Beauty

7 Acne-Positive Influencer yang Wajib Follow di Instagram

  by: Shamira Priyanka Natanagara       10/9/2020
  • Banyak orang di dunia ini memiliki jerawat. That's a fact. Pasti kamu mengenal sejumlah orang yang kulitnya berjerawat, bukan? Apalagi mengingat kulit orang Asia pada umumnya lebih berminyak, sehingga lebih mudah bagi jerawat untuk timbul, dan juga lebih mudah terluka, sehingga luka bekas jerawat pun cenderung lebih sulit untuk hilang, bisa dibilang jerawat adalah hal yang normal. 

    Namun sayangnya, kondisi kulit ini masih sering dianggap sebagai sebuah kekurangan. Harus diakui bahwa selama bertahun-tahun, kulit yang bersih, halus, dan bebas noda masih menjadi standar kecantikan di dunia, termasuk Indonesia. Ayo ngaku, apakah kamu termasuk salah satu orang yang pernah mengedit foto untuk menghilangkan jerawat, atau justru sempat merasa malu untuk mengambil selfie karena merasa wajahmu kurang 'bersih'? We've all been there

    Kabar baiknya, sekarang semakin banyak beauty influencer di Instagram telah menggunakan suara mereka untuk membahas isu jerawat, lebih tepatnya mengingatkan orang-orang bahwa jerawat itu normal, kok! Kalau kamu masih sering merasa insecure ketika melihat foto model yang kulitnya mulus dan tampak 'sempurna' di media sosial, hmm... ada baiknya untuk mulai mengubah konten yang kamu konsumsi. Cosmo rasa sekarang adalah waktunya untuk mengikuti acne-positive influencers berikut ini di Instagram.




    Nicole Herbig - @theblemishqueen


    Who is she? She is the blemish queen, alias ratu ketidaksempurnaan kulit! Nicole adalah perempuan berusia 23 tahun yang menggunakan Instagram untuk berbagi pengalamannya sebagai pemilik kulit berjerawat. Perempuan yang berasal dari New Jersey, Amerika Serikat ini mulai mengalami jerawat kistik saat berusia 20 tahun. Di akun Instagram-nya, kamu bisa lihat bahwa benjolan merah memenuhi hampir seluruh dahi, pipi, dan rahangnya. 



    "Kamu merasa seperti kulitmu mengkhianati dirimu. Kamu melihat diri di cermin dan kamu bahkan tidak terhubung dengan bayanganmu. Ini membuatmu merasa seakan-akan kamu telah melakukan sesuatu yang salah," kata Nicole kepada Insider. Namun demi kesehatan mentalnya, Nicole termotivasi untuk menerapkan self-love dan menerima kondisi kulitnya.

    Why you should follow her... Nicole menyebut dirinya blemish queen, dan ia juga ingin semua orang yang memiliki pengalaman serupa dengannya untuk merasa seperti seorang ratu! Menariknya, ia justru mengaku terkadang mengedit fotonya agar jerawat pada wajahnya lebih menonjol. Hal tersebut ia lakukan agar para audiens bisa melihat kemerahan dan pori-porinya secara lebih jelas. All hail the blemish queen!


    Kadeeja Khan - @emeraldxbeauty


    Who is she? Influencer yang satu ini pernah viral di media sosial karena kerja samanya dengan L'Oréal mendadak dibatalkan. Alasannya? Yes, her skin. Melalui email, perwakilan perusahaan tersebut batal shooting dengan Kadeeja karena "tidak bisa terlibat dengan orang yang memiliki masalah kulit". 



    Tentunya kejadian tersebut membuat Kadeeja kecewa... tapi tidak mematahkan semangatnya! Hingga kini Kadeeja masih aktif sebagai influencer dan YouTuber yang menyajikan konten acne-positive, dengan tujuan agar semakin banyak orang mencintai dan menerima segala jerawat, noda, dan luka yang ada pada wajah mereka.

    Why you should follow her... Kalau kamu seorang beauty enthusiast, Instagram Kadeeja tak hanya berisi banyak rekomendasi produk skincare yang bagus untuk kulit berjerawat saja, tapi ia juga sering mencoba berbagai produk makeup (karena memiliki jerawat bukanlah alasan untuk berhenti mencintai makeup, kan?).


    Megha Kamath - @meghamazing


    Who is she? Perempuan berdarah India ini merupakan pencipta gerakan #BrownGirlsWithAcne, yang bertujuan untuk mengajak perempuan Asia Selatan untuk mencintai warna dan kondisi kulit alami mereka. 

    Why you should follow her... Ia baru berumur 18 tahun, tapi di usianya yang muda, Megha memiliki rasa percaya diri dan self-love yand patut dicontoh perempuan dari segala usia. Dan unggahan di Instagram-nya benar-benar no filter! Ia tidak takut untuk menunjukkan kulit aslinya tanpa bantuan aplikasi edit foto, dan juga menunjukkan bahwa kamu bisa berkreasi dengan makeup tanpa harus menutupi jerawat.



    Melalui Instagram Story, Megha juga sering berbagi motivasi untuk para pemilik kulit berjerawat yang masih insecure. Hal-hal yang ia unggah juga terkadang berasal dari pengalaman pribadinya sendiri, seperti ketika teman sekelasnya berkomentar negatif tentang kulitnya (BTW, cara ia menghadapinya: "just look at them and give a silent treatment). 


