Tanda Lelah Hati yang Berdampak pada Kesehatan Mental

Redaksi 23 Aug 2026

Cosmo Babes, beberapa orang mungkin tidak menyadari bahwa diri mereka tengah merasakan kelelahan hati yang bisa berdampak pada kesehatan mental. Di sisi lain, ada juga orang-orang yang menyadari hal tersebut, namun berusaha mengabaikannya begitu saja atau menganggapnya tidak terlalu penting.

Jika kamu termasuk salah satunya, Cosmo sarankan untuk segera mencari tahu trigger dari rasa lelah hati tersebut, serta pergilah berkonsultasi dengan profesional jika diperlukan. Keep in mind bahwa kesehatan fisik dan kesehatan mental sama pentingnya dan saling berkaitan satu sama lain!

Simak Tanda Lelah Hati yang Berdampak pada Kesehatan Mental!

Tanda lelah hati yang berdampak pada kesehatan mental

Well, berikut ini Cosmo telah merangkum beberapa tanda lelah hati yang berdampak pada kesehatan mental. Check this out, Babes~

Tidak bisa tidur dengan nyenyak

Kamu mungkin berpikir akan lebih mudah untuk tidur saat kamu merasa pikiran lelah. Turns out, hal tersebut tidak selalu bekerja dengan baik, Babes.

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki pekerjaan dengan "beban kerja kognitif" tinggi melaporkan lebih banyak gejala insomnia daripada mereka yang tidak memiliki pekerjaan yang melelahkan secara mental. Di sisi lain, kurang tidur juga bisa memperburuk kelelahan secara mental. 

Sering merasa khawatir

Cosmo Babes, lelah hati atau kelelahan secara mental memicu sistem saraf simpatik dirimu. Itu adalah mode "lawan atau lari" pada tubuhmu. Kecemasan adalah alarm yang memberi tahu bahwa ada sesuatu yang salah. Jika kamu selalu kelelahan secara mental, kamu mungkin mulai merasa panik atau khawatir sepanjang waktu. Hal itu sering terjadi bersamaan dengan gejala depresi.

Perubahan pola makan

Turns out, salah satu tanda lelah hati bisa dilihat dari perubahan pola makan. FYI, kelelahan mental dapat memengaruhi nafsu makanmu dengan berbagai cara. Kamu mungkin lebih sering mengonsumsi camilan dari biasanya dan tidak memperhatikan apa yang kamu makan.

Di sisi lain, stres juga dapat membuat kamu menginginkan makanan manis, asin, atau berlemak, atau kamu mungkin tidak merasa lapar sama sekali, Babes.

Lebih mudah tersinggung

Kamu merasa mudah marah, merasa semuanya tidak berjalan sesuai rencana, atau memiliki toleransi yang rendah? Well, perubahan emosional ini bisa menjadi tanda kamu mengalami lelah hati, Babes. Kamu jadi lebih mudah bersikap sinis atau mudah tersinggung, terutama saat berada di situasi yang penuh tekanan.

Jika tidak dikendalikan, emosi ini bisa berubah menjadi rasa kesal terhadap diri sendiri maupun orang lain. Ouch!

Sulit menyelesaikan pekerjaan

Well, produktivitas setiap orang tentu berbeda-beda. Namun, lelah hati bisa membuat konsentrasi seseorang sangat sulit, bahkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang biasa dilakukan pun menjadi kesulitan.

Selain itu, lelah mental juga bisa mengurangi motivasi, sehingga kamu mungkin mudah terdistraksi atau melewatkan tenggat waktu tugas dan pekerjaan. 

Sering merasa lelah secara fisik dan mental

Saat merasa lelah hati, kamu mungkin tanpa sadar sering merasa lelah terus-menerus baik secara mental dan fisik, bahkan saat tidak melakukan aktivitas fisik yang berat. Kelelahan ini mungkin tidak bisa diatasi hanya dengan tidur siang beberapa jam atau bahkan menikmati libur di akhir pekan.

Kamu mungkin merasa lelah, kewalahan, atau hampa secara emosional, seperti tidak memiliki energi lagi yang tersisa. Menurut Harvard Business Review, jenis kelelahan ini pada akhirnya dapat bermanifestasi sebagai nyeri kronis, masalah pencernaan, dan bahkan sistem kekebalan tubuh yang melemah.