Ini Dia Cara Mencegah Tubuh Terasa Lemas Saat Sahur
Cosmo babes, Ramadan selalu memiliki suasana yang berbeda dari momen-momen lainnya. Bangun lebih pagi untuk sahur, ibadah terasa lebih damai, dan hari-hari dijalani dengan lebih tenang.
Tapi jujur saja, salah satu tantangan terbesar saat puasa adalah rasa lemas, pusing, atau cepat capek di siang hari. Benar bukan, girls?
Padahal, puasa seharusnya tidak membuat kita kehilangan energi sampai sulit beraktivitas. Kuncinya ada di bagaimana kita mempersiapkan tubuh saat sahur.
Sahur bukan sekadar makan sebelum imsak, tapi sumber energi untuk menjalani hari. Yuk, Cosmo bahas tips agar tidak mudah lemas selama puasa, yang kuncinya ada di saat sahur~
Cara Mencegah Tubuh Terasa Lemas Saat Sahur

1. Jangan pernah skip sahur
Walaupun mata masih berat dan rasanya ingin lanjut tidur, usahakan tetap sahur. Melewatkan sahur bisa membuat gula darah turun drastis di siang hari, sehingga tubuh terasa lemas, pusing, dan sulit fokus.
Kalau memang tidak terlalu lapar, pilih menu sederhana seperti kurma dan susu, pisang dengan selai kacang, atau oatmeal hangat. Yang penting ada asupan untuk tubuh sebelum mulai berpuasa.
2. Pilih karbohidrat yang mengenyangkan lebih lama
Tidak semua karbohidrat memberikan efek kenyang yang sama. Makanan manis atau roti putih memang terasa mengenyangkan di awal, tapi cepat membuat gula darah naik lalu turun drastis.
Akibatnya, kamu akan merasa lemas beberapa jam kemudian.
Nah, untuk itu, coba pilih karbohidrat kompleks seperti oatmeal, nasi merah, roti gandum, atau ubi.
Jenis makanan ini dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan secara bertahap sepanjang hari.
3. Tambahkan protein dan zat besi di menu sahur
Protein membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
Kombinasi karbohidrat dan protein adalah kunci agar energi lebih tahan lama.
Kamu bisa memilih telur, ayam, tahu, tempe, yogurt, atau kacang-kacangan. Menu sederhana seperti telur dadar dan nasi merah juga sudah cukup membantu menjaga stamina.
Jika kamu sering merasa sangat lemas atau pusing saat puasa, bisa jadi tubuh kekurangan zat besi.
Konsumsi makanan seperti bayam, daging merah, kacang-kacangan, dan kurma untuk membantu menjaga kadar zat besi tetap optimal.
Baca juga: Jangan Sampai Kulit Dehidrasi Ketika Puasa, Ini Tipsnya!
4. Jangan lupakan lemak sehat
Lemak sehat juga berperan penting dalam menjaga energi.
Alpukat, kacang, atau sedikit minyak zaitun bisa membantu memperlambat proses pencernaan sehingga kamu tidak cepat lapar.
Namun, tetap perhatikan porsinya agar tidak berlebihan dan membuat perut terasa terlalu penuh ya, girls.
5. Atur jadwal minum air kamu
Dehidrasi adalah salah satu penyebab utama rasa lemas saat puasa. Minumlah air putih secara bertahap saat sahur, bukan sekaligus dalam jumlah banyak.
Hindari terlalu banyak kopi atau teh karena kafein bersifat diuretik dan bisa membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Makanan terlalu asin juga bisa memicu rasa haus berlebihan di siang hari.
Jadi, tips yang paling ampuh adalah metode 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas antara berbuka dan sebelum tidur, serta dua gelas saat sahur.
Baca juga: 8 Kesalahan Cuci Muka yang Sering Dilakukan
6. Hindari makanan terlalu manis saat sahur
Minuman manis atau makanan tinggi gula memang menggoda, tapi bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat turun.
Akibatnya, tubuh terasa lebih cepat lelah.
Jadi, kalau ingin rasa manis, pilih sumber alami seperti kurma atau buah segar yang tetap memberikan nutrisi.
7. Perhatikan pola tidur
Sering kali rasa lemas bukan hanya karena makanan, tapi karena kurang tidur.
Jadwal Ramadan memang berubah, tapi usahakan tetap mendapatkan waktu istirahat yang cukup ya, girls.
Kalau sulit tidur panjang di malam hari, kamu bisa menambah power nap sekitar 20 hingga 30 menit di siang hari. Istirahat yang cukup membantu tubuh memulihkan energi.
Baca juga: Matcha Bikin Jerawat Reda? Simak 9 Makanan yang Dapat Meredakan Jerawat!
8. Jangan terlalu memforsir aktivitas
Saat puasa, tubuh bekerja dalam kondisi berbeda. Jika memungkinkan, kurangi aktivitas fisik berat di siang hari, terutama di bawah terik matahari.
Atur ritme kerja dengan lebih bijak agar energi tidak terkuras terlalu cepat~

So, girls, agar tidak lemas saat sahur dan tetap kuat menjalani puasa, kuncinya ada pada kombinasi makanan bergizi, hidrasi yang cukup, serta istirahat yang seimbang.
Sahur bukan hanya rutinitas, tapi investasi energi untuk satu hari penuh. Karena, Ramadan adalah tentang keseimbangan.
Menjaga tubuh tetap sehat dan bertenaga juga bagian dari ikhtiar agar kita bisa beribadah dengan maksimal dan penuh semangat.
Try out the tips, Cosmo babes~
(Fishya Elvin/Images: cottonbro studio, Gül Işık, and Sami Abdullah on Pexels)