Celebrity

Cosmo 23rd Anniversary: Ringgo Agus Berbagi Pesan Positif

  by: Givania Diwiya Citta       22/9/2020
    • Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-23 bulan ini, Cosmopolitan Indonesia mengajak beberapa selebriti untuk berbagi pesan positif di tengah situasi yang tidak menentu ini.
    • Ringgo Agus Rahman membeberkan cerita tentang pembelajaran hidup, pilihan karier, sampai membagikan pesan positif dalam menghadapi pandemi untuk kita semua.


    Satu hal yang bisa membuat Anda tersenyum secara instan hanya dengan memikirkannya adalah……. dan mengapa?

    Banyak, terutama kelakuan anak saya. Misalnya, hari ini saat saya sedang di kamar mandi, anak saya teriak, “Baba sudah selesai poop belum? Cepat soalnya Mama juga mau poop, Mama sudah nggak tahan.” Ada saja kelakuannya! 

    Kemarin, dia mengajarkan kami cara membuat mata jadi putih semua, ia sampai ngotot agar kami menyaksikannya memutar bola matanya ke atas, padahal warna hitam bola matanya tak hilang juga! 



    Ada lagi kelakuan istri saya, saat saya menyetir mobil dan melewati polisi tidur, ia pasti mengomel “Bisa mabuk anak ini!” karena ia sedang hamil. Semua aksi protesnya lucu! Terkadang dengan memikirkannya saja bisa membuat saya tersenyum, terutama saat saya sedang sendirian.  




    Belakangan ini hidup terasa seperti roller coaster, adakah saran untuk tetap semangat dan bersikap positif bagi para pembaca Cosmo?

    Saya tidak punya saran yang pasti, karena saya juga membutuhkan saran yang sama! Saya pun merasa mental sedang naik turun, tapi kalau saya pribadi, saya adalah tipe orang yang bukan ada di taraf hidup yang selalu menyenangkan. Dulu saya pernah berada di taraf hidup yang amat sulit, saat teman-teman berlibur, saya tak bisa ikut dengan mereka, sekarang pun pekerjaan sedang terdampak karena pandemi. Namun yang selalu harus saya terapkan pada diri sendiri adalah saya tidak boleh membenci atau dendam terhadap keadaan saya. 

    Saya tidak boleh membenci atau dendam terhadap keadaan saya. 

    Misalnya, saat saya kuliah dulu, uang saya selalu kurang namun saya tetap bahagia-bahagia saja, saya bisa ke rumah teman, ikut makan, ikut ke mana pun teman saya pergi meski tak pesan makan, yang penting bisa senang. Jadi menurut saya, membenci keadaan diri sendiri itu berbahaya, karena akan menimbulkan dendam seperti ‘Kalau saya ada uang, akan saya beli semuanya dan membuktikannya pada semua orang!’ Sebisa mungkin, saat itu saya tak ingin membenci keadaan saya. 





    Jika ditanya sekarang, apakah saya dan istri ingin lebih kaya dari ini? Kami hanya bisa jawab, jika diberi kekayaan, kami pun tak akan tahu menggunakan uangnya untuk apa. Karena kami tak punya cita-cita ingin beli ini atau itu. Hidup saya sekarang baik-baik saja, begitu juga saat dulu, baik-baik saja meski tak punya apa-apa. Dan saat tahu bahwa hidup saya baik-baik saja, itu sudah cukup menyenangkan. Dan untungnya dari dulu saya tak pernah berhutang hingga jadi beban! Hidup tanpa berhutang itu penting bagi saya. 


    Baca juga: Ringgo Agus Rahman Berbagi Pelajaran Hidup Terbaik


    (Givania Diwiya / FT / Image: Dok. Ringgo Agus Rahman / Layout: Rhani Shakurani)