Penyebab Jerawat Batu
Cosmo yakin kamu sudah tahu bahwa ada berbagai jenis jerawat yang bisa timbul di area kulit. Namun, kali ini Cosmo akan membahas lebih detail mengenai jerawat batu, Girls.
FYI, jerawat batu atau cystic acne atau jerawat kistik merupakan jenis jerawat inflamasi yang menyebabkan terbentuknya jerawat berisi nanah. Selain itu, tipe jerawat batu ini biasanya menimbulkan rasa sakit.
Pada jerawat batu, bakteri juga masuk ke dalam pori-pori, sehingga menyebabkan pembengkakan atau peradangan, Babes.
Jerawat batu juga merupakan jenis jerawat yang terbilang parah karena menimbulkan rasa sakit dan lebih mungkin menyebabkan bekas jerawat di kulit.
Simak Deretan Penyebab Jerawat Batu

So, apa saja penyebab jerawat batu? Melansir dari Cleveland Clinic, pori-pori kulit bisa tersumbat oleh minyak berlebih dan sel-sel kulit mati yang bisa menyebabkan jerawat.
Bakteri dapat masuk ke pori-pori kulit dan terperangkap bersama minyak dan sel-sel kulit. Reaksi kulit menyebabkan pembengkakan jauh di lapisan tengah kulit (dermis). Benjolan yang terinfeksi, merah, dan bengkak ini disebut kista jerawat.
Beberapa penyebab jerawat kistik atau jerawat batu meliputi:
- Usia (remaja lebih rentan terhadap jerawat kistik).
- Riwayat keluarga dengan jerawat kistik.
- Perubahan hormon selama masa remaja dan terkadang selama menopause, serta stres.
- Produk perawatan kulit tertentu.
- Kelembapan tinggi atau keringat.
Pengobatan Rumahan untuk Jerawat Batu
Jika saat ini kamu tengah mengalami jerawat batu, jangan khawatir, Dear. Ada beberapa cara untuk mengatasinya yang bisa dilakukan di rumah. Simak, Girls!
- Bersihkan kulit dua kali sehari dan setelah berkeringat. Gunakan ujung jari dan pembersih yang lembut. Bilas dengan air hangat.
- Jangan menggosok kulit atau menggunakan produk yang mengiritasi seperti eksfolian.
- Jangan menyentuh kista atau memencet jerawat. Kamu mungkin mendorong infeksi lebih dalam dan membuatnya menyebar. Biarkan jerawat sembuh sendiri, alih-alih memencet atau menekannya, untuk mengurangi risiko bekas luka.
- Hindari paparan sinar matahari dan tempat berjemur, yang dapat merusak kulit.
- Cobalah untuk rileks. Stres dapat membuat tubuhmu melepaskan lebih banyak hormon, yang dapat memperburuk jerawat.
- Jaga gaya hidup sehat. Tidur cukup dan berolahraga. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet rendah glikemik, yang membatasi gula, dapat membantu meringankan gejala.
Hope it helps, Babes!