Penyebab Jerawat di Alis
Salah satu hal menyebalkan yang bisa terjadi yakni muncul jerawat di alis secara tiba-tiba. Well, momen ini bisa menjadi sangat unpredictable. Malam hari sebelumnya, kamu tidak melihat apa pun, namun keesokan pagi jerawat tersebut sudah muncul di antara alis. Ouch!
Sebelum buru-buru panik memikirkan cara tercepat untuk mengatasinya, sebaiknya kamu memahami terlebih dahulu apa saja penyebab jerawat di alis, Dear. Dengan mengetahui faktor penyebabnya, kamu akan bisa menemukan cara terbaik untuk mengatasi jerawat tersebut.
Simak Penyebab Jerawat di Alis

So, berikut ini Cosmo telah merangkum beberapa penyebab jerawat di alis yang perlu kamu ketahui. Here you go, Cosmo Babes!
Produk kosmetik tertentu
Banyak produk hair care atau kosmetik tertentu mengandung bahan-bahan yang dapat mengiritasi atau menyumbat pori-pori, Babes.
Bakteri dan kotoran lainnya dapat menumpuk di permukaan kuas dan spons makeup. Orang yang sering menggunakan makeup dan mengalami jerawat yang terus-menerus sebaiknya mempertimbangkan untuk mensterilkan atau mengganti aplikator riasan mereka, serta riasannya.
Minyak dari rambut, serta produk penataan rambut, dapat masuk ke pori-pori di sepanjang dahi dan garis alis.
Rambut yang tumbuh ke dalam
Rambut tumbuh ke dalam atau ingrown hair terjadi ketika sehelai rambut tersangkut di bawah kulit. Rambut yang terperangkap akan melengkung, tumbuh ke belakang atau ke samping ke dalam kulit.
Seseorang dapat mengalami rambut tumbuh ke dalam jika mereka secara teratur mencukur, mencabut, atau melakukan waxing alis.
Rambut tumbuh ke dalam dapat memerangkap kotoran, sel kulit mati, dan bakteri di dalam folikel rambut. Hal ini dapat menyebabkan iritasi kulit ringan atau infeksi yang dapat berkembang menjadi kista.
Produksi minyak berlebih
Setiap pori di kulit mengandung folikel rambut dan kelenjar sebaceous penghasil minyak. Folikel rambut membawa sebum ke permukaan kulit. Sebum adalah zat berminyak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous.
Sebum meningkatkan kesehatan kulit dengan membawa sel kulit mati, kotoran, dan limbah lainnya keluar dari pori-pori. Sebum juga melindungi kulit dan rambut dari kehilangan air dan dapat membantu mengatur respons imun terhadap bakteri tertentu.
Namun, beberapa bagian kulit, termasuk dahi, hidung, dan dagu, menghasilkan lebih banyak sebum daripada bagian lainnya.
Sebum berlebih dapat memerangkap sel kulit mati dan kotoran di dalam pori-pori. Pori-pori yang tersumbat mendorong pertumbuhan Propionibacterium acnes (P. acnes), bakteri yang terkait dengan jerawat. P. acnes berkembang biak dengan cepat di pori-pori yang mengandung sebum berlebih dan sel kulit mati.
Bakteri ini menyebabkan infeksi yang akhirnya memicu respons imun tubuh. Hal ini dapat melibatkan peradangan dan perkembangan kista berisi nanah, melansir dari Medical News Today.
Pengaruh gaya hidup
Ada beberapa faktor gaya hidup yang dapat meningkatkan kemungkinan kamu terkena jerawat termasuk di area alis, Dear.
Faktor-faktor ini meliputi stres, perubahan hormon, obat-obatan tertentu, dan pola makan. Jika kamu tidak yakin apa yang menyebabkan munculnya jerawat di antara alis, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter kulit bersertifikat.
Pemakaian kacamata atau masker
Jika kamu memakai kacamata atau kacamata hitam, sangat penting untuk membersihkan bingkainya secara teratur. Kotoran, minyak, makeup, dan bakteri dapat menumpuk di pangkal kacamata dan berpindah ke wajah saat kamu mengenakan kacamata.
Hal ini bisa menjadi penyebab lainnya kemunculan jerawat di antara alis. Selain itu, jerawat tersebut juga dapat disebabkan oleh gesekan yang dapat muncul setelah mengenakan masker wajah, kacamata, atau topi yang menempel di tulang alis.
Cara Mencegah Munculnya Jerawat di Alis
No more worries, Cosmo Babes. Ada beberapa hal yang perlu diingat untuk mencegah timbulnya jerawat di alis. Berikut penjelasannya untukmu.
- Mencuci muka sebelum tidur dan menghindari produk skincare atau makeup yang menyumbat pori-pori adalah langkah penting untuk menjaga pori-pori tetap bersih dari kotoran atau debu yang dapat terjebak dan akhirnya menyebabkan jerawat.
- Oleskan produk perawatan kulit dengan hati-hati, hindari area alis.
- Sisir alis dengan sikat alis bersih dan sedikit air micellar setelah mengaplikasikan produk perawatan kulit atau riasan untuk memastikan alis tetap bersih.
- Persiapkan sebelum merapikan alis. Jika kamu membentuk alis, pastikan untuk mempersiapkan kulit dengan benar terlebih dahulu dengan mencuci area tersebut dengan air hangat dan melakukan eksfoliasi untuk menghilangkan sel kulit mati dan melonggarkan folikel rambut (kecuali jika kamu melakukan waxing, dalam hal ini kamu tidak boleh mengiritasi kulit lebih lanjut dengan melakukan eksfoliasi sebelumnya.)
- Jangan lupa untuk membersihkan kuas makeup. Sebaiknya perhatikan juga kebersihan alat dan kuas alis kamu, Babes. Pastikan area tersebut dicuci bersih setiap beberapa minggu untuk membantu mencegah kontaminasi lebih lanjut, sisa makeup dan kotoran dapat memengaruhi area yang sudah rentan berjerawat.
Hope it helps, Cosmo Babes!