Tips Menyembuhkan Sariawan

Redaksi 2 ● 03 Nov 2026

Cosmo babes, kayaknya semua orang pernah deh merasakan perihnya sariawan.

Lukanya kecil, tapi dampaknya luar biasa. Mau makan jadi susah, mau minum terasa perih, bahkan sekadar bicara pun bikin tidak nyaman.

Sariawan bisa muncul karena banyak hal, mulai dari tergigit tidak sengaja, stres, kurang tidur, kekurangan nutrisi tertentu, hingga perubahan hormon.

Kabar baiknya, sariawan biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu sekitar satu sampai dua minggu. Tapi, tentu kamu tidak mau menunggu selama itu sambil menahan perih, kan? 

Ini dia tips yang bisa kamu coba untuk membantu menyembuhkannya dengan lebih cepat!


Tips Menyembuhkan Sariawan


1. Berkumur dengan air garam hangat

Ini cara paling simpel dan mudah dilakukan di rumah. Larutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu berkumur dengan lembut selama sekitar 30 detik. 

Air garam membantu membersihkan area luka dan menjaga mulut tetap bersih sehingga risiko infeksi berkurang.

Ya, rasanya mungkin sedikit perih di awal. Tapi lakukan secara rutin dua sampai tiga kali sehari, terutama setelah makan, dan kamu akan merasakan bedanya.

Pastikan konsentrasi garamnya tidak terlalu pekat supaya tidak memperparah iritasi ya, girls.

Baca juga: 8 Kesalahan Cuci Muka yang Sering Dilakukan 


2. Hindari makanan yang memicu perih

Selama sariawan belum sembuh, beri jeda dulu untuk makanan yang bisa mengiritasi luka. 

Makanan pedas, asam, asin, dan terlalu panas biasanya membuat rasa perih semakin menjadi. Makanan yang bertekstur keras atau tajam, seperti keripik dan kerupuk, juga bisa menggores luka.

Sebagai gantinya, pilih makanan yang lembut dan tidak terlalu panas, seperti bubur, oatmeal, yogurt, pisang, atau sup hangat.

Minum lewat sedotan juga bisa membantu mengurangi kontak minuman dengan area yang luka.


3. Jaga kebersihan mulut dengan lembut

Meski sedang sariawan, kamu tetap perlu menyikat gigi secara teratur. Bedanya, lakukan dengan lebih lembut.

Gunakan sikat gigi berbulu halus dan hindari menggosok terlalu keras di area sekitar luka. Beberapa orang juga merasa lebih nyaman memakai pasta gigi yang tidak mengandung SLS (sodium lauryl sulfate), karena bahan ini bisa memicu iritasi pada sebagian orang.

Mulut yang bersih membantu proses penyembuhan berjalan lebih lancar dan mencegah luka makin parah akibat bakteri.

Baca juga: Otak Kanan Lebih Dominan, Artinya? 


4. Cukupi nutrisi dan istirahat

Kekurangan nutrisi tertentu seperti vitamin B12, zat besi, dan folat sering dikaitkan dengan sariawan yang gampang kambuh.

Karena itu, pastikan asupan makananmu seimbang dengan cukup sayur, buah, telur, ikan, dan kacang-kacangan.

Jangan lupa juga minum air putih yang cukup dan tidur dengan kualitas yang baik. Stres dan kurang tidur bisa memperlambat pemulihan, jadi beri tubuhmu waktu untuk beristirahat. 

Ingat, penyembuhan terbaik sering kali dimulai dari tubuh yang terawat dari dalam.


5. Gunakan obat oles atau obat kumur yang tepat

Kalau perihnya sudah sangat mengganggu, kamu bisa memakai obat oles atau gel khusus sariawan yang dijual bebas di apotek.

Produk ini biasanya membantu membentuk lapisan pelindung di atas luka sekaligus meredakan nyeri, sehingga kamu bisa makan dan minum dengan lebih nyaman.

Pakailah sesuai petunjuk pada kemasan, dan kalau kamu ragu soal produk mana yang cocok, tanyakan langsung ke apoteker.

Hindari mengoleskan bahan-bahan yang tidak jelas keamanannya ke dalam mulut hanya karena katanya manjur.

Baca juga: Deretan Makanan yang Cocok untuk Dikonsumsi Malam Hari, Tidak Memberatkan Lambung 


6. Periksakan ke dokter

Sariawan memang umumnya tidak berbahaya, tapi ada kondisi yang perlu kamu waspadai. 

Segera periksakan diri ke dokter atau dokter gigi kalau sariawan tidak sembuh setelah dua minggu, ukurannya sangat besar, muncul berulang kali, disertai demam, atau membuatmu sulit makan dan minum.



So, girls, sariawan memang menyebalkan, tapi bisa dibantu dengan perawatan sederhana, yaitu berkumur air garam hangat, hindari makanan pemicu perih, jaga kebersihan mulut dengan lembut, cukupi nutrisi dan istirahat, serta gunakan obat oles bila perlu.

Dengan perawatan yang tepat, kamu bisa kembali makan enak tanpa meringis.

Get well soon, Cosmo babes!


(Fishya Elvin/Images: Alena Darmel, cottonbro studio, and Miriam Alonso on Pexels)