Beauty

Kenali Penyebab Stretch Mark & Cara Menghilangkannya!

  by: Fariza Rahmadinna       14/9/2021
  • First thing first, stretch marks is normal! Memiliki stretch marks adalah 100 persen hal yang sangat normal terjadi dan bisa dialami oleh pria maupun wanita. Kehamilan serta pertumbuhan pada masa pubertas adalah dua penyebab umum yang dapat menyebabkan stretch marks, apalagi jika mengalami perubahan bentuk tubuh secara drastis.


    Apa itu stretch marks?




    Stretch mark, atau bahasa medisnya: striae, terjadi ketika kulit mengalami perubahan bentuk dengan cepat karena pertumbuhan atau penambahan berat badan. Stretch mark terjadi karena lapisan dermis menipis saat kulit mengalami peregangan, sehingga lapisan kulit di bawahnya muncul ke permukaan.



    Pada awalnya, stretch mark akan muncul sebagai garis tipis berwarna merah atau ungu pada kulit, yang memiliki tekstur berbeda dari lapisan kulit di sekitarnya. Seiring berjalannya waktu, sebagian besar stretch mark akan memudar dan berubah warna menjadi lebih terang atau hampir transparan.


    Apa yang menyebabkan munculnya stretch marks?


    Menurut dokter kulit Arash Akhavan, MD, stretch mark disebabkan ketika ada periode pertumbuhan yang cepat pada tubuh, seperti lonjakan pertumbuhan, kehamilan, penambahan berat badan, atau peningkatan massa otot, yang tiba-tiba meregangkan kulit, dan pada gilirannya menyebabkan kolagen-kolagen (bundle collagen) di bawah kulit merobek — terjadi setiap kali kulit diregangkan melampaui batas tariknya.


    Ketika kulit kembali ke keadaan semula yaitu, ketika berhenti tumbuh, itu bisa menyebabkan munculnya garis tipis dan kerutan, karena tidak didukung oleh struktur kolagen yang sama di bawahnya.


    Stretch marks dapat muncul di beberapa bagian tubuh, seperti lengan, punggung, payudara, paha, betis kaki, bokong, panggul, bahu, dan perut.


    Selain kehamilan dan lonjakan berat badan, kamu mungkin memiliki stretch marks yang disebabkan oleh faktor genetik. Menurut Samantha Ellis, dokter kulit sekaligus instruktur klinis dermatologi di University of California, menjelaskan bahwa faktor genetika juga bisa menjadi penyebab lain munculnya stretch marks atau striae.


    Bagaimana cara menghilangkan stretch marks?


    Perlu dipahami, stretch marks tidak berbahaya dan dapat memudar seiring berjalannya waktu. Namun, perawatan berikut ini mungkin diperlukan untuk membantu memudarkan tampilan stretch mark dengan lebih cepat. Berikut tipsnya:


    1. Menggunakan retinoid


    Retinoid merupakan senyawa kimia turunan vitamin A, yang dapat membuat kulit tampak awet muda dan lebih halus dengan membantu membangun kembali serat kolagen kulit. Hal ini tertulis dalam penelitian Jama Dermatology Journal, bahwa retinoid dapat membantu memudarkan tampilan stretch marks.


    Cukup mengoleskan krim, lotion, atau gel yang mengandung retinoid secara topikal setiap hari untuk membantu memudarkan tampilan stretch marks. Selain itu, mengonsumsi makanan kaya vitamin A, seperti wortel dan sweet potatoes, juga bisa meningkatkan kadar vitamin A, sehingga bisa membantu memudarkan stretch marks.


    Bagi kamu yang baru pertama kali bersentuhan dengan retinoid, ada baiknya untuk melakukan patch test terlebih dahulu. Ini karena, kandungan retinoid dapat menyebabkan iritasi pada jenis kulit yang lebih sensitif.