    Monique Schreiber - @moniqueschreiber


    Who is she? Berasal dari Afrika Selatan, Monique Schreiber adalah perempuan berusia 25 tahun yang memiliki pekerjaan full-time sebagai Social Media Specialist (ya, ia memiliki 'kerja kantoran' seperti beberapa dari kita). Jenis jerawat yang dialami Monique adalah nodulocystic acne, yakni tipe jerawat agresif yang muncul dalam jumlah yang banyak, bisa membuat kulit inflamasi dan meninggalkan bekas luka.





    Menariknya, di Instagram Monique mengatakan bahwa kulitnya tidak pernah berjerawat semasa remaja—kulitnya mulai breakout pada tahun 2019! Jerawat yang dialami Monique mulai muncul akibat kondisi tubuh lainnya yang ia alami: gangguan lever bernama sindrom Gilbert yang mengganggu hormon, serta kelainan genetik yang menghambat proses metabolisme folate (jenis vitamin B) dengan baik.

    Why you should follow her... Tipe jerawat yang dialami Monique tergolong parah—sebagian besar area pipi dan rahangnya memiliki jerawat meradang, benjolan, dan luka bekas jerawat yang sulit hilang. But she's not afraid to show it! Monique menunjukkan bahwa kondisi kulitnya adalah hal yang bisa terjadi, and that's okay. Ia pun tidak sungkan untuk berbagi selfie tanpa makeup!


    Nazhaya Barcelona - @nazhayabarcelona


    Who is she? Nazhaya adalah seorang beauty influencer yang sering membuat konten acne-positive. Disadur dari Refinery29, tiga tahun yang lalu Nazhaya mulai mengalami breakouts yang terbilang parah, dan tidak menghilang sampai saat ini meski sudah menggunakan berbagai macam produk skincare dan obat.



    So daripada terus menerus merasa resah karena jerawatnya, Nazhaya memilih untuk mengubah pandangannya terhadap jerawat. Katanya, "Tidak ada yang bekerja, jadi saya harus menerimanya. Saya hanya harus mencintainya dan hidup dengannya." Love the spirit!

    Why you should follow her... Her style, her skin, her hair, and her confidence! Setiap post Instagram Nazhaya akan mengingatkanmu bahwa jerawat itu normal, dan menunjukkannya ke seluruh dunia pun patut menjadi hal yang normal. Selain Instagram, ia juga memiliki channel YouTube yang penuh motivasi.


    Sofia Grahn - @isotretinoinwiths


    Who is she? Sofia adalah perempuan berbasis di Swedia yang telah menggunakan Instagram sebagai platform untuk menyuarakan dukungan terhadap skin positivity (terutama acne positivity) sejak tahun 2018. Dalam sebuah wawancara dengan blogger talontedlex, Sofia membahas awal mula ia vokal terhadap isu jerawat di Instagram. Karena jerawatnya yang cukup parah, Sofia dianjurkan dokter untuk mengonsumsi obat Isotretinoin (atau biasa dikenal sebagai Accutane), dan karena ini menjadi rutin mencari #accutane di Instagram.



    Di situlah ia menemukan orang-orang yang mengalami hal serupa, sebuah komunitas yang berbagi cerita seputar perjuangan memiliki kulit berjerawat. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk memulai akun Instagram untuk berbagi pengalaman pribadinya, serta mengingatkan para pemilik kulit berjerawat bahwa mereka tidak sendirian, kok!

    Why you should follow her... Foto-foto yang ia unggah super cantik! Ia gemar mengunggah foto dengan pemandangan alam, tentunya menunjukkan wajahnya tanpa makeup. Plus, Sofia juga sering menampilkan gaya pakaian dan makeup-nya, membuktikan bahwa kulit yang tidak 'mulus' bukanlah penghalang untuk tampil keren!


    Louisa Northcote - @lounorthcote


    Who is she? Kalau kamu penggemar berat Britain's Next Top Model, mungkin kamu sudah pernah melihat sosok Louisa di layar televisi. Ya, ia adalah salah satu finalis kompetisi tersebut pada tahun 2017. Kepada i-D, ia menceritakan perjuangannya menghadapi insecurity sebagai pemilik kulit berjerawat yang merintis karier sebagai model.



    Louisa sendiri mengaku sempat ditolak beberapa agensi model karena kulitnya, tapi setelah menyadari insecurity tersebut berdampak negatif pada kesehatan mentalnya, ia memutuskan untuk menerima kondisi kulitnya dan memanfaatkan media sosial untuk mengajak orang-orang di seluruh dunia untuk melakukan hal yang sama.

    Why you should follow her... Seperti influencer pada umumnya, ia berbagi informasi tentang produk favoritnya dan cara ia merawat kulitnya. Dan yang membuatnya tambah menginspirasi, Louisa merupakan inisiator #FreeThePimple, gerakan untuk mendorong para pemilik kulit berjerawat agar lebih percaya diri akan kulit natural masing-masing.


    (Shamira Natanagara / Ed. / Images: Dok. Instagram/theblemishqueen, Instagram/emeraldxbeauty, Instagram/meghamazing, Instagram/moniqueschreiber, Instagram/nazhayabarcelona, Instagram/isotrenitoinwiths, Instagram/lounorthcote)