Persahabatan Sheila Dara dan Fita Anggriani Warnai Peluncuran Uniqlo x Cecilie Bahnsen
Ada yang berbeda dari suasana peluncuran koleksi terbaru Uniqlo di The Dharmawangsa Jakarta beberapa hari lalu. Bukan hanya karena hadirnya kolaborasi perdana bersama Cecilie Bahnsen, tetapi juga karena keseluruhan acara terasa begitu personal, hangat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari perempuan modern.
Mengusung tema Shades of Poetry, koleksi ini mempertemukan dua dunia yang sekilas terasa berbeda. Di satu sisi ada Cecilie Bahnsen dengan estetika feminin, dreamy, dan romantis khas Copenhagen. Di sisi lain ada Uniqlo dengan filosofi LifeWear yang identik dengan kenyamanan, kualitas, dan fungsi sehari-hari.
Namun justru di situlah letak menariknya. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pakaian feminin tidak selalu harus terasa rumit atau terlalu dressed up. Lewat siluet ringan, detail floral, puff sleeves, sheer texture, hingga permainan volume yang menjadi signature Cecilie Bahnsen, koleksi ini tetap terasa wearable untuk keseharian.
Acara semakin hangat lewat sesi talkshow bersama Sheila Dara dan Fita Anggriani. Tak hanya membahas fashion, keduanya juga berbagi cerita tentang persahabatan mereka yang telah terjalin selama 13 tahun, mulai dari pertama kali bertemu saat karaoke bersama hingga bagaimana hubungan mereka tetap terasa effortless meski sama-sama sibuk dengan kehidupan masing-masing.
Uniqlo x Cecilie Bahnsen: feminine, tapi tetap wearable

Sebelum membahas serunya chemistry Sheila Dara dan Fita Anggriani di acara peluncurannya, kenalan dulu yuk dengan koleksi terbaru Uniqlo x Cecilie Bahnsen Spring/Summer 2026 yang mengusung tema Shapes of Poetry.
Buat yang belum familiar, Cecilie Bahnsen dikenal lewat desainnya yang feminin, romantis, dan penuh detail khas couture. Sementara Uniqlo identik dengan filosofi LifeWear yang nyaman dan fungsional untuk dipakai sehari-hari. Sekilas terdengar seperti dua dunia yang berbeda, tapi justru di situlah menariknya kolaborasi ini.

Berawal dari pertemuan tidak sengaja di Copenhagen pada 2019, saat tim Uniqlo bertemu langsung dengan Cecilie Bahnsen ketika pembukaan store pertama mereka di Denmark. Dari pertemuan itu, keduanya merasa punya visi yang sama: menghadirkan pakaian yang bukan hanya indah dilihat, tapi juga benar-benar hidup bersama keseharian perempuan modern.
Sentuhan couture yang tetap relevan untuk sehari-hari
Lewat kolaborasinya, Uniqlo mencoba menghadirkan sisi feminin yang terasa lebih ringan dan wearable untuk keseharian. Signature detail “everday couture” khas Cecilie Bahnsen seperti floral, volume silhouette, hingga sentuhan romantic craftsmanship dipadukan dengan filosofi LifeWear yang nyaman dan fungsional.
Hasilnya? Koleksi yang tetap terasa spesial secara desain, tapi tetap effortless untuk dipakai sehari-hari. Mulai dari bekerja, hangout, hingga quality time bersama keluarga, semuanya terasa mudah dipadupadankan sesuai personal style masing-masing.
“DNA Cecilie Bahnsen yang feminin dan penuh craftmanship terasa sangat selaras dengan komitmen LifeWear terhadap kenyamanan dan kualitas. Lewat koleksi ini, kami ingin menghadirkan pakaian yang terasa romantis dan istimewa, namun tetap terasa ringan, versatile , dan nyaman dipakai sehari- hari. Jadi bukan hanya terasa istimewa secara desain, tapi juga benar-benar bisa ‘hidup’ bersama penggunanya,” ujar Evy Christina Setiawan, Senior Marketing Manager Uniqlo Indonesia.

Menariknya lagi, kolaborasi ini juga menjadi childrenswear collection pertama dari Cecilie Bahnsen, menghadirkan deretan item anak perempuan yang terinspirasi dari hubungan hangat antara ibu dan anak. Koleksinya terdiri dari T-shirt, dan skort untuk anak perempuan dengan desain yang selaras dengan koleksi dewasa.
Saat persahabatan dan fashion punya energi yang sama

Di tengah peluncuran koleksi Uniqlo x Cecilie Bahnsen, obrolan Sheila Dara dan Fita Anggriani justru terasa seperti sesi catch up bersama sahabat sendiri. Keduanya berbagi cerita tentang persahabatan 13 tahun yang dimulai dari karaoke bareng, lalu bertahan melewati berbagai fase hidup — mulai dari single hingga menikah. Menariknya, hubungan mereka terasa effortless. Tidak harus selalu bertemu setiap hari, tapi tetap saling hadir di momen-momen penting.
Dan ternyata, energi itu terasa sangat relate dengan semangat koleksi Shades of Poetry sendiri. Karena di balik detail feminin dan dreamy khas Cecilie Bahnsen, koleksi ini juga berbicara tentang connection antarsesama perempuan, yakni friendship, sisterhood, hingga mother-daughter bond.
“Great partnerships, just like great friendships, are effortless dan memiliki nilai yang sama,” ujar Evy Christina Setiawan, Senior Marketing Manager Uniqlo Indonesia. Menurutnya, filosofi itu juga yang terasa dalam kolaborasi Uniqlo dan Cecilie Bahnsen: menghadirkan pakaian yang bisa bergerak bersama perempuan dalam kesehariannya.
Obrolan mereka pun terasa semakin personal saat membahas bagaimana style dan cara memandang diri ikut berubah seiring waktu. Kalau dulu cenderung mengikuti tren, sekarang Sheila dan Fita lebih memilih pakaian yang terasa nyaman dan benar-benar merepresentasikan diri mereka hari ini.
Dan honestly? Rasanya memang pas sekali melihat Sheila dan Fita hadir di tengah koleksi ini. Satu lebih playful, satu lebih calm. Satu suka tampil lebih expressive, satu lebih minimal. Tapi justru perbedaan itu yang membuat keduanya terasa nyambung.
Lewat kolaborasi Uniqlo dan Cecilie Bahnsen ini, fashion terasa lebih personal dari sekadar soal siluet atau tren. Karena di balik detail feminin dan sentuhan romantis khas Cecilie Bahnsen, koleksi Shapes of Poetry juga berbicara tentang hubungan, pertumbuhan, dan cara perempuan mengekspresikan dirinya dalam keseharian.
Mulai dari persahabatan yang bertahan lewat hal-hal sederhana, perjalanan menjadi seorang ibu, hingga personal style yang ikut berubah seiring seseorang semakin mengenal dirinya sendiri, semuanya terasa dekat dengan spirit koleksi ini. Karena pada akhirnya, pakaian bukan hanya soal apa yang dikenakan, tapi juga bagian dari cerita hidup penggunanya.
Koleksi Uniqlo x Cecilie Bahnsen Spring/Summer 2026 akan tersedia mulai 27 Mei 2026 di toko pilihan seperti PIM 3, Senayan City, Plaza Indonesia, serta online store UNIQLO Indonesia.