    2. Menggunakan obat resep tretinoin


    Jika kamu sudah mencoba produk yang mengandung retinoid, tetapi tidak membuahkan hasil yang diharapkan, kamu mungkin bisa pertimbangkan untuk menggunakan obat resep tretinoin. Tretinoin adalah turunan sintetis vitamin A, yang hanya tersedia dengan resep dokter. Berbeda dengan retinol, lho! Kalau retinol adalah bentuk alami dari vitamin A, tretinoin adalah versi sintetis yang dinilai jauh lebih kuat.


    Bahan ini digunakan untuk meremajakan kulit, meningkatkan pergantian sel, dan menginduksi produksi kolagen. Sayangnya, karena agresivitasnya bahan ini tidak disarankan untuk kulit sensitif.


    Saat menggunakan formula tretinoin, gunakan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi, dan hindari paparan sinar matahari bila memungkinkan. Ini karena, obat resep tretinoin dapat membuat kulit jauh lebih sensitif terhadap sinar matahari daripada biasanya.


    3. Membangun kembali sel kulit dengan microneedling


    Menurut ahli dermatologi, Shari Sperling, treatment microneedling adalah pilihan yang bagus untuk membantu memudarkan tampilan stretch mark. Microneedling lebih menargetkan lapisan tengah kulit atau dermis. Dalam prosedur ini, menggunakan alat khusus yang memiliki banyak jarum kecil untuk ditusukkan ke kulit, sehingga bisa memicu produksi kolagen. Peningkatan kolagen dan elastin dapat mendorong regenerasi kulit yang bisa mengurangi stretch mark.


    4. Meningkatkan produksi kolagen dengan terapi laser


    Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya, stretch marks terjadi ketika kolagen yang berada di bawah kulit mengalami robekan. Untuk memudarkan tampilannya, dibutuhkan perawatan yang mampu meningkatkan produksi kolagen, seperti terapi laser. Terapi laser adalah pilihan pengobatan umum untuk membantu memudarkan tampilan stretch mark. Terapi laser merangsang produksi kolagen pada area yang terkena. Ini akan membuat tampilan stretch marks memudar.


    5. Melakukan treatment radiofrequency


    Radiofrequency menggunakan energi gelombang radio untuk menciptakan panas dan merangsang produksi kolagen, yang tentu saja dapat membuat tampilan stretch marks memudar. Dikutip dari Webmd, satu studi kecil menjelaskan bahwa treatment ini terbilang aman dan dapat mengurangi tampilan stretch marks pada kulit.


    6. Melakukan microfocused ultrasound therapy


    Microfocused ultrasound therapy, atau disebut juga sebagai ultherapy adalah terapi yang bekerja hampir mirip dengan treatment radiofrequency. Ultherapy bekerja dengan mengirimkan gelombang suara jauh ke dalam kulit untuk memanaskan dan mengencangkan serta merangsang produksi kolagen. Pada gilirannya, ini dapat membantu memudarkan tampilan stretch marks.


    7. Microdermabrasion


    Mikrodermabrasi adalah prosedur facial tanpa rasa sakit untuk mengurangi tampilan stretch mark pada kulit. Prosedur ini menargetkan epidermis (lapisan kulit atas), dan bekerja dengan merangsang kulit untuk mengencangkan kolagen dan elastin.


    Dalam prosedurnya, formula exfoliating crystals berukuran kecil disemprotkan ke area kulit yang memiliki stretch marks, lalu sebuah alat khusus digosokkan pada area tersebut. Bersamaan dengan itu, sel-sel kulit mati yang berada di permukaan kulit ikut terangkat. Ini bisa merangsang pertumbuhan sel kulit baru yang lebih elastis sehingga tampak seperti normal kembali.




    Setelah prosedur, kulit kamu mungkin akan terasa kencang, kering dan bahkan bisa muncul kemerahan. Untuk hasil yang efektif, kamu perlu melakukan beberapa kali prosedur mikrodermabrasi.


    Sekali lagi, tingkat keparahan stretch mark kamu akan memengaruhi hasil dari prosedur ini.



    (Fariza Rahmadinna/VA/Image:Doc. Alena Shekhovtcova on Pexels)