Mengenal Istilah ‘Bed Rotting’ dan Cara Menguranginya

Redaksi 2 08 Jun 2026

Cosmo babes, apakah kamu sering seharian penuh di kasur, scroll TikTok, nonton series, dan ngemil, tanpa benar-benar melakukan apa pun yang produktif?

Nah, kebiasaan itu punya namanya sendiri, loh. Mungkin kamu sudah sering mendengar istilah ‘bed rotting’.

Istilah ini belakangan ramai banget dibicarakan di media sosial, terutama di kalangan Gen Z yang menjadikannya sebagai bentuk ‘self care’.

Tapi sebenarnya, bed rotting itu benar-benar baik untuk kita tidak sih, girls?

Jawabannya: tidak juga. Meski sesekali rebahan memang dibutuhkan tubuh untuk pemulihan, kebiasaan bed rotting yang dilakukan terus-menerus justru bisa berdampak buruk.

Mulai dari tubuh yang terasa makin lemas, pola tidur yang berantakan, mood yang mudah turun, sampai rasa cemas dan malas yang makin sulit diatasi.

Bukannya segar, kamu malah merasa stuck dan demotivasi. Kalau sudah begini, sudah saatnya kamu mulai mengurangi kebiasaan ini, Cosmo babes.

Yuk, simak cara menguranginya yang sudah Cosmo rangkumkan untuk kamu.


Mengenal Istilah ‘Bed Rotting’ dan Cara Menguranginya


1. Mulai hari dengan satu hal kecil

Salah satu alasan bed rotting susah dihentikan adalah karena kamu tidak punya alasan kuat untuk bangun.

Jadi, coba beri dirimu satu tujuan kecil di pagi hari, bisa sesederhana membuat kopi sendiri, stretching lima menit, atau buka jendela kamar agar sinar matahari masuk.

Hal-hal kecil ini kelihatannya sepele, tapi cukup untuk ‘menyalakan’ tubuh dan otakmu agar mau bergerak.

Kuncinya, jangan langsung pasang target besar. Satu langkah kecil jauh lebih efektif daripada rencana ambisius yang akhirnya tidak dijalani.

Baca juga: 8 Kesalahan Cuci Muka yang Sering Dilakukan 


2. Pisahkan kasur dari aktivitas lain

Kalau tempat tidur kamu sudah jadi tempat makan, kerja, doom scrolling, sekaligus tidur, maka wajar banget kalau kamu susah beranjak dari sana.

Otak kamu sudah terlatih untuk mengasosiasikan kasur dengan semua aktivitas, bukan hanya tidur.

Coba deh, buat aturan kecil. Kasur hanya untuk tidur dan istirahat. Kalau mau nonton atau scroll HP, pindah ke sofa atau kursi.

Perubahan sederhana ini pelan-pelan akan membantu kamu membedakan waktu istirahat yang sungguhan dengan bed rotting yang tidak produktif.


3. Jadwalkan waktu ‘keluar kamar’

Kamu tidak harus langsung pergi ke gym atau keluar rumah untuk hal yang besar.

Cukup jadwalkan satu slot waktu di hari kamu untuk keluar dari kamar, entah itu jalan kaki sebentar di sekitar area rumah, duduk di ruang tamu, atau sekadar ambil makan siang di luar.

Gerak fisik sekecil apapun terbukti bisa membantu meningkatkan mood dan energi. Bahkan 10-15 menit saja sudah cukup untuk memutus siklus bed rotting yang sedang berlangsung. 

Jadi, tidak ada alasan untuk bilang "tidak sempat", ya!

Baca juga: Skin Barrier Kamu Rusak? Ini Penyebab yang Sering Dilakukan Tanpa Sadar 


4. Perhatikan apa yang kamu rasakan setelahnya

Sering kali, bed rotting dimulai karena terasa menyenangkan di awal. Siapa yang tidak mau rebahan sambil scroll Instagram, kan?

Akan tetapi, coba perhatikan perasaan kamu setelah melakukannya berjam-jam. Apakah kamu merasa lebih segar? Atau justru semakin lelah, kosong, dan tidak bersemangat?

Mulailah biasakan diri untuk jujur dengan diri sendiri. Dengan menyadari bahwa bed rotting sebenarnya tidak benar-benar memulihkan energimu, kamu punya motivasi yang lebih kuat untuk memilih aktivitas lain yang benar-benar membuat kamu merasa lebih baik.


5. Isi waktu dengan sesuatu yang kamu tunggu-tunggu

Bed rotting sering terjadi saat kamu merasa bosan atau tidak tahu mau ngapain. Solusinya? Punya sesuatu yang kamu nantikan, girls!

Bisa berupa rencana kecil seperti mencoba kafe baru, membaca buku yang sudah lama masuk wishlist, atau ikut kelas online yang menarik.

Saat ada hal yang kamu membuat kamu excited untuk lakukan, godaan untuk rebahan seharian otomatis berkurang.

Kamu tidak harus mengisi setiap menit dengan aktivitas, cukup pastikan ada sesuatu yang membuat hari kamu terasa worth it untuk dijalani.

Baca juga: Ketahui Tipe Kantong Mata Kamu dan Penyebabnya! 



So, girls, bed rotting mungkin terasa seperti pelarian yang nyaman, tapi kalau sudah jadi kebiasaan, dampaknya bisa terasa di mood, energi, dan produktivitas kamu sehari-hari. 

Kunci untuk menguranginya adalah hal-hal di atas. Sedikit demi sedikit, kamu pasti bisa keluar dari siklus ini, dan tubuh serta pikiranmu akan berterima kasih, Cosmo babes!


(Fishya Elvin/Images: Cottonbro studio, Ron Lach, and www.kaboompics.com on Pexels)