Love & Sex

Cara Mengakhiri Hubungan Toxic dan Mencintai Diri Sendiri

  by: Kezia Calesta       18/9/2020
  • Jika kamu sudah mengetahui tanda-tanda dari sebuah toxic relationship dan ingin melepaskan diri dari jerat sang pasangan, berikut tips dari Cosmo untuk melakukannya. It’s time to break free and start loving yourself again!




    1. Sadari bahwa kamu patut dihargai

    Saat terjebak dalam hubungan toxic dengan seorang pasangan yang manipulatif, tanpa disadari, harga diri kamu akan menurun dan membuatmu merasa tidak percaya diri. Akibatnya, pikiran seperti “apakah saya bisa mencari pasangan yang lebih baik darinya” dapat terngiang-ngiang dalam pikiranmu. Girl, the answer is YES. Mungkin kamu tidak bisa melihatnya sekarang, namun ketahui bahwa kamu layak mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik darinya.


    2. Jaga jarak dari si dia.

    Bila kamu belum tinggal di bawah atap yang sama dengannya, consider yourself lucky. Out of sight, out of mind: saatnya mengurangi kontak dan menjauh darinya, dan cobalah untuk tidak membalas pesan atau telepon darinya. Jika kamu tinggal sendiri, sebaiknya jangan biarkan si dia masuk ke dalam rumahmu bila kamu sedang sendirian. Apakah kamu sudah tinggal dengannya? Menginaplah di rumah keluarga atau sahabat yang bisa melindungimu selama beberapa hari.


    3. Kelilingi diri dengan segala hal yang positif

    Plan some me-time. Lakukan berbagai aktivitas favorit yang meningkatkan mood atau menenangkan hati, dan cobalah untuk berpikir dengan jernih. Jika suasana hatimu masih kacau, habiskan quality time dengan beberapa orang yang membuatmu merasa aman. Berikut 11 barang yang dapat membantumu mengatasi anxiety.




    4. Miliki support system yang mendukungmu

    Apakah anggota keluarga atau sahabatmu mengetahui situasi kamu? Orang yang benar-benar peduli denganmu pasti ingin membantu kamu lepas dari jebakan hubungan toxic. Minta pertolongan dan dukungan dari support system untuk terus menguatkan kamu, dan kalau bisa, minta mereka untuk menemanimu saat kamu mau memutuskan hubungan dengan si dia.


    5. Jangan mengubah keputusanmu

    Saat keputusanmu sudah bulat dan kamu sudah mengumpulkan keberanian untuk memutuskan hubungan, kuatkan hatimu dan hubungi si dia. Jika kamu ingin bertemu langsung dengannya, carilah tempat yang publik untuk menjaga diri dan minta seseorang yang terpercaya untuk memantau kalian dari kejauhan.

    Rencanakan terlebih dahulu apa yang ingin kamu sampaikan kepadanya, dan jangan takut untuk mengekspresikan perasaanmu. Lihat reaksinya: apakah ia membela diri, mencari alasan, mengamuk, mengabaikan perkataanmu, atau meminta maaf? Apapun itu, jika ia sudah pernah menyakitimu secara fisik ataupun verbal, kamu tidak perlu memberikannya kesempatan kedua… karena jika ia sudah pernah melakukan hal tersebut, ia dapat mengulanginya di lain hari. Kuatkan diri dan katakan bahwa hubungan tersebut sudah berakhir. You deserve your own happiness, so claim it!


    (Image: doc. @carolinehdz via Unsplash)