Deretan Makanan yang Wajib Dihindari untuk Mencegah Perut Kembung

Redaksi 2 16 Jul 2026

Cosmo babes, perut kembung itu rasanya tidak enak banget. Perut terasa begah, penuh, dan kadang sampai sakit.

Belum lagi kalau lagi pakai outfit favorit yang suddenly terasa sesak di bagian perut!

Kondisi ini sebenarnya sangat umum terjadi, dan salah satu penyebab utamanya adalah makanan yang kamu konsumsi sehari-hari.

Yup, tidak semua makanan "baik" itu baik untuk perutmu. Beberapa jenis makanan ternyata bisa memicu produksi gas berlebih di dalam usus, memperlambat pencernaan, atau membuat tubuh menahan air, dan semua itu berujung pada perut kembung yang bikin tidak nyaman.

Nah, biar kamu bisa tampil lebih percaya diri dan perut tetap happy, ini dia daftar makanan yang sebaiknya kamu batasi atau hindari!


Deretan Makanan yang Wajib Dihindari untuk Mencegah Perut Kembung


1. Minuman bersoda

Ini salah satu penyebab perut kembung yang paling umum tapi sering diabaikan.

Minuman bersoda, termasuk sparkling water, soda manis, sampai minuman energi berkarbonasi, mengandung gas karbondioksida yang ketika masuk ke dalam perut gasnya bisa terperangkap di sistem pencernaan dan membuat perut terasa penuh dan kembung.

Kalau kamu memang suka minuman bersoda, coba kurangi porsinya secara perlahan dan ganti dengan air putih atau infused water. Perbedaannya akan langsung kamu rasakan di perutmu!

Baca juga: Cara Mencegah Sembelit dengan Alami


2. Kacang-kacangan dan polong-polongan

Kacang merah, buncis, lentil, dan kacang hitam memang tinggi protein dan serat, tapi di sisi lain, makanan ini juga mengandung oligosakarida, yaitu jenis karbohidrat kompleks yang sulit dicerna oleh usus halus.

Akibatnya, karbohidrat ini akan difermentasi oleh bakteri di usus besar dan menghasilkan gas berlebih.

Bukan berarti kamu harus menghindari kacang-kacangan sepenuhnya ya, girls. Tapi kalau perutmu memang sensitif, coba kurangi porsinya atau rendam kacang semalaman sebelum dimasak untuk membantu mengurangi kandungan oligosakaridanya.


3. Sayuran cruciferous (brokoli, kol, dan kembang kol)

Brokoli, kubis, kembang kol, dan kale adalah contoh sayuran cruciferous yang sangat menyehatkan, tapi juga dikenal sebagai penyebab perut kembung, terutama kalau dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Sayuran ini mengandung raffinose, sejenis gula yang juga sulit dicerna dan akan menghasilkan gas saat diproses di usus besar.

Triknya, coba masak atau kukus sayuran ini terlebih dahulu sebelum dimakan, karena proses memasak bisa membantu memecah senyawa yang memicu gas.

Makan mentah-mentah memang lebih banyak nutrisinya, tapi perut kamu mungkin akan lebih happy kalau sayurannya sudah dimasak!

Baca juga: 5 Manfaat Cuka Apel atau Apple Vinegar untuk Kulit


4. Makanan tinggi garam dan sodium

Keripik, makanan kemasan, mi instan, hingga makanan cepat saji, semua ini biasanya mengandung sodium yang sangat tinggi.

Konsumsi garam berlebih bisa membuat tubuh menahan lebih banyak air (water retention), yang menyebabkan perut dan tubuh terasa lebih bengkak dan kembung meski bukan karena gas.

Efek ini memang berbeda dengan kembung akibat gas, tapi rasanya sama-sama membuat tidak nyaman.

Coba batasi makanan tinggi sodium dan imbangi dengan minum banyak air putih untuk membantu tubuh membuang kelebihan cairan.


5. Produk susu (bagi yang lactose intolerant)

Susu, keju, es krim, dan produk olahan susu lainnya bisa jadi sumber masalah perut kembung bagi kamu yang mengalami intoleransi laktosa.

Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memproduksi cukup enzim laktase untuk mencerna laktosa (gula alami yang ada dalam produk susu).

Hasilnya, laktosa yang tidak tercerna akan difermentasi di usus dan menghasilkan gas.

Kalau kamu sering merasa kembung setelah minum susu atau makan produk dairy, coba switch ke alternatif berbasis nabati seperti susu almond, susu oat, atau susu kedelai.

Atau, kamu juga bisa memilih produk susu rendah laktosa yang kini sudah banyak tersedia di supermarket!

Baca juga: 8 Kesalahan Cuci Muka yang Sering Dilakukan



So, girls, perut kembung memang sering membuat tidak nyaman dan tidak percaya diri, tapi sebagian besar penyebabnya bisa dicegah dengan lebih selektif dalam memilih makanan. 

Kurangi minuman bersoda, batasi kacang-kacangan dan sayuran cruciferous kalau perut sensitif, hindari makanan tinggi sodium, dan perhatikan reaksi tubuhmu terhadap produk susu.

Dengarkan tubuhmu and keep the healthy lifestyle!


(Fishya Elvin/Images: Alena Shekhovtcova, R Khalil, and Matilda Wormwood on Pexels)