Love & Sex

28 Tanda Rasa Cintamu Tidak Bertepuk Sebelah Tangan

  by: Nadhifa Arundati       7/9/2021
  • “Sebenarnya, perasaan aku ke dia itu bertepuk sebelah tangan atau tidak sih?” Well girls, mencari tahu jawaban terkait isi hati si dia memang enggak ada habisnya, pasti selalu menimbulkan banyak misteri…. Bagaimana pun juga, kode atau sinyal yang diberikan oleh gebetan menjadi panduan penting bagi kamu untuk melihat, is he into you or not. Seperti yang kita ketahui, pria cenderung tertutup saat bersinggungan dengan perasaan, hal ini didorong oleh lingkungan yang mengharuskan pria untuk selalu terlihat tangguh dan tidak sensitif (so last year!). Maka agar kamu tidak pusing memikirkan perasaan si dia, Cosmo punya beberapa cara untuk mengetahui apa yang sebenarnya si dia rasakan terhadapmu, simak!


    1. Dia menatap matamu.

    Menurut Payal Patel, seorang terapis spesialis pernikahan dan keluarga, menjelaskan bahwa kontak mata adalah komunikasi non-verbal yang sangat powerful. “Saat seseorang berani melihat kedua matamu di tengah pembicaraan, tandanya dia tertarik untuk menyimak ucapan yang kamu sampaikan,” jelasnya. “Kontak mata juga mampu membangun hubungan menjadi semakin intim.”





    2. Dia mau terlihat bersih di hadapanmu.

    Saat kamu mengunjungi rumahnya, si dia dengan sigap langsung membersihkan barang-barang di sekitar, menjadi bukti kalau dia ingin menunjukkan the best version of himself, pernyataan ini dipaparkan oleh Sex Coach and Educator, Sara Tang. Atau hal-hal kecil lainnya, seperti berpakaian rapih, menggunakan parfum yang menggoda, menata rambut, semua usaha ini mampu memperlihatkan kalau si dia punya ketertarikan denganmu.


    3. Dia suka melakukan deep conversation denganmu.

    Kalau si dia mulai bertanya banyak hal tentangmu – bukan sekadar menanyakan kabar, kemudian menghilang (ugh, please) – contohnya seperti: melontarkan pertanyaan tentang apa yang kamu kejar dalam hidup, tandanya si dia ingin mengenal dirimu jauh lebih dalam, hal ini dipertegas oleh Sara Tang.


    4. Dia berani mengungkapkan perasaan di depanmu.

    Seperti yang sudah Cosmo katakan di awal, umumnya, seorang pria meras sulit untuk mengutarakan perasaannya, apalagi kalau sedang merasa sedih, memendam adalah jalan keluar yang sering mereka pilih… But well, menurut Patel dan Tang, jika seorang pria mulai terbuka denganmu terkait perasaan dan masalah pribadi, pertanda kalau dia sudah menaruh rasa percaya yang lebih kepadamu. This can be a good sign.


    5. Dia mau diajak hangout bersama teman-temanmu.

    Banyak ungkapan seperti ini: saat kamu mengencani seseorang, tandanya kamu juga harus berteman dengan teman-temannya, Cosmo is agree with this. Seorang pekerja sosial klinik, serta penulis buku Writing with Love: A Guided Journal for Couples, Ashley Starwood mengatakan, jika seorang pria mau bergabung, untuk menghabiskan waktu bersama teman-temanmu, maka dia menganggap hubungan ini bukan hanya sekadar casual hook-up.


    6. Dia menghargai batasan yang kamu miliki.

    Batasan adalah hal terpenting yang harus kamu miliki dengan siapa pun, bahkan dengan pria yang saat ini sedang kamu incar. Patel mengungkapkan, saat kamu memberikan batasaan di waktu first date – no kissing or having sex – lalu jika si dia mau menghargai keputusan tersebut, berarti dia menganggapmu tak hanya sebagai sex buddy.


    7. Dia ingin mendapatkan saran darimu.

    Starwood menyatakan, jika seorang pria meminta saran perihal pekerjaan, keluarga, atau bahkan pakaian mana yang bagus untuk dia kenakan, sudah sangat jelas kalau dia membutuhkan sosokmu, hampir dalam segala aspek.


    8. Dia mengikuti body language kamu.

    Body language itu ibarat sebuah isyarat yang bisa kita ungkapan secara tidak langsung – bahkan dengan body language, kita dapat menggoda seorang pria, hmm…. Very interesting. Maka saat kalian berdua sedang berkencan, kemudian si dia selalu mengikuti body language dan gaya bicaramu, secara tak sadar, ini adalah tanda kalau si dia punya ketertarikan lebih, ucap seorang ahli Sexual Health and Wellness, Tatyannah King. “Alasan seorang pria melakukan hal tersebut yakni mereka ingin membangun koneksi dan kepercayan denganmu,” tambahnya.


