Sering Dilakukan, Ini 5 Penyebab Sunscreen Tidak Bekerja Maksimal
Menggunakan sunscreen setiap hari sudah menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit. Banyak orang bahkan sudah memilih sunscreen dengan SPF tinggi dan menggunakannya sebagai bagian dari rutinitas skincare pagi. Namun, tidak sedikit yang masih merasa kulit tetap mudah kusam atau terbakar matahari meski sudah memakai sunscreen secara rutin. Kondisi ini sering kali bukan karena kualitas produk yang kurang baik, tapi karena cara penggunaannya yang kurang tepat.
Berikut beberapa kebiasaan yang tanpa disadari membuat perlindungan sunscreen menjadi tidak optimal.
1. Menggunakan Sunscreen Terlalu Sedikit
Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan sunscreen dalam jumlah yang terlalu sedikit. Menurut penelitian dalam Journal of the American Academy of Dermatology (2019), sebagian besar orang hanya menggunakan sekitar 25–50% dari jumlah sunscreen yang direkomendasikan. Akibatnya, tingkat perlindungan SPF yang didapatkan jauh lebih rendah dari yang tertera pada produk.
2. Tidak Mengaplikasikan Ulang Sunscreen
Sunscreen tidak bekerja sepanjang hari tanpa reapply. Paparan sinar matahari, keringat, dan gesekan dapat mengurangi efektivitasnya. Studi dalam Photodermatology, Photoimmunology & Photomedicine (2020) menunjukkan bahwa sunscreen sebaiknya diaplikasikan ulang setiap dua jam agar perlindungan terhadap sinar UV tetap optimal.
3. Mengaplikasikan Sunscreen Terlalu Dekat dengan Waktu Keluar Rumah
Banyak orang langsung keluar rumah setelah memakai sunscreen. Padahal, beberapa jenis sunscreen membutuhkan waktu untuk membentuk lapisan perlindungan pada kulit. Menurut Journal of Cosmetic Dermatology (2021), sunscreen sebaiknya digunakan sekitar 15–20 menit sebelum terpapar sinar matahari agar filter UV bekerja dengan optimal.
4. Tidak Menggunakan Sunscreen Secara Merata
Area tertentu pada wajah sering terlewat saat mengaplikasikan sunscreen, seperti telinga, leher, dan sekitar mata. Penelitian dalam International Journal of Dermatology (2018) menunjukkan bahwa bagian wajah yang menonjol, seperti hidung dan pipi memiliki risiko lebih tinggi mengalami kerusakan akibat sinar UV jika tidak terlindungi dengan baik.
5. Mengandalkan SPF Tinggi Tanpa Perlindungan Tambahan
SPF tinggi memang memberikan perlindungan lebih besar, tetapi bukan berarti kamu bisa sepenuhnya mengandalkannya. Studi di Dermatologic Therapy (2020) menjelaskan bahwa perlindungan kulit dari sinar matahari sebaiknya tetap didukung dengan kebiasaan lain, seperti memakai topi, kacamata hitam, atau menghindari paparan matahari berlebihan.
Ingat, sunscreen hanya bekerja optimal jika digunakan dengan cara yang tepat dan konsisten. Dengan memahami penyebab sunscreen tidak bekerja maksimal, kamu dapat memperbaiki kebiasaan penggunaan agar perlindungan kulit benar-benar efektif.