Anti Drama, Ini Dia Tips Menggunakan Concealer Anti Crack!
Cosmo babes, menurut Cosmo, concealer adalah salah satu produk makeup yang paling life saving.
Kurang tidur? Concealer. Dark circle? Concealer. Bekas jerawat? Concealer lagi. Pokoknya produk kecil ini punya kekuatan besar untuk membuat wajah terlihat lebih fresh dan flawless.
Tapi sayangnya, concealer juga sering jadi sumber drama kecil dalam makeup routine kita. Baru beberapa jam dipakai, tiba-tiba area bawah mata terlihat crack, creasing, atau terlalu kering.
Bukannya membuat wajah terlihat segar, malah terlihat lebih berat dan cakey.
Nah, tapi tenang aja nih, girls. Sebenarnya ada beberapa trik simpel yang bisa kamu lakukan supaya concealer tetap smooth dan tidak crack sepanjang hari.
Yuk, simak rangkuman Cosmo di bawah ini.
Anti Drama, Ini Dia Tips Menggunakan Concealer Anti Crack!

1. Jangan lewatkan skin prep di area bawah mata
Salah satu penyebab utama concealer crack adalah kulit yang terlalu kering.
Area bawah mata memang memiliki kulit yang lebih tipis dibanding bagian wajah lain, jadi wajar banget kalau bagian ini mudah kehilangan kelembapannya.
Untuk itu, hal yang perlu kamu lakukan sebelum mulai makeup, adalah memastikan kamu sudah menggunakan eye cream atau moisturizer ringan di area bawah mata.
Produk ini membantu menghidrasi kulit sehingga concealer bisa menempel lebih baik dan terlihat lebih halus.
Tips kecil yang sering dipakai makeup artist adalah menunggu sekitar 2-3 menit setelah memakai skincare di bagian ini, supaya produk benar-benar menyerap sebelum kamu mengaplikasikan concealer.
2. Pilih formula concealer yang hydrating
Tidak semua concealer cocok untuk area bawah mata. Beberapa formula matte atau terlalu kental bisa membuat area tersebut terlihat kering.
Kalau kamu ingin hasil yang lebih smooth dan natural, pilih concealer yang memiliki tekstur creamy atau hydrating.
Formula seperti ini biasanya lebih mudah mengikuti gerakan wajah tanpa mudah retak di garis halus.
Selain itu, concealer yang terlalu matte juga bisa membuat under eye terlihat lebih tua. Jadi, kalau ingin tampilan yang fresh, pilih yang hasil akhirnya natural atau satin.
Baca juga: Ini Dia Cara Agar Blush On Awet Seharian!
3. Gunakan concealer secukupnya
Banyak orang berpikir semakin banyak concealer yang dipakai, semakin tinggi coverage yang didapat. Padahal kenyataannya, concealer yang terlalu tebal justru lebih mudah crack.
Cara terbaik adalah mengaplikasikan sedikit saja di titik strategis, misalnya di inner corner dan outer corner bawah mata. Setelah itu, blend perlahan ke tengah.
Teknik ini membantu memberikan coverage yang cukup tanpa membuat lapisan makeup terlalu berat.
4. Blend dengan beauty blender yang sudah dibasahi
Cara blending juga sangat mempengaruhi hasil akhir concealer. Salah satu teknik paling populer adalah menggunakan beauty blender yang sudah dibasahi sehingga sedikit lembap.
Beauty blender atau sponge yang lembap membantu concealer menyatu dengan kulit dan membuat hasilnya terlihat lebih seamless.
Saat blending, gunakan gerakan tepuk-tepuk ringan, bukan digeser. Teknik tapping ini membuat concealer masuk lebih merata ke kulit tanpa menggeser produk dari tempatnya.
Baca juga: Cara Mencuci Rambut yang Tepat agar Tidak Lepek & Berminyak
5. Ratakan creases sebelum set dengan powder
Setelah concealer di-blend, biasanya akan muncul sedikit garis halus di bawah mata karena ekspresi wajah. Ini normal banget!
Nah, untuk mencegahnya menjadi garis yang lebih kasar, pastikan kamu menepuk kembali area tersebut dengan beauty blender, sponge, atau jari untuk meratakannya.
Langkah kecil ini penting dilakukan sebelum set makeup supaya garis halus tidak “terkunci” oleh powder, yang bisa membuat concealer terlihat semakin creasing.
6. Gunakan setting powder dengan sangat tipis
Setting powder memang penting supaya concealer tidak mudah bergeser. Akan tetapi, terlalu banyak powder justru bisa membuat area bawah mata terlihat kering dan crack.
Ambil powder sedikit saja menggunakan brush kecil atau fluffy brush, lalu tepuk tipis di area yang mudah creasing.
Teknik ini membantu menjaga concealer tetap di tempatnya tanpa membuat makeup terlihat berat.
Ingat, untuk area bawah mata berlaku aturan sederhana… less is more!
Baca juga: Lip Product Kamu Cepat Basi? Ini Cara Merawatnya!
7. Gunakan setting spray untuk finishing
Langkah terakhir yang sering dilupakan adalah setting spray. Padahal, produk ini bisa membantu menyatukan semua layer makeup supaya terlihat lebih natural.
Setelah makeup selesai, semprotkan setting spray secukupnya dan biarkan mengering dengan sendirinya.
Hasilnya, concealer akan terlihat lebih menyatu dengan kulit dan tidak terlihat terlalu powdery.
Selain itu, setting spray juga membantu makeup lebih tahan lama sepanjang hari, loh!

So, girls, concealer yang smooth dan flawless sebenarnya tidak selalu bergantung pada produk mahal. Yang paling penting adalah teknik aplikasi dan persiapan kulit yang tepat.
Mulai dari skin prep yang cukup, penggunaan produk yang tipis, teknik blending yang benar, hingga setting makeup, semua langkah ini bisa membuat concealer terlihat lebih natural dan tahan lama.
Jadi, mulai sekarang, tidak perlu khawatir lagi dengan concealer yang crack di bawah mata. Coba deh, ikuti tips di atas~
(Fishya Elvin/Images: George Milton, DS stories, and Laura Garcia on Pexels)