Love & Sex

Tips Memperbaiki Hubungan untuk Kamu yang Bosan dengan Pacar

  by: Givania Diwiya Citta       15/9/2020
  • Kamu mungkin adalah salah satu yang beruntung memiliki hubungan yang sehat, tapi berkat pop culture (dan obsesi kita dalam nonton maraton rom-com), kita cenderung melihat semuanya dari hal-hal baiknya saja. Berkat ekspektasi tak realistis dari Love Actually sampai Bridget Jones’s Diary, kamu mungkin baru tersadar bahwa hubungan yang nyata tak seperti itu. Mungkin di dunia nyata, kalian tak bisa berhenti bertengkar, cemburu hadir di sepanjang perjalanan, atau mungkin api yang dulu ada di hati kamu kini menjadi tumpukan abu saja?


    Cosmo berbincang dengan Sarah Calvert, psychosexual dan terapis hubungan, serta dengan Annabelle Knight, sex and dating expert, untuk memberi kamu panduan sederhana dalam memperbaiki hubungan dengan si dia.




    Cara memperbaiki hubungan

    “Semua hubungan pasti mengalami naik dan turun, selayaknya seorang manusia,” ujar Sarah, dan ini adalah hal penting untuk diingat. Sangat normal ketika kita bertemu jalan berlubang dalam hubungan kita untuk beberapa alasan.


    Annabelle menyebutkan bahwa pekerjaan, uang, dan intimasi, adalah faktor besar yang berkontribusi pada kejatuhan hubungan. Jadi kalau ada salah satu yang sedang jadi masalah sekarang, inilah tip dari Annabelle dan Sarah untuk memperbaiki hubungan kamu.



    1. Komunikasi, komunikasi, komunikasi

    Hal yang paling penting – meski faktanya kita jarang membicarakan perasaan kita – adalah komunikasi. Ini adalah fondasi dari setiap hubungan, baik itu dengan si dia ataupun dengan bos kamu.


    Sarah bilang, “Saya tidak bisa berkata-kata lagi betapa pentingnya komunikasi itu. Tanpanya, kebencian, ketakutan, ketidakpercayaan bisa terbangun dan tak ada yang akan menyukai trio masalah ini dalam hubungan.”


    Kurangnya komunikasi bisa berdampak negatif pada kehidupan intim. Annabelle menyebutkan, “Vital untuk membuka komunikasi untuk menikmati intimasi yang baik… bicarakanlah apa yang kamu senangi, dan izinkan pasangan untuk membicarakannya juga.”



    2. Berikan hubungan sebuah pertanyaan tes

    Sarah menyebutkan bahwa perlu untuk “bertanya pada diri sendiri, di mana status hubungan kamu sekarang? Penting untuk mengecek dengan pasangan secara reguler, dan berdiskusi jujur tentang apa yang kalian rasakan masing-masing.” Yang pada akhirnya terikat pada komunikasi, lho.


    Kamu perlu tahu ke mana arah hubungan kamu melaju, atau jika kamu tahu akan berhadapan dengan putus hubungan. “Kalau kamu sedang kesulitan untuk menyelesaikan suatu masalah bersama-sama, maka carilah bantuan sesegera mungkin ketimbang menunggu krisis muncul.”


    Annabelle juga menyebutkan bahwa kamu perlu melihat ke dalam diri sendiri untuk mencari jawabannya, dan berkonsentrasilah pada hal yang fundamental. “Apakah kamu masih menyayanginya? Apakah kamu masih menyukai dan menghormati si dia?” tanyanya.



    3. Dukung satu sama lain saat melalui keadaan naik-turun

    Kita semua pasti pernah mengalaminya: Kita stres, dan terkadang kita melampiaskannya pada pasangan kita. Lalu kalian akan bertengkar tentang masalah perilaku kamu, dan ketidakmampuan pasangan dalam menyimak. Sarah menyebutkan, “Masalah dalam hubungan bisa berujung pada masalah kesehatan mental, begitu juga sebaliknya, jadi mempertahankan hubungan yang sehat dan bahagia adalah prioritas bagi kita semua.”


    Ia menyarankan untuk “ambil waktu untuk benar-benar mendengarkan apa yang pasangan ungkapkan, beri ia ruang… dan bijaksanalah terhadap apa yang kamu katakan dan bagaimana kamu menyampaikannya.”





    4. Majulah ke depan, jangan tengok ke belakang

    Apakah kamu sedang mengenang hari-hari pertemuan awal dengan pasangan? Sarah menyebutkan jangan melakukannya, karena “sangat alami bahwa kalian berdua sudah bertumbuh dan berubah ketika kalian telah bersama.”


    Daripada mengenang, ia menyebutkan akan jauh lebih sehat untuk memikirkan hal-hal baru apa yang bisa kalian nikmati bersama. Jadi, mengapa kalian tidak menonton Black Mirror bersama, atau ambil kelas tembikar bersama, seperti Patrick Swayze dan Demi Moore dalam Ghost? Kemungkinan yang munul akan tiada henti (dan seru!) ketika kamu melakukannya dan merencanakannya dengan pasangan.



    5. Keberagaman adalah bumbu dalam hidup

    “Makan dengan menu yang sama setiap malam, membuat kamu bisa cepat bosan. Mengapa berpikir bahwa kehidupan intim adalah hal yang berbeda?” ujar Annabelle. Apakah rutinitas pacaran kamu telah jadi membosankan? Annabelle menyarankan untuk “mengombinasikan berbagai cara yang menurut kalian berdua menyenangkan… apapun itu untuk membuat hubungan tetap seru dan memecah rutinitas yang membosankan.”


    Dan bonus tipnya bagi para pasangan yang mempertimbangkan intimasi itu sangat penting: “Jika intimasi adalah yang menyatukan kalian selama ini, maka selalu jadikan intimasi sebagai prioritas dari sebuah hubungan.”



    6. Ciuman adalah kunci

    Annabelle menemukan bahwa “banyak pasangan meremehkan pentingnya sebuah ciuman, padahal ini adalah cara sempurna untuk membangun intimasi, dan tak diragukan lagi jadi aksi penting dalam intimasi awal.” Sebelum kamu tergesa-gesa memberi ciuman, pastikan dulu bahwa kamu sudah mencari tahu apa yang pasangan kamu sukai, yang Annabelle sebut sebagai “kunci untuk memperbaiki hubungan.”


    Apakah hubungan kamu sama sekali tak bisa diperbaiki?

    Sarah menyebutkan, “Jika kamu menemukan diri berputar-putar saja tanpa tahu apakah hubungan ini akan berlangsung atau berakhir, maka mungkin akan membantu jika kamu bisa membicarakan hal ini dengan pasangan dengan bantuan pihak ketiga.”


    Tapi kamu perlu ingat bahwa terkadang ada hubungan yang telah rusak, yang bahkan seorang ahli hubungan pun tak bisa menolongnya. Itu tak apa. Seberapa besar keinginan kamu untuk mencoba dan menyelamatkan hubungan beracun dengan seseorang yang kamu cintai, itu akan memunculkan sensasi kesadaran, kewarasan, dan wellbeing untuk menghindari racun.


    Jika kontra dalam hubungan lebih berat ketimbang pro-nya, maka hal terbaik adalah merelakan hubungan itu. 


    Selalu bicara pada sahabat dan keluarga tentang kekhawatiran kamu, atau hubungi para ahli seperti Sarah dan Annabelle untuk minta bantuan.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan.com/uk / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / Image: Dok. Cosmopolitan UK / Sophie Victoria Brown)