Cara Move On Tanpa Harus Membenci Mantan
Cosmo babes, putus cinta memang tidak pernah mudah. Mungkin ada hari-hari di mana kamu merasa baik-baik saja, tapi tiba-tiba teringat kenangan kecil yang membuat dada sesak lagi.
Banyak orang berpikir satu-satunya cara move on adalah dengan membenci mantan. Padahal, membenci justru sering membuat kita makin terjebak di masa lalu.
Nah, move on yang sehat bukan tentang marah, dendam, atau pura-pura kuat. Tapi tentang menerima, melepaskan, dan melanjutkan hidup dengan perasaan yang lebih tenang.
Berikut ini Cosmo sudah rangkumkan cara move on tanpa harus membenci mantan, biar hatimu lebih damai dan bahagia.
Cara Move On Tanpa Harus Membenci Mantan

1. Terima bahwa waktunya sudah selesai
Langkah pertama yang paling penting adalah menerima kenyataan. Bukan menyangkal, bukan berharap diam-diam, tapi benar-benar mengakui bahwa hubungan itu sudah berakhir masanya.
Menerima bukan berarti kamu setuju dengan apa yang terjadi, tapi kamu memilih berhenti melawan kenyataan. Dari sini proses healing bisa dimulai!
2. You can be sad!
Tidak apa-apa untuk merasa sedih dan menangis karena merasa kehilangan. Jangan memaksa diri untuk cepat bahagia hanya demi terlihat kuat.
Perasaan sedih adalah bagian alami dari move on. Semakin kamu memprosesnya dengan jujur, semakin cepat kamu pulih.
3. Pisahkan kenangan dari kenyataan
Kadang yang kita rindukan bukan orangnya, tapi momennya. Padahal hubungan itu juga punya sisi menyakitkan.
Ingat bahwa tidak semua kenangan manis berarti hubungan itu sehat atau layak dipertahankan.
Baca juga: Mantan Mengajak Balikan? Ini Cara Menolak Balikan Tanpa Drama!
4. Berhenti mencari kabar tentang dia
Stalking media sosial mantan hanya akan membuka luka lama. Setiap update bisa memicu perasaan yang belum sembuh.
Sedikit jarak digital bisa sangat membantu proses move on kamu. Selain itu, hal ini juga untuk menghindari kamu membanding-bandingkan hidup dengan dia.
Karena, melihat mantan terlihat bahagia bukan berarti kamu gagal move on. Setiap orang punya timeline sendiri.
Fokus pada perjalananmu, bukan orang lain.
5. Fokus kembali ke diri sendiri
Gunakan waktu setelah putus untuk melakukan hal-hal yang kamu suka. Coba hobi baru, olahraga, hangout dengan teman, atau sekadar me time.
Ketika kamu kembali mencintai hidupmu sendiri, perlahan rasa kehilangan akan berkurang.
Kamu juga bisa mulai membangun rutinitas baru, karena rutinitas lama sering penuh kenangan bersamanya. Ciptakan kebiasaan baru supaya hidup terasa segar lagi.
Perubahan kecil bisa membawa energi baru~
Baca juga: Cara Berdamai dengan Hubungan yang Tidak Bisa Kembali
6. Belajar dari hubungan itu
Alih-alih membenci mantan, ambil pelajaran dari apa yang terjadi. Apa yang kamu inginkan di hubungan berikutnya? Apa yang tidak bisa kamu toleransi lagi?
Setiap hubungan pasti mengajarkan kita sesuatu.
7. Maafkan, bukan untuk dia tetapi untuk dirimu
Memaafkan bukan berarti melupakan atau membenarkan kesalahan. Memaafkan adalah melepaskan beban emosi yang terus kamu bawa.
Saat kamu memaafkan, hatimu jadi lebih ringan dan ‘full’.
Baca juga: Tidak Perlu Terlalu Serius, Ini 7 Pertanyaan Lucu untuk Deep Talk dengan Pasangan!
8. Percaya bahwa akan datang yang lebih baik lagi
Putus bukan akhir dari segalanya. Kadang perpisahan adalah cara semesta membawamu ke hubungan yang lebih sehat, dan tentunya tepat~
So, girls, move on tanpa membenci mantan adalah bentuk kedewasaan emosional. Kamu tidak perlu menyimpan dendam untuk melangkah maju.
Cukup lepaskan, ambil pelajaran, dan fokus membangun hidup yang lebih bahagia.
Good luck on your healing journey, Cosmo babes~
(Fishya Elvin/Images: cottonbro studio and Monstera Production on Pexels)