Better You

Simak! Ini 8 Cara untuk Menghentikan Bloating

  by: Givania Diwiya Citta       30/9/2020
  • Kita semua tahu betapa tak enaknya dan betapa rasanya ingin meledak saat bloating. Sering kali bloating muncul karena menyantap beberapa makanan tertentu (seperti roti yang tak balik mencintai kita) – tapi mengetahui apa saja yang menjadi pemicunya saja belum cukup untuk mengatasi rasa bloating saat kita terjebak dalam kondisi tersebut.


    Sayangnya, kamu tak selalu bisa memprediksi apa yang menjadi penyebabnya. “Bloating disebabkan karena gas yang tercipta di sistem pencernaan yang terproduksi sebagai produk hasil dari cernaan bakteri,” ujar The London Nutritionist, Jo Travers. “Itu bukanlah semerta-merta tanda bahwa ada sesuatu yang salah, tapi ia hanya bisa memberi rasa tak nyaman dan bisa menjadi pertanda bahwa microbiome Anda kurang dari yang seharusnya.”




    Kalau begitu, apa yang bisa dilakukan? Ini adalah delapan langkah sederhana untuk meminimalisir bloating, baik secara cepat ataupun untuk jangka panjang nanti.


    Cara untuk menghentikan bloating sekarang juga


    1. Makan probiotik

    Hal pertama yang bisa dilakukan untuk meredakan bloating adalah memakan probiotik yang kualitasnya bagus. Probiotik akan mengantar banyak bakteri hidup ke sistem pencernaan untuk membantu merestorasi ketidakseimbangan yang ada, ia pun bekerja cepat dan metode ini mudah untuk dilakukan. “Pilih satu probiotik dengan hitungan bakteri tinggi dan dengan macam-macam bakteri yang berbeda."


    2. Buang angin

    Maaf bukannya tidak sopan, tapi kadang tubuh kamu yang bloating itu sebenarnya hanya ingin melepas udara di dalamnya. Buang angin – idealnya adalah di tempat privat seperti di rumah atau di kamar mandi – akan menjadi cara paling instan untuk membuatmu merasa lebih baik dalam sekejap.



    “Sebetulnya, menghindari akan jadi lebih baik ketimbang menyembuhkan jika kita berbicara tentang bloating,” ujar Jo. “Tapi buang angin adalah metode paling cepat! Jika Anda menderita dari rasa terjebak oleh angin, lakukanlah latihan lembut untuk abdomen, juga cat, cow, dan child pose dari yoga, yang sudah terbukti berguna bagi beberapa orang.”


    3. Coba minum teh

    Disarankan untuk mencoba teh herbal agar menghentikan bloating – beberapa menyarankan peppermint. Bagaimana pun juga, sadarilah bahwa ini bukanlah teknik yang selalu terbukti. “Meski fennel tea seringkali direkomendasikan, tapi tak banyak bukti ilmiahnya yang ditemukan,” jelas Jo.



    Cara untuk menghentikan bloating di masa depan

    Kalau kamu adalah tipe orang yang kerap menderita bloating, kamu mungkin ingin mulai ambil langkah untuk bisa meminimalisirnya. Diet jadi sangat penting kalau kamu ingin mereduksi frekuensi bloating kamu, dan meski kita semua punya masing-masing makanan pemicunya, ada beberapa makanan yang disarankan oleh para ahli diet sebagai yang paling bermanfaat untuk perut.


    4. Makan lebih banyak serat

    “Semua makanan yang sehat untuk sistem pencernaan adalah semua yang punya kandungan serat di dalamnya,” ujar Jo. Buah-buahan, sayuran, gandum penuh dan kacang-kacangan adalah contohnya. Makanan yang difermentasi juga berguna karena mengandung bakteri baik yang secara alami muncul, yaitu Lactobacillus. Yoghurt, kefir, kimchi, dan kombucha juga masuk ke kategori ini. Mengonsumsi kombinasi dari beberapa makanan ini bisa mencukupi kebutuhan yang diperlukan.





    5. Coba perencanaan nutrisi baru

    “Diet Mediterania bagus untuk sistem pencernaan karena ia mengandung banyak gandum penuh, buah, dan sayuran. Tapi yang tak dikandungnya juga penting untuk diperhatikan, lho. Lemak jenuh, produk pork yang telah dikemas, makanan yang digoreng, makanan yang mengandung gula, semuanya bisa mengganggu microbiome yang baik dan berkontribusi membuat bloating.”


    6. Meditasi

    Tentu saja, tak selalu apa yang dimakan punya efek pada tubuh kamu, mood kamu pun punya peranan, lho. “Selain diet, stres juga punya efek besar untuk kesehatan sistem pencernaan, tapi hal ini bisa diredakan dengan teknik manajemen stres, seperti meditasi yang bisa membantu,” ujar Jo.



    7. Tidur yang cukup

    “Begitu pula, penting untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan tidur yang cukup. Mungkin tampaknya tak ada hubungan langsung antara tidur dan kesehatan sistem pencernaan, tapi bukti menunjukkan bahwa satu malam dengan tidur yang buruk bisa mengganggu microbiome di sistem pencernaan dan pada akhirnya bisa membuat bloating lebih rentan terjadi.”


    8. Kunjungi dokter

    Kalau masalah ini tak kunjung selesai, dan setelah melakukan diet pun kamu tak berhasil (atau bahkan membuatnya jadi lebih buruk), kini saatnya untuk mengunjungi dokter dan berkonsultasi akan kemungkinan IBS – sebuah kondisi yang diderita sekitar sepertiga orang dewasa di UK – yang punya dampak besar untuk kehidupan sehari-hari.


    “IBS bukanlah hanya satu hal saja, tapi ia adalah koleksi dari berbagai gejala yang diderita sistem pencernaan, yang memungkinkan seseorang terkena satu hingga lebih dari bloating, gas berlebih, diare, konstipasi, sakit perut, dan kram,” ujar Jo.



    “Tidak ada tes spesifik untuk IBS. Ia bisa didiagnosa menggunakan kriteria tegas dari gejala yang dirasa, apa yang memicunya, dan seberapa sering itu terjadi,” lanjut Jo. “IBS adalah kondisi yang sangat individual karena berdampak pada seseorang dengan cara yang berbeda-beda. Terkadang itu dipengaruhi dari apa yang kita makan, tapi juga karena hal-hal lain seperti stres. Dengan gejala yang berbeda-beda, maka perawatannya pun seringnya berbeda pula, tergantung pada pemicunya. Beberapa orang kadang menemukan bahwa mengubah diet mereka bisa membantu, sementara yang lain menemukan bahwa teknik mengelola stres yang justru membantu.”


    Ingatlah untuk berkunjung ke dokter ketika kamu khawatir dengan perubahan tubuhmu.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan.com/uk / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / Image: Alexsandro Calixto from Pexels / Abigail Malbon)