses di masa depan? Apapun alasannya, kamu perlu mengetahui alasan dan sumber di balik perasaan cemburu tersebut sebelum belajar untuk mengatasinya.


    2. Pikirkan pencapaian kamu yang dulunya sulit diraih

    Saat sudah berhasil mendapatkan hal yang diinginkan, orang seringkali melupakan rasanya mengejar hal tersebut. Jangan lupa untuk bersyukur dan mengapresiasi segala pencapaianmu, dan jadikan pencapaian kamu sebagai motivasi untuk terus bekerja keras dan pantang menyerah.


    3. Introspeksi kekurangan diri sendiri

    What is stopping you from moving forward? Terkadang, kita tidak bisa melihat kekurangan diri sendiri - inilah mengapa kita memerlukan sahabat atau rekan kerja yang jujur dan mampu memberikan kritik secara konstruktif. Try not to be offended, and listen to what they have to say.




    4. Ambil waktu rehat dari media sosial.

    Apakah kamu sering melihat unggahan teman atau anggota keluarga yang bercerita tentang kegagalannya atau kondisi keuangan yang memburuk? Tentu tidak. Ingat, kebanyakan orang hanya mengunggah highlights kehidupan mereka yang menyenangkan dan membanggakan. Hasilnya, toxic positivity ini dapat membuat kamu semakin membenci kehidupan sendiri, dan meningkatkan perasaan cemburu terhadap orang lain.


    5. Jangan mudah berasumsi atau menghakimi kehidupan orang lain

    Hidup tidak pernah sempurna. Setiap orang memiliki perjuangannya sendiri, dan tidak selalu dalam segi finansial saja. Everyone is fighting their own battle.


    6. Buat rencana dan beranikan diri untuk bertindak

    It’s time to get busy. Kamu tidak akan memiliki waktu untuk cemburu terhadap orang lain jika kamu sudah sibuk merencanakan strategi untuk mencapai goals diri sendiri. Ingat, kamu akan bergerak dengan lebih cepat jika kamu fokus dengan kemajuan diri sendiri dan terus menatap ke depan.


    7. Dukung satu sama lain

    Last but not least, daripada terus menganggap semua orang sebagai kompetisi yang harus dikalahkan, inilah saatnya untuk merubah mindset dan mencoba untuk melihat kesuksesan mereka sebagai sesuatu yang bisa kamu pelajari. Life is better when you support one another!


    (Image: doc. outnow.ch / Impuls Pictures AP)