    9. Dia selalu ingin bertemu denganmu.

    Bisa dikatakan, saat seorang pria selalu membuat rencana untuk berkencan (tak hanya di waktu weekend atau booty calls saja), menjadi tanda paling kuat kalau dia ingin memiliki hubungan yang lebih dari ini. King menambahkan, “pria akan membuat berbagai rencana hanya untuk bisa menghabiskan waktu denganmu, seperti camping, mengunjungi pantai yang indah, atau sekadar mengobrol di coffee shop.”


    10. Dia mengajakmu ke acara keluarga.

    Girls…. Jika seorang pria sudah menceritakan ke ibunya tentang dirimu, ini adalah pertanda yang sangat, sangat baik! “Dia akan merasa senang kalau kamu mau diajak dan diperkenalkan kepada keluarganya,” sebut King.


    11. Dia selalu ingat hal-hal kecil yang pernah kamu katakan.

    Ada perbedaan tipis antara: pria yang medengarkan ceritamu hanya untuk menambah obrolan, atau pria yang selalu menjadi pendengar yang baik, karena dia peduli. “Keduanya memang sulit untuk dibedakan, namun ada satu cara untuk melihatnya, saat pria mengingat hal-hal kecil yang kamu ceritakan sebelumnya dan bertanya lebih dalam terkait masalah yang kamu alami, tandanya pria tersebut memang punya rasa tertarik yang lebih terhadapmu,” sebut Relationship and Intimacy coach, Azaria Menezes.


    12. Dia selalu mendukungmu untuk melakukan kegiatan yang selama ini kamu inginkan.

    Kamu pasti punya banyak keinginan, contohnya seperti: ingin belajar lari marathon, atau mengambil jalur pendidikan yang lebih tinggi. Well, kalau menurut Menezes, saat pria selalu mendukung dan memotivasi keinginan atau tujuan hidup yang sudah kamu rencanakan, he has your best interest at heart.


    13. Dia mau merencakan liburan bersamamu.

    Saat kamu mengajaknya untuk ikut pergi liburan bersama, kemudian dia menjawab, “kedengarannya menarik, aku mau melakukannya denganmu!” Ehm… Memang sih pria bisa saja memberikan jawaban yang ‘mengambang’ alias omong doang. Tetapi kamu bisa membedakan kok, mana pria yang hanya sekadar memberi janji manis dengan pria yang benar-benar mau melakukannya!


    14. Dia mau menyaksikan serial favoritmu.

    Menonton serial di akhir pekan adalah kegiatan paling nyaman yang sering kita lakukan. Namun saat si dia mau ikut menyaksikan serial favoritmu – meski dia tak begitu menyukai genre-nya (imagine you’re watching Queers with him…) – kalau dia tak merasa keberatan dan malah ikut terhibur, maka kamu sudah tahu kan ini pertanda apa?


    15. Dia membantumu saat pindahan rumah.

    Jujur, pindahan rumah adalah kegiatan yang paling bikin kepala jadi pusing – banyak sekali barang yang harus dipisahkan di beberapa kotak. So, kalau si dia menawarkan diri untuk membantu, ini adalah pertanda yang kuat…. Bahwa si dia sudah siap menjadi pendamping hidupmu... Nope, just kidding, it's too soon! tetapi intinya, si dia memang benar menyukaimu, jika dia mau membantu di saat kamu sedang butuh atau dalam kesulitan.


    16. Dia tak keberatan dengan ~selfies~.

    Pria yang menyukaimu tak akan merasa keberatan untuk melakukan selfie bersama, malah meminta kamu untuk lebih sering mengabadikan setiap momen bersama. Dia tak akan takut dirinya ter-expose oleh followers di media sosial kamu.


    17. Dia tak pernah mengatakan hal ini: “sepertinya kita terlalu sering bertemu.”

    Akui saja, saat menyukai seseorang, rasanya ingin bertemu setiap hari, hanya untuk memandangi wajah dan menghabiskan waktu bersama. Jika seorang pria mengajakmu bertemu hanya saat akhir pekan atau mungkin sesekali dalam seminggu….. Well, you need to hear this: he’s not that into you. Maka kalau seorang pria melakukan hal sebaliknya, you know the answer.


    18. Dia memberimu perhatian lebih.

    Berkencan dengan si dia tak hanya sebatas duduk di sofa sambil menyaksikan film bersama (meski kedengarannya tetap menyenangkan sih) tetapi si dia akan mengajakmu untuk melakukan kegiatan yang jauh lebih menyenangkan (bertujuan untuk menyenangkanmu), seperti mengajak keliling taman yang indah, mengunjungi tempat favoritnya, atau menghabiskan waktu sembari menikmati ice cream yang semanis momen kalian berdua, love it!


