Masalah Kesehatan yang Terjadi Saat Putus Cinta

Redaksi 07 Jan 2026

Putus cinta tidak hanya menyebabkan rasa sedih dan kehilangan semata. Turns out, it is beyond that!

Setelah putus cinta, orang yang mengalaminya bisa berhadapan dengan masalah kesehatan baik secara fisik maupun mental, Babes. Yes, melansir dari Verywell Mind, putus cinta dapat memberikan dampak kepada kita dalam berbagai cara, mulai dari secara fisik, secara emosional, hingga secara psikologis.

Bahkan, menurut ahli, kehilangan yang dialami oleh seseorang setelah putus cinta mirip dengan rasa kehilangan saat seseorang yang kita cintai meninggal dunia, Babes. Ouch!

Meskipun putus cinta terkadang tidak dapat dihindari, kamu perlu aware apa saja hal-hal yang bisa berdampak pada kesehatan usai mengalami hal traumatis tersebut. Dengan begitu, kamu bisa menemukan cara untuk bangkit kembali meskipun membutuhkan waktu untuk dapat melakukannya, Dear.

Ketahui Masalah Kesehatan yang Terjadi Saat Putus Cinta

Masalah kesehatan yang terjadi saat putus cinta

So, berikut ini Cosmo akan mengajak kamu untuk mengetahui apa saja masalah kesehatan yang terjadi saat putus cinta. Simak, Babes!

Sistem Kekebalan Tubuh Menurun

First thing first, sistem kekebalan tubuh sangat terpengaruh selama putus cinta yang traumatis. FYI, penelitian menunjukkan bahwa tekanan psikologis mengaktifkan respons peradangan dan menekan fungsi kekebalan tubuh, membuat kamu lebih rentan terhadap berbagai penyakit, mulai dari flu biasa hingga kambuhnya kondisi kesehatan yang sudah ada.

Itulah mengapa banyak orang mendapati diri mereka lebih sering sakit setelah putus cinta, Dear.

Gangguan Tidur

Gangguan tidur adalah masalah kesehatan lain yang dapat dialami usai putus cinta. Ketidakhadiran pasangan yang dikombinasikan dengan pikiran kecemasan, mampu menciptakan kondisi yang ‘sempurna’ untuk insomnia.

Gangguan tidur ini juga berdampak pada masalah kesehatan lainnya seperti penurunan fungsi kognitif hingga peningkatan hormon stres. Ouch!

Masalah Pencernaan

Turns out, putus cinta juga bisa berpengaruh pada masalah kesehatan pencernaan kamu, Babes. Mulai dari kondisi kesehatan pencernaan yang menurun, ketidaknyamanan di perut, hingga perubahan nafsu makan.

Well, beberapa orang bisa kehilangan nafsu makan sepenuhnya, namun beberapa orang lainnya justru memiliki nafsu makan meningkat cenderung berlebihan usai mengalami putus cinta.

Emosi yang Berubah-ubah

Tidak hanya kesehatan fisik, putus cinta juga sangat berpengaruh pada kesehatan mental seseorang, seperti misalnya emosi yang mudah berubah. 

Secara emosional, ketika kita mengalami putus cinta, kita akan cenderung merasakan perasaan seperti penolakan, sakit hati, dan kesedihan. Meskipun wajar untuk merasakan emosi-emosi tersebut, namun hal ini juga bisa sangat sulit untuk memprosesnya sambil terus menjalani kehidupan sehari-hari.

Ketika kita mengalami putus cinta, pada dasarnya kita kehilangan sebagian besar dari kehidupan kita sebelumnya, dan menemukan kehidupan normal yang baru serta berduka atas kehidupan lama kita bisa menjadi sangat menantang, Dear.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Babes, putus cinta memang salah satu pengalaman tidak menyenangkan yang bisa dialami oleh siapa saja. Jika saat ini kamu tengah mengalaminya, don’t give up! Perlahan tapi pasti, kamu perlu bangkit kembali dan melanjutkan hidup, meskipun rasanya mungkin akan sangat sulit.

Berikut ini ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk bisa ‘sembuh’ dari rasa sakit usai putus cinta:

  • Tetaplah sibuk dan alihkan perhatianmu
  • Perlakukan dan sayangi dirimu dengan baik
  • Luangkan 30 menit untuk menulis jurnal dan ceritakan perasaanmu di sana
  • Stay connected. Kamu bisa mengelilingi diri sendiri dengan teman atau keluarga yang benar-benar dipercaya untuk dukungan penuh.