Low-Rise Bottoms Sedang Naik Daun, Babes! Simak Tips Padu Padannya

Elizabeth Alicia 31 Dec 2025

Awal milenium atau era Y2K adalah masa keemasan bagi low rise bottom. Dipopulerkan oleh selebriit global seperti Britney Spears, Christina Aguilera, hingga Alexander McQueen melalui koleksi "Bumster" yang provokatif, celana pinggang rendah menjadi simbol masa keemasan musik pop dan rock. Tren ini memuncak di tahun 2003, dimana siluet low rise bottoms menjadi item fashion ikonis yang kini kembali diadaptasi oleh sederet label mode global dan figur publik. Namun, seiring berjalannya waktu, tren ini sempat meredup dan digantikan oleh dominasi high-waist yang dianggap lebih "aman" bagi semua bentuk tubuh.

Low-Rise Bottoms Sedang Naik Daun, Babes! Simak Tips Padu Padannya

Generasi baru pecinta mode mengadopsi siluet ini dengan pendekatan yang lebih inklusif, fungsional, dan disesuaikan dengan berbagai bentuk tubuh. Namun, mengenakan potongan ini memerlukan pertimbangan agar tetap terlihat proporsional dan menarik. Berikut deretan tips mengenakan low rise bottoms yang trendi dan ramah untuk semua bentuk tubuh. 

  • Seimbangkan Proporsi Tubuh dengan Fitted Top

Khaite Pre-Fall 2026


Salah satu tantangan utama dalam mengenakan celana pinggang rendah adalah risiko terlihat  tenggelam dalam pakaian sendiri, terutama jika celana yang dipilih memiliki potongan lebar atau baggy. Karena itu, untuk menciptakan tampilan yang seimbang dan proporsional, kamu membutuhkan fitted top atau atasan yang pas di tubuh.

Penggunaan baby tee, bodysuit, atau turtle neck yang ketat berfungsi untuk menonjolkan bentuk tubuh bagian atas. Hal ini menciptakan kontras visual yang menarik, yakni bagian atas yang terdefinisi dengan jelas bertemu dengan garis pinggang yang rendah. Padu padan ini bisa memberikan kesan lebih jenjang pada tubuh kamu serta efek hourglass yang masih menjadi tren dari masa ke masa. 

  • Elevasi Visual melalui Heels 

Gucci Pre-Fall 2026


Masalah klasik dari low rise bottom adalah ilusi yang diciptakan sehingga memperpendek tampilan kaki secara visual. Karena garis pinggang dimulai lebih rendah, secara otomatis tampilan panjang kaki berkurang. Solusi paling efektif dan elegan adalah dengan menyertakan heels dalam penampilan kamu.

Di tahun 2026, tren sepatu berujung runcing atau pointed heels dan stiletto kembali menjadi pasangan favorit. Dengan mengenakan hak tinggi, kamu memberikan ilusi tambahan pada panjang kaki yang hilang akibat potongan celana. Jika kamu mengenakan low rise jeans dengan potongan puddle, yakni panjang hingga menyentuh lantai, heels akan membantu kain jatuh dengan sempurna tanpa terlihat menumpuk, menciptakan ilusi kaki yang jenjang secara instan.

  • Sabuk sebagai Pernyataan Gaya 

Mark Gong Spring/Summer 2026


Sabuk bukan lagi sekadar alat fungsional untuk menahan celana agar tidak melorot. Dalam tampilan low-rise bottoms, sabuk adalah aksesori krusial yang menentukan karakter pakaian Anda. Secara keseluruhan tampilan, mengenakan celana pinggang rendah tanpa sabuk sering kali terlihat seperti ada sesuatu yang hilang.

Untuk tampilan yang berani, pilihlah sabuk kulit dengan gesper besar yang diletakkan tepat di tulang panggul. Namun, jika kamu menginginkan sentuhan yang lebih subtil dan feminin, chain belt atau sabuk rantai tipis yang populer di tahun 90-an dapat memberikan kilau tambahan pada area pinggang. Sabuk berfungsi sebagai pembatas visual yang mempertegas transisi antara kulit dan kain, memberikan struktur pada keseluruhan penampilan.

  • Teknik Layering dengan Oversized Outerwear 

DSQUARED2 Pre-Fall 2026


Untuk kamu yang merasa terlalu terekspos dengan siluet pinggang rendah, layering adalah kunci. Menambahkan blazer oversized atau long coat di atas perpaduan low-rise dan fitted top memberikan dimensi baru. Secara keseluruhan visual, jaket panjang membantu menyeimbangkan proporsi tubuh dengan menutupi bagian samping pinggul, sehingga perhatian tetap terfokus pada bagian tengah tubuh yang ramping. Ini adalah cara cerdas untuk tampil trendi namun tetap merasa nyaman dan aman dengan bentuk tubuh pribadi.

  • Bermain dengan Tekstur yakni Kulit dan Denim

Mark Gong Spring/Summer 2026


Tahun 2026 bukan hanya tentang potongan, tapi juga tentang material. Denim memang masih menjadi pilihan favorit, tetapi material lain juga bisa menjadi pertimbangan untuk dieksplor. Low rise trousers berbahan kulit sintetis atau satin memberikan kesan yang lebih formal dan sophisticated. Memadukan tekstur yang berbeda, misalnya celana kulit pinggang rendah dengan atasan rajut, menciptakan kedalaman visual yang membuat penampilan Anda terlihat lebih trendi, modern dan chic

  • Tampil Berani dengan Memperlihatkan Undergarment


Mengikuti jejak tren "visible thong" atau "exposed briefs" yang sempat kontroversial, tahun 2026 membawa pendekatan yang lebih sporty. Sederet rumah mode kini merancang celana low rise yang dipadukan dengan waistband dari underwear yang muncul di atas garis celana. Untuk mengadopsi gaya ini dan tetap terlihat sopan, pilihlah waistband dengan logo yang minimalis atau warna yang senada dengan celana kamu. Hal ini memberikan nuansa athleisure yang modern dan energik.

  •  Penggunaan Crop Top untuk Siluet Lebih Jenjang

SHUSHU/TONG Spring/Summer 2026


Jika fitted top memberikan kesan rapi, maka crop top adalah pasangan sejati bagi kamu yang ingin mengadopsi tren Y2K secara totalitas. Memadukan low rise bottom dengan crop top akan memperlihatkan area perut tengah untuk tampilan yang lebih jenjang dan panjang. Perlu diingat dan dipertimbangkan untuk gaya ini adalah memastikan potongan crop top tidak terlalu pendek, yakni cukup hingga sedikit di atas pusar agar proporsi tubuh tetap terjaga dan jarak tidak terlihat terlalu ekstrem.

Tips Menyesuaikan Low Rise dengan Bentuk Tubuh

Kunci utama dalam mengenakan low rise bottom secara nyaman dan tetap percaya diri adalah memahami anatomi tubuh masing-masing. Bagi kamu yang memiliki tubuh persegi panjang, gunakan sabuk yang agak lebar untuk menciptakan ilusi lekukan di area panggul. Untuk pemilik tubuh jam pasir, pilihlah low rise dengan potongan flare untuk menyeimbangkan lebar bahu dan panggul. Sementara itu, bagi pemilik tubuh petite, sangat disarankan untuk selalu memadukannya dengan heels dan atasan sewarna yakni monokrom, guna menghindari kesan tubuh yang terpotong menjadi dua bagian pendek.