    19. Dia selalu mengajak untuk ‘berkencan’ bukan hanya ‘hangout’.

    Sebenarnya, berkencan dan hangout itu enggak ada bedanya, tetap saja judulnya 'menghabiskan waktu bersama'. Tetapi perlu dipertegas, jika pria mengajakmu pergi dengan label 'berkencan', tandanya dia punya intensi yang lebih, bukan hanya sebatas teman. Berbeda hal kalau si dia hanya mengajakmu untuk hangout atau nongkrong, it’s literally not a thing.


    20. Dia tak takut untuk mengirim double-text.

    Di masa PDKT atau pendekatan, pasti ada banyak hal yang kamu atau si dia pertimbangkan, khususnya perihal texting – kalau terlalu sering mengirim double-text, nanti malah terkesan agresif… But girls, sejujurnya hal tersebut hanya asumsi saja. Justru saat seorang pria tak takut untuk mengirim banyak pesan dalam waktu bersamaan, tandanya dia memang benar-benar tertarik untuk berbicara denganmu. And so do you, jangan termakan oleh rasa gengsi, asalakan apa yang kalian utarakan sesuai dengan topik pembicaraan.




    21. Dia mau menginap di rumahmu.

    Biasanya, seorang pria tak akan menghabiskan waktu yang lama di atas kasur (when the sex is done, it’s done) karena dia memang tak memiliki ketertarikan secara emosial. Berbeda hal kalau si dia justru meminta izin untuk menginap, serta menghabiskan sepanjang malam untuk cuddling dan deep talk bersamamu. You know that it’s getting bigger.


    22. Dia tak sungkan untuk melakukan kegiatan personal bersamamu.

    Pergi ke supermarket, membeli peralatan rumah, semua ini umumnya dilakukan sendiri. Namun seketika, si dia menawarkan diri untuk menemanimu…. Whoa, another strong sign.


    23. Dia meninggalkan sikat giginya di rumahmu dan tidak merasa aneh dengan hal tersebut.

    Coba kamu pikirkan, saat si dia meninggalkan sikat gigi (alat yang paling umum untuk dipakai setiap hari) di rumahmu, tandanya si dia akan lebih sering lagi dong untuk mampir ke rumah? Jawabannya adalah: betul! Karena bagi seorang pria, meninggalkan sikat gigi adalah hal yang aneh, jadi kalau dia sudah mulai berani melakukannya dan semakin sering mengunjungimu, he likes you that much.


    24. Dia berani mengungkapkan rasa kangen.

    Untuk kalian di luar sana, yang merasa sulit sekali untuk mengungkapkan rasa kangen, what’s the matter with you guys?! Memang sih, menyatakan rasa kangen itu butuh keberanian yang cukup tinggi, apalagi jika orang tersebut belum menjadi pasangan kita. Tetapi hal ini harus digaris bawahi, saat gebetan kamu sudah mulai berani mengatakan, “aku kangen kamu, deh.” Ehm! Sudah jelas dia menyukaimu, tanpa ada keraguan.


    25. Dia mempertemukanmu dengan teman-temannya

    Jauh sebelum bertemu orang tua, kamu harus lebih dahulu bertemu dengan teman-temannya. Ini adalah langkah yang cukup serius, karena si dia ingin kamu bisa berbaur dengan lingkungan pertemannya.


    26. Dia melakukan ‘sedikit’ PDA.

    Yes, public display of affection, tetapi yang dibahas di sini, bukan berarti si dia mengajakmu kissing atau make out di depan umum, ya! Lebih kepada sentuhan-sentuhan kecil yang dia lakukan terhadapmu. Seperti merangkul, menyentuh tangan secara halus, menggandeng dengan alasan ‘takut hilang’, serta langkah lain yang berani dia lakukan di depan umum.


    27. Dia tidak sibuk membuka handphone saat sedang bersamamu.

    Tak hanya soal suka atau tidak suka, memainkan handphone saat sedang menghabiskan waktu bersama orang lain adalah sikap yang kurang (atau TIDAK) sopan. Namun melihat perlakukan si dia – tak pernah membuka handphone dan selalu asyik berbicara denganmu…. Then again, he’s completely into you.


    28. Dia menujukkan hal-hal yang dia sukai.

    Ingat adegan paling iconic di serial The Office, saat Pam menanyakan tentang lagu baru ke Jim, kemudian mereka mendengarkannya bersama? Yup, sama hal-nya dengan perlakukan si dia ke kamu. Kalau si dia tak ragu untuk menunjukkan lagu, film, makanan, atau bahkan kegiatan favoritnya, pertanda bahwa dia mau membawamu ke dalam ‘dunianya’, as simple as that.


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh penulis / Alih bahasa: Nadhifa Arundati / Image: Dok. Helena Lopes on Unsplash)