Better You

9 Gejala Fisik yang Sering Muncul Karena Depresi

  by: Giovani Untari       21/9/2021
  • Depresi adalah salah satu masalah kesehatan mental yang bisa memengaruhi pikiran seseorang. Tetapi siapa sangka jika depresi ternyata juga berdampak pada kondisi fisik mereka yang mengalaminya. Faktanya, beberapa orang yang didiagnosa depresi juga ikut merasakan sejumlah gejala fisik tertentu, mulai dari kesulitan untuk tidur sampai rasa nyeri yang intens.

    Cosmo berbicara dengan Dr Ahmer Aziz, seorang dokter dari AKEA LIFE, untuk mencari tahu apa saja gejala fisik yang sering muncul ketika seseorang mengalami depresi:




    1. Kelelahan

    Rasa lelah yang intens adalah sesuatu yang dilaporkan banyak dirasakan oleh seseorang yang mengalami depresi. “Anda merasa kehilangan energi dan gampang lelah, bahkan saat melakukan pekerjaan / aktivitas yang mudah sekalipun,” ujar Dr Aziz. Ia pun menjelaskan hal tersebut terjadi karena kamu merasa energi terkuras secara terus menerus akibat “perasaan sedih, putus asa, dan patah semangat yang sulit untuk dijelaskan”. 

    Dokter Aziz juga menambahkan penyebab seseorang merasa lelah lantaran mereka selalu berusaha terlihat kuat di luar dan menyembunyikan perasaan yang sesungguhnya”.



    2. Gangguan tidur

    Rasa lelahmu juga bisa disebabkan karena adanya gangguan tidur. “Anda juga bisa mengalami kesulitan untuk tidur, tidur yang terlalu sedikit atau bahkan tidak tidur sama sekali,” tukas Dr Aziz. “Saat Anda mencoba berbagai cara untuk tidur, Anda akan tetap terbangun lebih pagi tanpa ada alasan yang jelas.” Ini sering terjadi karena seseorang yang depresi umumnya memiliki sejumlah pikiran yang terus berputar di kepala mereka dan akhirnya membuat sulit tidur.



    3. Sering melakukan kesalahan

    “Biasanya kita akan selalu sharp dan fokus menjalani rutinitas harian kita,” ujar Dr Aziz. Tetapi seseorang yang mengalami depresi kerap mengalami pola hidup seolah mereka sedang ‘libur’ dan akhirnya membuat kesalahan tertentu. Sang dokter menambahkan hal ini terjadi karena “kurangnya konsentrasi dan munculnya perasaan ragu” sebagai dampak dari kondisi psikis mereka.


    4. Pola makan yang buruk

    Depresi juga bisa memicu hasrat seseorang untuk makan lebih banyak dari biasanya atau hanya mengonsumi ‘comfort food’ agar mood mereka lebih baik. Dan menurut Dr Aziz hal tersebut jika dibiarkan dapat menyebabkan kenaikan berat badan serta bisa menjadi bumerang bagi yang mengalaminya karena kepercayaan diri dan self-esteem mereka yang menurun.

    “Ada pula beberapa kasus di mana seseorang justru tidak nafsu makan dan kehilangan banyak berat badan,” ujar Dr Aziz. Tidak ada yang lebih penting dari makan yang cukup agar kamu lebih bertenaga saat mengalami fase depresi, dear!


    5. Libido yang rendah

    Jika dorongan untuk melakukan seks menurun sejak kamu mengalami depresi, itu bisa disebabkan karena tingkat kepercayaan diri dan self-esteem yang ikut menurun. “Anda akan ikut mengalami penurunan rasa kepercayaan diri, self-esteem, bahkan tingkat libido,” tukas Dr Aziz.

    Self-esteem adalah tentang bagaimana seseorang berpikir mengenai dirinya sendiri. Anda mungkin akan merasa kurang nyaman terhadap penampilan dan apa yang Anda rasakan,” tambahnya.







    6. Penurunan psikomotorik

    “Anda juga bisa merasakan bahwa gerakan Anda jauh lebih lambat dibanding orang lain,” ujar Dr Aziz. Ini karena adanya penurunan kondisi psikomotorik dan ternyata merupakan salah satu gejala fisik yang umum terjadi karena depresi. “Faktor ini juga membuat cara bicara Anda lebih lambat dari biasanya,” tutup sang dokter.


    7. Sakit dan rasa nyeri

    Sebenarnya rasa sakit dan nyeri yang terjadi masih belum ditemukan apa penyebabnya, tetapi ini adalah salah satu gejala fisik yang dialami ketika seseorang depresi. Akan lebih baik jika kamu memeriksakan kondisi fisikmu terlebih dahulu ke dokter apabila sering mengalami dua hal ini, sebelum berasumsi itu terjadi karena faktor depresi.


    8. Gelisah

    Salah satu masalah yang terjadi karena penurunan psikomotorik adalah perasaan gelisah yang terus menerus. Seseorang yang depresi dilaporkan sering merasa tidak nyaman dan mudah gelisah saat menghadapi masalah kecil sekalipun,” ujar Dr Aziz.




    9. Masalah pencernaan

    Perut yang bermasalah adalah gejala umum yang sering dialami saat depresi. “Anda bisa saja mengalami mual, diare, bahkan sulit buang air besar,” tutur sang dokter. Ini terjadi karena adanya hubungan erat antara otak dan pencernaan yang saling berpengaruh satu sama lain ketika seseorang mengalami depresi atau anxiety.


    Apabila kamu mengalami sejumlah masalah di atas, segeralah berkunjung ke dokter / profesional untuk memeriksakan kondisi kesehatanmu.




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Giovani Untari / Ed. / Images: Dok. Kinga Cichewicz on Unsplash, Verne Ho on Unsplash, kevin laminto on Unsplash, Bruno van der Kraan on Unsplash).