Better You

Apakah Mengonsumsi Susu Bikin Jerawatan? Ini Jawabannya!

  by: Giovani Untari       9/9/2021
  • Mencari formula agar kulit wajah sehat dan bebas dari masalah memang terbilang rumit. Beberapa di antara kita beruntung, bisa meraih #skingoals melalui rangkaian skincare yang digunakan. Sementara tak sedikit pula dari kita yang masih berjuang untuk menemukan produk skincare yang tepat bahkan melakukan berbagai treatment agar kulit wajah kembali sehat dan bebas jerawat.


    But girls... Cosmo punya satu pertanyaan penting yang harus kamu jawab: Apakah kamu sering mengonsumsi minuman latte, es krim creamy, atau salad buah keju?



    Jika jawabannya adalah ya, maka ada kemungkinan produk dairy yang kamu konsumsi menjadi penyebab masalah kulitmu. Whaaat?!

    "Ada penelitian membuktikan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan kaya kandungan dairy di dalamnya memiliki risiko tinggi mengalami masalah peradangan kulit seperti jerawat, psoriasis, dan eksim. Risiko tersebut akan semakin bertambah apabila mereka juga sering terekspos polusi, merokok, serta mengonsumsi makanan kemasan dan tinggi gula," ujar Dr Niketa Sonavane, seorang celebrity dermatologist dan founder of Ambrosia Aesthetics di Mumbai, India.




    BAGAIMANA SUSU MEMENGARUHI KONDISI KULIT KITA?

    Susu sapi yang umumnya kita konsumsi mengandung kasein dan protein whey. "Keduanya mampu meningkatkan kadar hormon pertumbuhan dalam tubuh seperti insulin-like growth factor-1(IGF-1), yang mana hal ini erat kaitannya dengan peningkatan sebum dan membuat para pemilik kulit acne-prone lebih mudah teriritasi. Di samping itu, beberapa sapi dan kerbau mungkin juga menerima penyuntikan hormon untuk meningkatkan produksi susunya. Ketika Anda mengonsumsi produk dairy yang dijual di pasaran (hasil dari hewan injeksi hormon tersebut), ini akan memengaruhi ketidakseimbangan hormon Anda."


    Dari beberapa penelitian ditemukan juga fakta bahwa 50% populasi warga dunia ternyata mengalami intoleransi laktosa. Kondisi ini membuat tubuh seseorang kesulitan untuk mencerna laktosa yaitu gula alami yang berasal dari susu. "Faktor tersebut juga bisa membuat seseorang mengalami alergi di kulit dan hipersensitivitas." tambah Dr Niketa.

    Produk dairy juga bisa memicu pertumbuhan bakteri tidak sehat dan menyebabkan peradangan di usus. "Masalah ini membuat Anda kesulitan dalam mencerna dan menyerap makanan yang dikonsumsi. Ini pun bisa mengakibatkan Anda mengalami kekurangan vitamin dan kulit kusam," ujar sang dokter.

    Dan jika kamu berpikir untuk mengganti susu sapi reguler ke susu skim, maka Dr Niketa menyarankan kamu untuk mempertimbangkan hal tersebut. Pasalnya susu skim ternyata juga bisa memicu munculnya jerawat dan masalah peradangan kulit lainnya karena melalui sejumlah proses pengolahan tertentu.





    JADI APA YANG BISA KITA LAKUKAN?

    Mulailah dengan mengurangi produk dairy dalam menu makan dan minuman harian kamu. Lalu lihatlah apakah ada perubahan pada kondisi kulitmu. "Kurangi asupan dairy dan pilihlah makanan yang menggandung serat tinggi. Tingkatkan juga asupan makanan dan suplemen yang kaya kandungan Omega-3 untuk mendapatkan kulit bebas jerawat," saran Dr Niketa.


    Jika kamu benar-benar serius ingin memperbaiki kondisi kulitmu, sebaiknya jangan mengganti produk susu sapi ke susu almond atau susu kedelai. Lebih baik ubah minumanmu ke teh hijau atau kopi hitam. Keduanya mengandung antioksidan yang membantu menjaga kesehatan kulit dan membuat kulit lebih glowing. 




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan India / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Giovani Untari / Ed. / Images: Dok. Polina Tankilevitch from Pexels, ROMAN ODINTSOV from Pexels, Cats Coming from Pexels).