Kamu Harus Berhenti Chat Dia Kalau Kamu Melihat Tanda-tanda Ini…
Cosmo Babes, kadang, berhenti chat seseorang itu jauh lebih sulit daripada memulai prosesnya.
Bukan karena kita masih berharap, tapi karena kita sudah terbiasa. Terbiasa menunggu notifikasi, terbiasa overthinking, terbiasa merasa kecil hanya karena satu orang tidak memberi respons yang layak.
Artikel ini cocok untuk kamu yang diam-diam capek tapi masih bertahan. Mungkin, dalam hati kamu sebenarnya tahu bahwa hal ini tidaklah sehat, tapi kamu hanya belum berani berhenti.
Yuk, jujur sama diri sendiri lewat tanda-tanda di bawah ini.
Kamu Harus Berhenti Chat Dia Kalau Kamu Melihat Tanda-tanda Ini…

1. Kamu mulai terlihat putus asa demi perhatiannya
Kalau kamu sadar mulai chat duluan terus, double text, kirim hal random hanya supaya dia balas, ini bukan lagi komunikasi sehat.
Ini tanda kamu sedang kehilangan kendali dan harga diri. Kamu tidak seharusnya merasa seperti mengganggu hanya karena ingin berbicara.
Hubungan apa pun yang membuatmu merasa “berisik” hanya dengan menjadi diri sendiri, sudah tidak seimbang.
2. Dia mengaku sibuk, tapi punya waktu untuk orang lain
Semua orang bisa sibuk. Tapi tidak semua orang sibuk untuk orang yang dia pedulikan.
Kalau dia selalu punya alasan tidak bisa chat kamu, tapi kamu tahu dia tetap aktif ngobrol, nongkrong, atau dekat dengan orang lain, itu sinyal yang jelas.
Ini bukan soal waktu. Ini soal prioritas. Dan sayangnya, kamu bukan salah satunya.
Baca juga: Tanda Hubungan Kamu Sedang Berada di Titik Terburuk
3. Balasanmu selalu menunggu berjam-jam atau berhari-hari
Kamu mengirim satu pesan, lalu menunggu. Lama. Sangat lama. Padahal kamu tahu dia online, aktif, dan responsif ke orang lain.
Situasi ini perlahan merusak rasa percaya diri. Kamu mulai berpikir untuk tidak terlalu antusias, tidak terlalu peduli, hanya supaya terlihat “cool”.
Padahal yang sebenarnya terjadi, kamu sedang menyesuaikan diri dengan standar yang terlalu rendah.
4. Dia tidak pernah berusaha mengenal hidupmu
Kamu selalu bertanya tentang harinya, pekerjaannya, pikirannya. Tapi saat giliranmu, dia tidak benar-benar peduli. Tidak bertanya balik. Tidak menindaklanjuti ceritamu.
Kalau seseorang tertarik, dia ingin tahu. Kalau tidak, dia hanya hadir saat merasa bosan.
Baca juga: 10 Tips Kasih Kode Bahwa Kamu Suka Dia dengan Elegan!
5. Kamu terasa seperti opsi cadangan
Dia tidak peduli kamu chat atau tidak. Tidak ada perubahan sikap. Tidak ada rasa kehilangan. Kamu hanya salah satu nama di inbox-nya.
Perasaan ini pelan-pelan membuatmu merasa tidak berharga. Padahal masalahnya bukan kamu kurang menarik, tapi dia saja yang memang tidak menghargai.
6. Dia menghina atau meremehkan saat kamu mengeluh
Saat kamu jujur merasa kurang diperhatikan, alih-alih mendengarkan, dia justru mengejek. Menganggapmu berlebihan. Memberi seribu alasan klise yang sama berulang kali.
Kamu tidak sedang menuntut berlebihan. Kamu hanya meminta kejelasan dan usaha.
Dan kalau itu dianggap gangguan, berarti kamu sedang berbicara dengan orang yang salah, girls.
Baca juga: 15 Tanda Dia Tertarik Sama Kamu Saat First Date!
7. Dia selalu mencari cara mengakhiri percakapan
Balasan singkat. Nada dingin. Selalu buru-buru pergi. Atau lebih parah, menyalahkanmu setiap kali obrolan terasa tidak nyaman.
Ini tanda jelas bahwa dia tidak ingin ada di situ. Itu juga pertanda bahwa ia adalah seseorang yang ingin pergi, jadi, kamu tidak perlu mengejarnya.

So, Girls, berhenti chat dia bukan berarti kamu kalah. Justru sebaliknya. Itu tanda kamu cukup sadar untuk tidak terus-menerus memohon perhatian yang tidak tulus.
Orang yang tepat tidak akan membuatmu merasa harus mengecil agar diterima. Dan kalau chatting dengan dia lebih sering membuatmu sedih daripada bahagia, mungkin bukan dia yang harus kamu tunggu, tapi dirimu sendiri yang perlu pergi.
(Fishya Elvin (Sam)/Images: Tima Miroshnichenko, Karola G, and Anete Lusina on Pexels)