Ketahui Cara Mengatasi Jerawat di Leher
Jerawat menjadi salah satu permasalahan kulit yang sering ditemukan. Turns out, jerawat tidak hanya muncul di area kulit wajah, namun juga bisa tumbuh di area seperti punggung, dada, bahkan leher sekalipun, Dear.
Meskipun beberapa orang mungkin memilih untuk ‘mengabaikan’ jerawat di area leher dan membiarkannya hilang seiring berjalannya waktu, perlu diketahui bahwa mengatasi jerawat di area leher sama pentingnya dengan mengatasi jerawat di area lainnya.
Jika dibiarkan terus-menerus, jerawat di area leher bisa bertambah parah dan meradang. Hal ini bisa memicu permasalahan kulit yang lebih serius dibandingkan sebelumnya. Ouch!
Penyebab Jerawat di Leher

Well, sebelum mengetahui cara-cara apa saja untuk mengatasi jerawat di leher, Cosmo sarankan kamu mengetahui terlebih dahulu beberapa penyebab jerawat di leher berikut ini, Dear.
Fluktuasi Hormonal
Hormon dapat memainkan peran besar dalam menyebabkan jerawat, Babes. Selama masa pubertas, menstruasi, kehamilan, atau kondisi seperti PCOS, kadar hormon dapat berubah. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan produksi minyak yang dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat, terutama di sekitar garis rahang dan leher.
Produksi Sebum Berlebihan
FYI, kulit kita memproduksi minyak untuk menjaga kelembapannya. Namun, jika terlalu banyak minyak, hal tersebut dapat menyebabkan pori-pori tersumbat. Perubahan hormon dan stres dapat membuat kulit memproduksi lebih banyak minyak, sehingga meningkatkan risiko jerawat kistik di leher.
Produk Rambut
Turns out, produk perawatan rambut seperti minyak, gel, dan semprotan dapat menyumbat pori-pori di leher, terutama jika bersentuhan dengan kulit, dan gesekan rambut dengan leher dapat mengiritasi kulit dan memperburuk jerawat, Dear.
Penumpukan Sel Kulit Mati
Kulit kita secara alami melepaskan sel-sel kulit mati. Tetapi jika sel-sel ini tidak dibersihkan, sel-sel tersebut dapat bercampur dengan minyak dan menyumbat pori-pori.
Hal ini menciptakan lingkungan yang sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak yang menyebabkan jerawat kistik yang menyakitkan.
Keberadaan Bakteri
Ketika pori-pori tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati, bakteri dapat berkembang biak. Bakteri ini dapat menyebabkan peradangan dan mengakibatkan jerawat yang lebih parah. Ouch!
Iritasi Pakaian
Pakaian atau perhiasan yang ketat dapat menggesek leher dan mengiritasi kulit, menyebabkan timbulnya jerawat, Dear. Oleh karena itu, sebaiknya kamu pilih pakaian yang longgar dan memungkinkan sirkulasi udara untuk mengurangi iritasi.
Cara Mengatasi Jerawat di Leher

Sama seperti jerawat di area tubuh lainnya, kamu bisa mengatasi jerawat di leher dengan beberapa cara yang tepat. Berikut ini Cosmo telah merangkumnya untuk kamu.
1. Bersihkan dengan Lembut
Gunakan pembersih lembut dan non-komedogenik pada leher dua kali sehari. Hindari menggosok terlalu keras dan gunakan gerakan melingkar yang lembut.
2. Mencuci Rambut Secara Teratur
Cara lainnya, yakni dengan menjaga kebersihan rambut untuk mencegah perpindahan minyak ke leher. Gunakan sampo dan kondisioner yang sesuai dengan jenis rambut untuk meminimalkan penumpukan kotoran atau minyak.
3. Hindari Gesekan dan Iritasi
Pilih kain pakaian yang lembut dan menyerap keringat, serta hindari pakaian atau perlengkapan ketat yang dapat menggesek leher. FYI, bahan yang menyerap keringat seperti katun membantu mengurangi keringat dan penumpukan panas, Girls.
4. Batasi Kontak Perhiasan
Jika kamu sering mengenakan perhiasan, pilihlah pilihan yang hipoalergenik, seperti emas atau perak, dan hindari bahan-bahan yang diketahui menyebabkan iritasi kulit.
5. Jaga Kebersihan Area Leher
Setelah berolahraga atau berkeringat, bersihkan leher untuk menghilangkan keringat dan kotoran. Tepuk-tepuk kulit hingga kering dengan handuk bersih.
6. Pilih Kain yang Breathable
Kenakan pakaian longgar yang terbuat dari bahan seperti katun untuk memungkinkan sirkulasi udara dan mengurangi penumpukan kelembapan di leher.
7. Hindari Memencet Jerawat
Hindari menyentuh atau memencet jerawat di leher untuk mencegah penularan bakteri dan meminimalkan risiko bekas luka.
8. Terapkan Gaya Hidup Sehat
Last but not least, kamu perlu menerapkan gaya hidup sehat dan seimbang, Girls. Mulailah dengan memenuhi asupan nutrisi yang sehat, hidrasi yang cukup, olahraga teratur, serta kelola stres untuk mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan.
Hope it helps, Babes!