Sedang dalam Fase ‘Coming of Age’? Ini Rekomendasi Buku yang Super Relatable!
Cosmo babes, siapa bilang fase ‘coming of age’ hanya milik anak SMA? Kenyataannya, banyak dari kita baru benar-benar merasakannya di usia 20-an bahkan 30-an.
Kamu mulai bertanya-tanya hidup seperti apa yang sebenarnya kamu inginkan, hubunganmu dengan orang tua terasa berubah, dan semua orang tampak sudah tahu arah, sementara kamu masih meraba-raba.
Tenang, kamu tidak sendirian kok, girls.
Kabar baiknya, ada banyak novel yang menangkap fase membingungkan ini dengan jujur, kadang lucu, kadang membuat mata berkaca-kaca.
Ini lima di antara yang sudah Cosmo kurasikan untuk menemani kamu. Yuk, simak!
Sedang dalam Fase ‘Coming of Age’? Ini Rekomendasi Buku yang Super Relatable!
1. Hot Milk oleh Deborah Levy

Sofia berusia 25 tahun dan belum menyelesaikan risetnya sebagai antropolog. Ia membawa ibunya yang mengalami kelumpuhan misterius ke sebuah klinik di pesisir Spanyol, berharap ada jawaban.
Di bawah terik matahari yang menyengat, Sofia justru mulai mempertanyakan hubungannya dengan sang ibu, juga dirinya sendiri.
Novel yang masuk shortlist Booker Prize 2016 ini pas banget untuk kamu yang merasa hidupmu terlalu lama berputar di sekitar orang lain. Tipis, atmosferik, dan penuh pertanyaan tentang siapa kamu kalau tanpa peran yang selama ini kamu mainkan.
Baca juga: Rekomendasi Buku yang Dibaca Gaeul IVE!
2. Thirst for Salt oleh Madelaine Lucas

Narator novel ini berusia 24 tahun saat berlibur bersama ibunya di sebuah kota pantai Australia. Di sana ia bertemu Jude, laki-laki berusia 42 tahun, yang membuatnya meninggalkan pekerjaan dan apartemennya di Sydney untuk tinggal bersamanya.
Kisahnya dituturkan oleh sosoknya di masa depan yang menengok kembali musim panas itu.
Ini kisah cinta pertama yang menghanyutkan sekaligus potret ibu dan anak yang rumit. Kalimatnya indah dan cocok untuk kamu yang pernah jatuh terlalu dalam, lalu belajar sesuatu dari situ.
Pssst, hubungan dengan selisih usia yang jauh menjadi inti cerita ini. Relate tidak untuk kamu?
3. People Skills oleh Nina Kenwood

Charlotte, 30 tahun, harus memulai ulang hidup setelah kariernya sebagai editor buku berantakan.
Ia pindah ke kota pesisir, bekerja sebagai asisten seorang tokoh media ternama, lalu mendadak berurusan dengan anak sang bos (seorang penulis laris yang sudah bertahun-tahun mengalami buntu menulis) dan tidak punya tempat tinggal.
Nuansanya lebih ringan dan manis, seperti rom-com yang hangat. Buku ini membuktikan bahwa memulai dari nol di usia 30 bukan akhir segalanya, dan kadang justru dari situlah cerita yang paling seru dimulai!
Baca juga: Rekomendasi Buku yang Dibaca Lily NMIXX!
4. Sorrow and Bliss oleh Meg Mason

Martha adalah perempuan cerdas dan kocak yang sejak muda merasa ada sesuatu yang tidak beres dalam dirinya, tapi tidak ada yang bisa menjelaskannya.
Dengan humor getir, ia menceritakan pernikahan, keluarga, dan hari-harinya yang tidak pernah berjalan seperti rencana.
Novel yang terbit pada 2020 ini lucu sekaligus menyayat, dan sangat relatable untuk kamu yang sering merasa "kenapa hidupku tidak semudah orang lain?".
Karena menyentuh isu kesehatan mental, pastikan suasana hatimu cukup kuat ya, girls!
5. Eleanor Oliphant Is Completely Fine oleh Gail Honeyman

Eleanor berusia 30 tahun, bekerja di kantor di Glasgow, dan menjalani hidup dengan rutinitas yang kaku. Mulai dari makan siang yang sama, akhir pekan yang sepi, hingga telepon mingguan dengan ibunya.
Ia selalu bilang dirinya baik-baik saja. Lalu, pertemanan yang tidak disangka dengan Raymond, rekan kerja yang sederhana dan baik hati, perlahan mengubah semuanya.
Novel yang terbit pada 2017 ini lucu, hangat, tapi juga menyentuh soal kesepian dan luka lama. Cocok banget untuk kamu yang sedang belajar membuka diri, meminta bantuan, dan menyadari bahwa tidak apa-apa kalau ternyata kamu belum sepenuhnya baik-baik saja~
Baca juga: Rekomendasi Novel dari Penulis ‘The Vegetarian’, Han Kang!
So, girls, dari liburan di Spanyol, cinta pertama di tepi pantai, sampai perempuan yang belajar punya teman, kelima novel ini mengingatkan kita bahwa tumbuh dewasa memang tidak pernah ‘rapi’.
Tapi kamu tidak harus menjalaninya sendirian, ada banyak karakter yang siap menemanimu berproses seperti dari buku-buku di atas!
Happy reading, Cosmo babes~
(Fishya Elvin/Images: Min An on Pexels and Goodreads)