Better You

5 Alasan Mengapa Cheat Day Ternyata Penting Saat Diet!

  by: Giovani Untari       20/9/2021
  • Diet menjadi salah satu yang memegang peranan penting saat kita ingin membuat tubuh lebih tone up, membentuk otot, mengurangi berat badan, atau meningkatkan performa fitness. Dan kebanyakan diet mengharuskan kita untuk mengurangi konsumsi karbohidrat dan gula di makanan / minuman yang dikonsumsi.

    Jadi bagaimana dengan burger juicy, deretan donat manis, atau es kopi susu manis kesukaan? Hiks!




    Well, Cosmo memahami perasaanmu. Untuk tetap giat dan konsisten saat diet jelas bukanlah suatu hal yang mudah. Itu semua membutuhkan dedikasi, kemauan yang kuat, serta komitmen tinggi dalam menentukan pilihan makanan sehat yang kita konsumsi saat diet.

    "Sebenarnya adalah hal yang alami jika kadang kita ingin menyerah dan lebih memilih mengonsumsi junk food atau makanan favorit lainnya saat sedang diet," ujar Paraj Primlani, Founder dari ParaFit, sebuah perusahaan kesehatan dan nutrisi yang menawarkan segala kebutuhan untuk fitness


    Hal inilah yang pada akhirnya membawa kita pada konsep "cheat days", di mana sebuah ide untuk beristirahat sejenak dari pola makan yang strict bagi mereka yang sedang diet atau fitness enthusiasts. Cheat day biasanya dilakukan satu hari dalam seminggu agar tidak menganggu program diet. 



    Paraj juga mendukung agar seseorang melakukan cheat day satu hari dalam seminggu. Menurutnya cara ini akan membantu tubuh seseorang tetap stay on track dengan tujuan diet dan fitness mereka. Riset juga menunjukkan bahwa melakukan istirahat sejenak dari diet strict tidak hanya bisa meningkatkan metabolisme tetapi juga membantu menurunkan berat badan.


    Ini dia 5 alasan mengapa cheat day sangat penting bagi kamu yang sedang diet:


    1. Meningkatkan metabolisme tubuh

    Cheat day kerap dikaitkan dengan peningkatan produksi hormon leptin di tubuh. Para pakar managemen berat badan percaya bahwa semakin tinggi kadar leptin, maka akan semakin membantu meningkatkan metabolisme tubuh. 

    Hasilnya? Tubuh juga lebih cepat dalam membakar kalori dan menurunkan berat badan. Saat kamu sedang menjalankan diet defisit kalori, tubuh akan ikut mengubah sistem metabolismenya karena asupan kalori yang lebih rendah dari biasanya. Tetapi para ahli pun percaya bahwa dengan menjadwalkan cheat day secara teratur, cara ini akan membantu mencegah terjadinya penurunan metabolisme tubuh.


    2. Membuat tubuh lebih berenergi

    Saat kamu menjalankan pola diet ketat dalam jangka waktu yang panjang, ada kemungkinan jumlah simpanan glikogen dalam otot akan ikut berkurang. Hal ini bisa memicu terjadinya rasa nyeri dan sakit pada area otot dan berdampak pada performa workout kamu. Dengan menjalani cheat day dan mengonsumsi karbohidrat bisa membantu mengisi kembali glikogen dan membuat tubuh lebih berenergi.





    3. Mengatur keseimbangan hormon

    Diet rendah kalori juga bisa ikut menganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Efeknya kita terkadang kita mengalami siklus menstruasi yang jadi tidak teratur, rambut rontok, pusing, dan kelelahan. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi menu tinggi kalori sekali dalam seminggu dapat membantu menjaga keseimbangan dari hormon yang berfungsi mengatur metabolisme dan produksi insulin tubuh.

    Cheat day tidak hanya membuat tubuh lebih mudah beradaptasi pada cara diet baru, tetapi juga membantu mengurangi efek samping yang ditimbulkan oleh pola diet tertentu.


    4. Menghindari rasa bosan karena diet yang monoton

    Beberapa pola diet rendah kalori seperti diet Keto atau Paleo bisa terasa monoton dan ikut memengaruhi kondisi kesehatan mental yang menjalaninya. Cheat day akan membuat sisi psikologis kita lebih bahagia karena sedikit terbebas dari situasi monoton tersebut. 

    Di hari tersebut, kita bisa bebas makan apa saja tanpa merasa bersalah dengan kalori yang masuk di tubuh. Beristirahat sejenak dari pola makan yang ketat justru akan membantu tubuh untuk lebih mengurangi rasa 'ngidam' atas makanan tertentu di hari kita melakukan diet.


    5. Membantu kita lebih konsisten saat diet

    Kebanyakan dari kita gagal saat diet karena tidak sanggup menjalaninya dalam periode waktu tertentu. Seringnya kita justru tidak kuat menahan keinginan untuk makan dan justru berakhir mengonsumsi lebih banyak makanan tidak sehat setelah menjalankan diet. Itu terjadi karena kita secara tiba-tiba memberi batasan ekstrem terhadap apa yang dikonsumsi tubuh dan sebaliknya.

    Melakukan cheat day satu kali dalam seminggu membantu tubuh terhindar dari rasa 'tertekan' tersebut. Sehingga membuat proses hidup sehat kita jadi terasa lebih mudah untuk dijalani. Melakukan cheat day ternyata akan membuatmu lebih konsisten saat diet.



    "Selama apa yang Anda konsumsi tidak berlebihan, melakukan cheat day seharusnya tidak memberikan efek buruk pada kondisi kesehatan," ujra Paraj. Menjaga keseimbangan adalah kuncinya. Dan kita semua jelas butuh break sejenak dari pola diet lalu bersantai mengonsumsi satu scoop es krim, sepotong cokelat atau.. sebuah burger dengan daging nan juicy yang bisa memuaskan hasrat makan dengan cara yang sehat dan lebih terencana.

    Ingat, cheat day sebaiknya hanya satu kali dalam seminggu ya!




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan India / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Giovani Untari / Ed. / Images: Dok. Polina Tankilevitch from Pexels, Adrienn from Pexels, Valeria Ushakova from Pexels).