5 Tips Menghentikan Overthinking Sebelum Benar-benar Menguras Energi

Redaksi 2 07 Feb 2026

Overthinking sering datang pelan-pelan. Awalnya hanya satu pikiran kecil, lalu berkembang menjadi rangkaian pertanyaan tanpa ujung. Kamu menganalisis ulang percakapan, membayangkan kemungkinan terburuk, dan mencoba mengontrol hal-hal yang sebenarnya belum tentu terjadi. Tanpa sadar, energi mentalmu terkuras sebelum hari benar-benar berakhir.

Masalahnya, overthinking jarang terasa berbahaya di awal. Ia terlihat seperti bentuk kewaspadaan atau usaha memahami keadaan. Padahal, jika dibiarkan, overthinking bisa menghabiskan energi emosional dan membuatmu kelelahan. Berikut tips menghentikan overthinking sebelum benar-benar menguras energimu.

1. Sadari bahwa Tidak Semua Pikiran Perlu Ditanggapi

Pikiran datang dan pergi, tapi tidak semuanya membutuhkan respons. Menurut Cognitive Therapy and Research (2017), kemampuan membedakan antara “pikiran” dan “fakta” membantu menurunkan kecenderungan ruminasi. Saat kamu mulai overthinking, cobalah berkata dalam hati, “ini hanya pikiranku, bukan kenyataan yang harus kuselesaikan sekarang”.

2. Batasi Waktu untuk Memikirkan Satu Hal

Jangan mencoba menghentikan overthinking sepenuhnya, kamu hanya perlu memberinya batas waktu. Studi dalam Journal of Behavioral Therapy (2019) menunjukkan bahwa membatasi waktu berpikir, misalnya 10–15 menit, membantu otak merasa lebih terkendali. Setelah waktu habis, alihkan perhatian ke aktivitas lain agar pikiran tidak terus berputar.

3. Kembalikan Fokus ke Tubuh

Overthinking hidup di kepala, tapi bisa diredam lewat tubuh. Penelitian di Frontiers in Psychology (2018) menemukan bahwa aktivitas fisik ringan seperti stretching, berjalan santai, atau pernapasan dalam efektif menurunkan aktivitas pikiran berulang. Saat tubuhmu bergerak, otak mendapat sinyal untuk berhenti memproses ancaman yang tidak nyata.

4. Kurangi Asupan Informasi Saat Energi Menurun

Overthinking sering memburuk saat kamu lelah, terutama di malam hari. Menurut Journal of Affective Disorders (2020), kelelahan mental menurunkan kemampuan regulasi emosi, membuat pikiran negatif lebih sulit dikendalikan. Membatasi scrolling, berita, atau obrolan berat saat energi rendah adalah salah satu tips menghentikan overthinking sebelum benar-benar menguras energi.

5. Ganti Nada Bicara pada Diri Sendiri

Sering kali overthinking diperparah oleh kritik diri yang keras. Penelitian dalam Journal of Positive Psychology (2021) menunjukkan bahwa self-compassion membantu menghentikan siklus pikiran berulang. Ganti kalimat “kenapa aku begini?” menjadi “aku sedang lelah, wajar pikiranku kacau”. Sederhana tapi cara ini bisa memberi efek menenangkan yang nyata.

Overthinking bukan tanda kamu lemah atau terlalu sensitif. Ia sering muncul karena kamu peduli dan ingin segala sesuatunya berjalan baik. Namun, jika dibiarkan, ia bisa menguras energi sebelum kamu sempat benar-benar hidup. Dengan menerapkan tips menghentikan overthinking sebelum benar-benar menguras energi ini, kamu memberi dirimu kesempatan untuk berhenti sejenak, dan menjaga diri agar tetap utuh.