5 Rekomendasi Novel Rom-Com yang Akan Bikin Kamu Percaya Cinta Lagi!

Redaksi 2 09 Mar 2026

Cosmo babes, mungkin kamu salah satu orang yang telah melalui sesuatu yang begitu pahit sehingga kamu tidak lagi percaya pada cinta.

Mungkin juga kamu lelah berharap, lelah memilih orang yang salah, atau lelah mengulang cerita yang sama…

Namun, di sela-sela rasa ragu itu, ada harapan kecil dalam diri kita yang masih ingin percaya bahwa cinta bisa hangat, sehat, dan menyenangkan.

Dan sering kali, buku menjadi pengingat paling manis bahwa cinta tidak selalu dramatis atau menyakitkan. Ada cinta yang tumbuh perlahan, datang dengan cara tidak terduga, ataupun lahir dari luka yang belum sembuh sepenuhnya.

Kalau kamu sedang butuh alasan untuk percaya cinta lagi, 5 rekomendasi novel romantic-comedy (rom-com) dari Cosmo di bawah ini bisa jadi yang kamu cari!


1. Funny Story oleh Emily Henry


Emily Henry memang jagonya menulis romansa yang terasa dewasa tapi tetap ringan. Di Funny Story, kita mengikuti kisah dua orang yang sama-sama “ditinggalkan” oleh pasangan mereka, lalu tanpa sengaja justru saling menemukan.

Yang membuat buku ini spesial bukan hanya trope roommates atau fake dating yang seru, tapi bagaimana Emily Henry membangun situasi yang realistis.

Tokoh-tokohnya tidak sempurna. Mereka membawa luka, rasa insecure, dan trauma hubungan sebelumnya. Namun, justru dari situlah cinta tumbuh!

Buku ini mengingatkan bahwa cinta kadang datang bukan saat kita siap sepenuhnya, tapi saat kita berani membuka diri lagi.

Dan, hubungan yang sehat bukan tentang 'sempurna', tetapi tentang dua orang yang mau belajar bersama~

Baca juga: A Must Read! Ini Rekomendasi Buku Best Seller yang Menyayat Hati 


2. Better Than The Movies oleh Lynn Painter


Kalau kamu suka romansa yang manis, lucu, dan bikin senyum-senyum sendiri, buku ini wajib masuk ke reading list kamu.

Ceritanya mengisahkan Liz, gadis yang tumbuh dengan ekspektasi cinta ala film romantis favoritnya.

Ia percaya pada grand gesture, soundtrack dramatis, dan happy ending yang sempurna.

Akan tetapi, hidup tidak selalu berjalan seperti film. Di tengah usahanya mengejar cinta yang ia impikan, Liz justru menemukan sesuatu yang lebih nyata, lebih tulus, dan lebih membumi.

Better Than The Movies adalah pengingat bahwa cinta tidak harus selalu megah dan dramatis.

Terkadang cinta hadir dalam bentuk perhatian kecil, ejekan manis, dan seseorang yang selalu ada bahkan ketika kita tidak menyadarinya.

Dijamin, buku ini seperti nostalgia masa remaja yang hangat dah penuh harapan deh, Cosmo babes!


3. Practice Makes Perfect oleh Sarah Adams


Sarah Adams selalu berhasil menulis romansa yang terasa ringan tapi meaningful.

Di ‘Practice Makes Perfect’, kita bertemu Annie, perempuan pemalu yang merasa tidak pernah beruntung dalam urusan cinta.

Lalu datanglah Will, laki-laki charming yang justru menawarkan diri untuk “melatihnya” agar lebih percaya diri dalam berkencan.

Trope dating lessons ini mungkin terdengar klasik, tapi Adams mengemasnya dengan chemistry yang natural dan dialog yang witty.

Hal yang paling menyentuh adalah perjalanan Annie menemukan kepercayaan diri, bukan hanya sebagai pasangan, tapi sebagai dirinya sendiri.

Buku ini mengajarkan bahwa cinta yang tepat tidak akan membuatmu merasa kurang, melainkan membantu kamu melihat bahwa kamu sudah cukup dari awal~

Baca juga: Rekomendasi Buku untuk Kamu yang Tengah Mencari Dirimu Kembali 


4. Betting On You oleh Lynn Painter


Lynn Painter kembali dengan cerita tentang dua orang yang awalnya tidak akur, tapi takdir terus mempertemukan mereka.

Dengan trope rivals to lovers yang fun dan penuh argumen, buku ini punya energi yang playful tapi tetap manis.

Di balik dialog yang tajam dan momen-momen awkward yang menggemaskan, ‘Betting On You’ berbicara tentang keberanian mengambil risiko dalam cinta.

Hal ini termasuk bagaimana membuka hati selalu terasa seperti taruhan. Kamu bisa menang besar, tapi juga bisa terluka…

Nah, tapi tenang saja girls, buku ini menunjukkan juga bahwa kadang, taruhan terbaik adalah memberi kesempatan pada seseorang untuk benar-benar mengenalmu.

And maybe, to be loved unconditionally…


5. Ghosts oleh Dolly Alderton

 

Kalau empat buku sebelumnya terasa manis dan hopeful, ‘Ghosts’ membawa nuansa yang lebih realistis dan dewasa.

Novel ini mengikuti Nina, perempuan 30-an yang merasa hidupnya cukup stabil, sampai ia bertemu laki-laki yang tampak sempurna… lalu tiba-tiba menghilang begitu saja. Yes, literally ghosting.

Dolly Alderton menulis dengan gaya yang relatable di dunia kencan modern saat ini. Buku ini bukan hanya tentang romansa, tapi juga tentang persahabatan, keluarga, tekanan sosial di usia tertentu, dan rasa takut akan kesepian.

Yang membuat Ghosts bikin percaya cinta lagi justru karena ia tidak memoles realita. Ia menunjukkan bahwa kekecewaan itu nyata.

Ghosting itu memang menyakitkan, tapi juga bahwa satu pengalaman buruk tidak mendefinisikan nilai dirimu.

Buku ini mengajarkan bahwa percaya cinta lagi bukan berarti menutup mata dari risiko, tapi berani tetap membuka hati meski tahu ada kemungkinan terluka.

Baca juga: Suka Buku Keigo Higashino? Ini Dia Penulis Buku Misteri Lain yang Harus Kamu Baca… 

 

So, girls, percaya cinta lagi bukan tentang menjadi naif. Itu tentang memilih untuk tetap lembut di dunia yang kadang membuat kita ingin mengeras.

Buku-buku ini tidak menjanjikan hubungan yang sempurna, tapi mereka menunjukkan bahwa cinta bisa tumbuh dari luka, dari pertemanan, dari keberanian mencoba lagi.

Happy reading, Cosmo babes~


(Fishya Elvin/Images: RDNE Stock project from Pexels and Goodreads)