Fakta-fakta Menarik Comeback ENHYPEN dengan ‘THE SIN: VANISH’

Redaksi 2 19 Jan 2026

Vampire Prince is back! ENHYPEN resmi merilis mini album ketujuh mereka ‘THE SIN: VANISH’ pada 16 Januari 2026. ENGENE belum bisa bernapas lega nih karena grup besutan BELIFT LAB ini membawa konsep yang jauh lebih gelap, dewasa, dan penuh teka-teki.

Hanya dalam waktu 24 jam setelah perilisan, album ini langsung mencetak angka penjualan fantastis lebih dari 1,6 juta kopi di Hanteo Chart.

Namun, di balik angka-angka tersebut, terdapat detail-detail produksi dan narasi yang membuat comeback kali ini terasa sangat istimewa. Mari kita bedah lebih dalam mengenai fakta-fakta menarik tentang comeback ENHYPEN THE SIN: VANISH!

1. Pembuka Era Baru ‘THE SIN’ Series

Setelah sukses dengan seri ‘ORANGE BLOOD’ dan ‘ROMANCE: UNTOLD’, ENHYPEN kini membuka babak baru yang dinamakan ‘THE SIN’. Jika sebelumnya kita melihat sisi romantis yang manis sekaligus obsesif, dalam ‘THE SIN: VANISH’, narasi beralih ke sisi yang lebih tragis: Pelarian (Escape).

Kisah dalam album ini berfokus pada sepasang kekasih—vampir dan manusia—yang melanggar tabu paling terlarang dalam dunia vampir. Mereka memilih untuk melarikan diri demi melindungi cinta mereka, meskipun harus menghadapi konsekuensi menjadi buronan.

Atmosfer "film noir" sangat terasa di sepanjang promo album ini.

2. Format Album yang Unik: Seperti Investigasi Kriminal

Salah satu fakta menarik tentang comeback ENHYPEN ‘THE SIN: VANISH’ adalah strukturnya yang tidak biasa. Alih-alih hanya berisi lagu, album ini dirancang seperti sebuah program radio atau investigasi kriminal bertajuk "Mystery Show".

Album ini terdiri dari 11 track, yang mencakup:

6 Lagu Orisinal: Menjadi inti emosional dari cerita.

4 Narasi: Disampaikan dalam empat bahasa (Korea, Inggris, Jepang, dan Mandarin).

1 Skit: Memberikan nuansa sinematik yang nyata.

Setiap track disusun secara kronologis untuk menceritakan detik-detik pelarian sang vampir hingga emosi kompleks yang mereka rasakan di titik akhir perjalanan mereka.

3. Kolaborasi Kelas Atas: Dari Gaeko Hingga So!YoON!

ENHYPEN tidak main-main dalam urusan kualitas musikal. Untuk lagu utama (title track) berjudul ‘Knife’, mereka menggandeng legenda hip-hop Korea, Gaeko dari Dynamic Duo, untuk berpartisipasi dalam penulisan lirik.

Kehadiran Gaeko memberikan warna hip-hop yang lebih tajam dan raw pada lagu yang didominasi oleh trap beat dan strong synth ini.

Tak hanya itu, track pembuka berjudul ‘No Way Back’ menampilkan So!YoON! dari band indie-rock SE SO NEON. Kolaborasi ini memberikan sentuhan dreamy dan cinematic yang belum pernah didengar sebelumnya dalam diskografi ENHYPEN.

4. Keterlibatan Member yang Semakin Mendalam

Para member ENHYPEN terbukti tidak hanya jago nyanyi dan dance, tapi juga semakin matang sebagai kreator.

Jake tercatat sebagai salah satu penulis lirik dalam track ‘Sleep Tight’, yang merupakan lagu R&B yang sangat emosional. Heeseung pun turut menyumbangkan pemikiran kreatifnya dalam penulisan lirik untuk lagu yang sama.

5. Teaser ‘Mystery Show’ yang Melibatkan Aktor Papan Atas

Untuk menghidupkan konsep investigasi, BELIFT LAB merekrut aktor-aktor ternama untuk mengisi suara narasi. Untuk versi Korea, suara berat dan karismatik dari aktor Park Jung Min memandu pendengar melalui Mystery Show.

Sementara itu, untuk versi Jepang, aktor suara legendaris Kenjiro Tsuda (yang dikenal melalui berbagai anime populer) turut ambil bagian. Penggunaan narator profesional ini membuat pendengar seolah-olah sedang mendengarkan podcast true crime yang mencekam tentang hilangnya sepasang kekasih secara misterius.

6. Koreografi “Sabetan Pisau” yang Ikonik

Sesuai dengan judul lagu utamanya, ‘Knife’, koreografi kali ini menonjolkan gerakan tangan yang tajam dan presisi, membentuk siluet pisau atau silet. Gerakan ini melambangkan tekad bulat para member untuk "memutus" masa lalu dan melindungi apa yang berharga bagi mereka.

‘THE SIN: VANISH’ membuktikan bahwa ENHYPEN sebagai storytellers. Dengan menggabungkan elemen audio-visual, narasi multi-bahasa, dan eksplorasi genre dari hip-hop hingga R&B alternatif, comeback ini menjadi tonggak sejarah baru dalam karier mereka di tahun 2026.

Bagi kamu yang belum mendengarkan, cobalah untuk mendengarkan album ini secara berurutan dari track 1 sampai 11. Kamu akan merasa seperti sedang menonton film thriller romantis hanya melalui telingamu.