Tips Memilih Bentuk Eyeliner Sesuai dengan Karakter Unik Mata Monolid

Redaksi 2 27 Jun 2026

Cosmo Babes, punya mata monolid berarti kamu memiliki fitur wajah yang unik dan stand out secara alami. Keunikan strukturnya membuat riasan mata terlihat lebih misterius sekaligus memikat.

Untuk memastikan riasan ini tidak berantakan saat kamu berkedip, diperlukan penempatan produk yang strategis. Lupakan selotip mata atau ilusi lipatan palsu, berikut Cosmo berikan beberapa bentuk eyeliner paling pas untuk mengunci penampilan dan mengoptimalkan pesona mata monolid kamu.

5 Bentuk Eyeliner untuk Mata Monolid

Setiap bentuk mata memiliki pendekatannya sendiri. Untuk monolid, kamu perlu memilih gaya eyeliner yang tidak hanya mempercantik, tapi juga hidup saat mata terbuka. Berikut adalah beberapa bentuk eyeliner terbaik untuk monolid beserta cara aplikasinya:

1. The Smudged Soft Liner

Gaya ini sangat populer di kalangan selebritas Korea karena memberikan dimensi pada mata monolid tanpa terlihat terlalu kasar atau berlebihan. Alih-alih membuat garis tajam, teknik ini mengandalkan gradasi warna.

Cara Aplikasi: Gunakan gel eyeliner atau pensil mata berwarna hitam atau cokelat gelap. Gambar garis agak tebal di sepanjang garis bulu mata atas. Jangan khawatir jika garisnya tidak rapi. Sebelum gel atau pensil mengering, gunakan kuas kecil (seperti smudge brush atau pencil brush) untuk membaurkan tepi atas garis tersebut. Timpa bauran tersebut dengan eyeshadow cokelat tua untuk menciptakan efek gradasi atau smokey yang lembut.

2. The Straight/Puppy Wing

Mata monolid seringkali memberikan kesan tajam secara alami. Kalai kamu ingin melembutkan tampilan wajah dan membuat mata terlihat lebih bulat, puppy eyeliner adalah jawabannya.

Cara Aplikasi: Tarik garis eyeliner mengikuti kelengkungan alami mata bagian atas. Jangan menjentikkan ujungnya ke atas (cat eye), tapi tarik ujung eyeliner lurus ke bawah, mengikuti arah jatuhnya sudut luar mata. Pastikan kamu menggambarnya agak tebal di bagian ujung luar agar tidak tertutup lipatan saat mata terbuka penuh.

3. The Bold Cat Eye

Untuk acara malam atau saat kamu butuh tampilan yang dramatis, bold cat eye bisa membuat mata monolid terlihat sangat memukau. Kuncinya ada pada ketebalan garis.

Cara Aplikasi: Kalau kamu menggambar garis setipis biasanya, garis itu akan hilang ditelan kelopak matamu. Untuk monolid, kamu harus menggambar garis yang jauh lebih tebal. Saat mata tertutup, eyeliner ini mungkin terlihat seperti blok warna tebal yang mendominasi setengah kelopak mata bawahmu. Namun, saat mata terbuka, kelopak akan melipat dan menyisakan bentuk wing yang tajam dan sempurna.

4. Tightlining/The Invisible Eyeliner

Kalau kamu lebih suka tampilan natural sehari-hari dan tidak ingin repot dengan ujung wing yang harus simetris, tightlining adalah teknik krusial yang wajib dikuasai pemilik monolid.

Cara Aplikasi: Gunakan jari yang bersih untuk sedikit mengangkat kelopak mata atasmu. Gunakan eyeliner pensil yang waterproof (sangat penting agar tidak luntur ke mata bagian bawah), lalu isi celah-celah kosong di antara akar bulu mata (waterline atas). Kamu tidak perlu menggambar garis di atas kelopak sama sekali.

5. The "Open-Eye" Wing Technique

Ini sebenarnya lebih kepada teknik menggambar daripada sekadar gaya, namun merupakan game-changer bagi pemilik monolid. Seringkali, saat kamu membuat wing dengan mata tertutup, wing tersebut akan melengkung aneh atau patah saat mata dibuka.

Cara Aplikasi: Pegang cermin sejajar dengan wajah dan tetap buka matamu lebar-lebar (menatap lurus ke depan dengan rileks). Dengan mata terbuka, tandai titik di mana kamu ingin wing eyeliner-mu berakhir. Tarik garis dari titik tersebut kembali ke sudut luar matamu. Setelah kerangka wing terbentuk, barulah kamu bisa menutup sedikit mata untuk mengisi bagian dalamnya.

Memilih Formula Eyeliner yang Tepat

Liquid Eyeliner (Tipe Pen/Brush): Ini adalah senjata terbaik untuk membuat wing yang tajam. Pilih aplikator dengan ujung sikat (brush tip) karena lebih fleksibel mengikuti kontur mata dibandingkan ujung spidol (felt tip). Pastikan memilih formula yang diklaim smudge-proof, waterproof, dan quick-drying.

Gel Eyeliner: Tersedia dalam bentuk pot atau pensil mekanik. Gel sangat baik untuk teknik smudging karena teksturnya lebih creamy saat pertama diaplikasikan, namun akan mengunci mati setelah set.

Pencil Eyeliner: Biasanya digunakan hanya untuk tightlining atau sebagai dasar sebelum ditimpa dengan produk lain. Hindari pensil kohl biasa untuk menggambar garis di atas kelopak karena sangat rentan luntur terkena minyak alami kelopak mata.

Pro-Tip: Selalu tunggu eyeliner cair benar-benar kering sebelum mengedipkan mata atau melihat ke atas. Jangan ragu untuk menggunakan kipas kecil atau mengipasinya dengan tangan selama beberapa detik untuk memastikan formulanya sudah mengunci sempurna.

Dengan memahami anatomi matamu dan mempraktikkan tips di atas, kamu bisa berhenti berjuang melawan kelopak matamu. Jadikan ruang kelopak yang mulus tersebut sebagai area berekspresi. Kuncinya hanyalah terus berlatih dan menemukan mana sudut kemiringan wing dan ketebalan garis yang paling pas dengan karakter wajahmu.