The Free-Spirited Champion: Mengenal Alysa Liu, Skater Berjiwa Punk yang Menaklukkan Milan
Lupakan semua standar "kesempurnaan" ala Olimpiade yang membosankan. Di saat dunia sibuk overthinking soal skor, Alysa Liu justru sibuk menulis ulang definisi seorang ikon. Ia meluncur di atas es dengan beat Donna Summer dan major main character energy yang tidak ada lawannya!
Setelah penantian panjang selama 24 tahun bagi Team USA, skater asal Oakland berusia 20 tahun ini sukses menyabet medali emas Women’s Singles di Milan. And here’s the plot twist: Alysa Liu membuktikan bahwa terkadang, cara terbaik untuk maju adalah dengan berani mengambil langkah mundur sejenak. Let’s dive into 5 things you need to know about our favorite free-spirited champion.
'.5. Rebranding "Olympic Pressure" Jadi Sesuatu yang Cool
Hal paling badass dari Alysa? Ia terang-terangan bilang ke pelatihnya kalau dirinya tidak peduli untuk finish di urutan berapa. Yang terpenting dirinya happy dengan penampilannya . Sikapnya yang "pemberontak" ini bikin dia jadi idola baru kaum alt dan punk karena berani menolak mentalitas win-at-all-costs. Reaksinya setelah tampil? Berteriak, "That’s what I’m f—ing talking about!" ke arah kamera. A total queen. We have no choice but to stan!